Akbar Tanjung Perintahkan Kader HMI Kuasai Kursi RI 1 Bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Foto: geotimes

MerahPutih.com - Ketua Dewan Penasihat KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Akbar Tanjung mengingikan ada kader HMI yang menjadi Presiden Republik Indonesia (RI).

"Saya sebagai senior kalian, bermimpi orang nomor satu di Indonesia ini berasal dari sistem, organisasi dan pengkaderan yang dilakukan HMI," kata Akbar, dalam acara Halal Bihalal di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/7) malam.

Menurut Akbar, saat ini belum ada kader HMI yang menjabat menjadi Presiden RI, padahal selalu sukses melahirkan tokoh hebat di Indonesia. "HMI menjadi orang nomor 1 saya pikir nggak ada yang salah. Tapi itu semua tentu kita serahkan pada sistem nasional kita sebagaimana diamatkan dalam Undang-undang," ujarnya.

Akbar Tanjung HMI
Ketua Dewan Penasihat KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Akbar Tanjung. (MP/Asropih)

Politisi senior Partai Golkar menegaskan HMI merupakan organisasi mahasiswa yang independen. Namun tak dipungkiri, kata Akbar, kader HMI banyak memajukan diri menjadi calon wali kota hingga calon presiden.

"Kita sudah jelas kami independen. Tidak pernah ragu-ragu menyebut bahwa HMI memajukan calon presiden, wakil (presiden), gubernur, wali kota, secara formalitas. Kita adalah ormas yang menghimpun orang muda dan insan akademis yang mengikuti kegiatan," tuturnya

Di samping itu juga, Akbar menyampaikan, bahwa mantan Panglima TNI Jenderal Sudirman pernah mengatakan HMI adalah harapan rakyat Indonesia. Ia pun mencontohkan banyak alumni HMI yang memilki jabatan penting di pemerintahan.

Akbar pun menyebut beberapa jabatan bergensi di tanah air pernah diisi kader HMI, di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketua MPR Amien Rais, Ketua MA Hatta Ali, mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan Ketua MK Hamdan Zoelva.

"HMI juga adalah harapan rakyat Indonesia. Dan sejarah membuktikan, alumni kita jadi Wapres seperti JK. Amien Rais. Saya sendiri, Ketua MA, Hatta Ali, Mahfud MD, Hamdan Zoelva. Banyak lagi komisi-komisi di Indonesia yang berkiprah sesuai dengan latar belakang pendidikannya," tutupnya (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH