Akhir Oktober, Kominfo Wajibkan Pelanggan Registrasi Kartu SIM dengan NIK dan KTP SIM Card. Foto: Ist

MerahPutih.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika mewajibkan pelanggan untuk melakukan registrasi SIM Card dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan. Peraturan ini berlaku mulai 31 Oktober 2017.

Penetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang terakhir telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

"Registrasi ini merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan terutama pelanggan prabayar sebagai komitmen Pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan kepada konsumen serta untuk kepentingan national single identity," demikian pernyataan pers Kominfo, Kamis (12/11).

Data NIK dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam proses validasi akan dicocokan dengan data yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) agar masyarakat tidak bisa lagi mencantumkan nomor sembarang.

"Registrasi prabayar diinisiasi Kominfo pada 2016, meskipun sosialisasinya telah dilakukan sejak 2005. Sudah 11 tahun perjalanan untuk diimplementasikan, namun kita harus realistis karena registrasi prabayar ini tergantung pada keberadaan ekosistem dan proses sosialisasi ke masyarakat," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Salah satu isu penting dalam pendaftaran nomor pelanggan, menurut Menteri Kominfo adalah kepastian data yang benar. "Ekosistem yang lain adalah bagaimana kita merujuk bahwa informasi yang disampaikan pelanggan saat registrasi adalah benar. Dengan adanya (data) Dukcapil maka validitas informasi yang disampaikan masyarakat adalah benar," paparnya.

Dengan proses registrasi ulang ini, calon pelanggan dan pelanggan lama prabayar bertanggung jawab atas seluruh akibat hukum yang ditimbulkan dan secara berkala melakukan registrasi ulang sampai berhasil tervalidasi. Setelah proses validasi, penyelenggara jasa telekomunikasi mengaktifkan nomor pelanggan paling lambat 1x24 jam. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH