Akankah Mikael Jasin Kembali Menjadi Juara IBC di ICE 2020? Mikael Jasin (Foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

NAMA Mikael Jasin seolah menjadi magnet bagi Indonesia Barista Championship (IBC). Gedung SMESCO mendadak dipadati begitu banyak pengunjung ketika dirinya hendak tampil pada putaran kedua IBC, Jumat (14/2). Para pengunjung penasaran dengan aksi sang juara dunia dalam meracik kopi.

Pada kesempatan tersebut, terlihat beberapa kompetitor turut menyaksikan aksinya. Walaupun bersaing, mereka terlihat konsentrasi memperhatikan sang maestro berlaga.

Baca juga:

Ini 6 Finalis IBC di ICE 2020 yang Bertanding Di Babak Final

Para penonton bahkan telah berada di lokasi saat pria yang akrab disapa Micky tersebut sedang mempersiapkan mejanya. Mata mereka tak lepas dari sosok Micky yang menata mejanya dengan apik. Satu persatu gelas kaca yang akan digunakan oleh para juri untuk menikmati kopinya disusun dengan rapi. Dirinya juga beberapa kali mengelap meja dengan sebuah lap yang disematkan di apron kulitnya.

Gelar juara dunia dan pengalamannya berlaga di ajang internasional tak mampu menaklukkan kegugupan Micky di babak kedua ini. Meskipun secara di atas kertas namanya menjadi jaminan untuk melenggang ke babak final dirinya tetap nervous. Beberapa kali ia mondar mandir di depan mejanya. Ia juga terlihat senam wajah dan komat kamit menghafal presentasinya.

Ketika sudah memastikan dirinya lebih tenang dan para juri muncul di hadapannya dia pun mulai menguasai panggung. "Senang sekali bisa kembali bertemu dengan kalian," ucapnya dengan senyum tersungging di wajah saat para juri duduk.

Mikael Jasin saat berlaga di babak semifinal IBC (Foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

Dia pun memulai aksinya dengan membuat espresso. "Biji yang saya gunakan ini berasal dari Ethiopia," jelasnya dengan tangan cekatan meracik kopinya.

Pada minuman kedua dan ketiga dia memanfaatkan biji kopi asal Flores. Tak hanya biji kopinya, proses pembuatannya pun ia mengadaptasi orang-orang Flores dalam meracik kopi.

Dihadapan para juri Micky menjelaskan bahwa kopi yang digunakan terlebih dahulu dijemur hingga kering lalu dibungkus dalam plastik.

"Tujuan kami adalah supaya bisa diaplikasikan oleh siapa saja termasuk petani," jelasnya.

Rupanya, di pertandingan babak kedua ini Micky punya misi lain selain ingin mempertahankan gelar juaranya. "Kami ingin mengedukasi petani bahwa ada cara effortless untuk menghasilkan kopi yang bagus. Supaya kopi-kopinya tidak hanya bisa digunakan saat kompetisi tetapi juga diproduksi secara masal," urainya usai pertandingan.

Dirinya yakin bahwa semua barista yang tampil di IBC 2020 bukan hanya bersaing tetapi juga saling berbagi ilmu. "Walaupun bersaing tetapi kita sama-sama punya tujuan untuk memajukan industri kopi lokal," tegasnya.

Nah, apakah Mikael Jasin akan kembali menjadi juara di IBC 2020? Saksikan aksi Mikael Jasin di babak final IBC hari ini,Sabtu (15/2) hanya di merahputih.com. (avia)

Baca juga:

Harus Nonton! Saksikan Live Streaming Keseruan Kompetisi Barista dan Brewers Cup di ICE 2020 di merahputih.com

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH