Akademisi: FPI dan Rizieq Bukan Ancaman terhadap Keutuhan Bangsa Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di kediamannya, Mekah, Arab Saudi, Senin (8-4-2019). (ANTARA/dokumentasi pribadi)

MerahPutih.com - Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang mengatakan bahwa Front Pembela Isilan (FPI) dan Habib Rizieq Shihab bukan merupakan ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara.

"Menurut saya, FPI dan Habib bukan ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara sehingga pemerintah tidak perlu merespons secara berlebihan terhadap aksi 212," kata Ahmad Atang di Kupang, Senin (2/12), dikutip Antara.

Baca Juga:

Eks Ketua GNPF MUI Minta Pemerintah-FPI Duduk Bareng

Ahmad Atang mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan seputar masih relevankah keberadaan organisasi FPI di Indonesia.

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Dr. Ahmad Atang, M.Si. ANTARA/Bernadus Tokan
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Dr. Ahmad Atang, M.Si. ANTARA/Bernadus Tokan

Menurut dia, pemerintah cenderung menempatkan FPI dan Habib Rizieg dalam kerangka politik sehingga masalahnya tidak akan pernah terselesaikan.

Oleh karena itu, kata Ahmad Atang, FPI dan Habib Rizieg mesti diletakkan dalam kerangka hukum sehingga lebih menjamin kepastian.

Ia menegaskan bahwa negara semestinya tidak boleh tunduk pada kepentingan orang per orang dan kelompok.

Baca Juga:

FPI Diminta Lepaskan Embel-Embel 'Khilafah Islamiyah'

Negara kuat akan mampu melawan siapa saja yang mencoba mempermainkan negara.

Logo FPI (Foto: Antara/Istimewa)
Logo FPI (Foto: Antara/Istimewa)

Sikap kehati-hatian pemerintah terhadap FPI, menurut dia, menunjukkan bahwa negara dilanda kegamangan antara penegakan hukum dan prinsip demokrasi.

"Masyarakat tertib akan tercipta hanya melalui instrumen hukum yang harus ditegakkan," katanya.

Keraguan negara inilah, menurut dia, dimanfaatkan oleh FPI untuk menguji nyali pemerintah dengan aksi jalanan. (*)

Baca Juga:

PSI: Reuni 212 Sepi yang Datang Cuma Gerombolan FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
SPDP Terbit, Brigjen Prasetijo Bersekongkol dengan Penjahat?
Indonesia
SPDP Terbit, Brigjen Prasetijo Bersekongkol dengan Penjahat?

SPDP ini merujuk dari Laporan Polisi (LP) bernomor LP/A/397/VII/2020/Bareskrim

 Piala Dunia U-20 di Solo, Iwan Bule Puji Kualitas Stadion Manahan Tak Kalah dari GBK
Olahraga
Piala Dunia U-20 di Solo, Iwan Bule Puji Kualitas Stadion Manahan Tak Kalah dari GBK

Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule menegaskan kualitas Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah hampir sama dengan Gelora Bung Karno (GBK)

Kabupaten Gowa, Daerah ke-21 yang Diizinkan PSBB
Indonesia
Kabupaten Gowa, Daerah ke-21 yang Diizinkan PSBB

Persetujuan mengenai penerapan PSBB di Kabupaten Gowa tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/273/2020 tanggal 22 April 2020.

Akumindo: Kebijakan Anies Rugikan UMKM
Indonesia
Akumindo: Kebijakan Anies Rugikan UMKM

Ikhsan lebih setuju, jika pelaku rumah makan hanya diharuskan menaati protokol kesehatan

 PDIP Sarankan Dana Operasional Anies Dipakai untuk Tangani COVID-19
Indonesia
PDIP Sarankan Dana Operasional Anies Dipakai untuk Tangani COVID-19

"Dana operasional gubernur dialih fungsikan untuk penanganan covid-19. Wakilnya juga boleh," kata Gembong di Kantor DPD PDI Perjuangan DKI, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (20/4).

Tantang Hirup Bibir Pasien COVID-19, Seniman Surabaya ini Diperiksa Polda Jatim
Indonesia
Tantang Hirup Bibir Pasien COVID-19, Seniman Surabaya ini Diperiksa Polda Jatim

Polda Jatim akan memproses Taufik terkait videonya yang memunculkan dugaan-dugaan baru kepada masyarkat.

Penunjukkan Reinhard Silitonga jadi Ditjen PAS Diduga untuk 'Muluskan' Asimilasi Napi
Indonesia
Penunjukkan Reinhard Silitonga jadi Ditjen PAS Diduga untuk 'Muluskan' Asimilasi Napi

ia membawa tugas berat karena Menkumham Yasonna Laoly memintanya melanjutkan program asimilasi yang disebut kontroversial itu.

Polisi Bongkar Pabrik Tembakau Gorilla Liquid yang Dipasarkan di Instagram
Indonesia
Polisi Bongkar Pabrik Tembakau Gorilla Liquid yang Dipasarkan di Instagram

Pelaku adalah seorang pemuda berinisial F (21).

[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Scuba di Surabaya Langsung Didenda dan Dites Swab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Scuba di Surabaya Langsung Didenda dan Dites Swab

Pemerintah mengeluarkan imbauan tidak menggunakan masker scuba.

Rapat Perdana, Dewas Samakan Persepsi Amanat UU KPK yang Baru
Indonesia
Rapat Perdana, Dewas Samakan Persepsi Amanat UU KPK yang Baru

"Dewas masih rapat menyamakan persepsi mengenai amanat UU Nomor 19 Tahun 2019, baik mengenai tugas dan kewenangan dewas maupun tugas dan kewenangan pimpinan KPK," kata Syamsuddin