Ajukan Penangguhan Penahanan, Jerinx Sampaikan Tiga Alasan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 02 Desember 2021
Ajukan Penangguhan Penahanan, Jerinx Sampaikan Tiga Alasan
Jerinx SID menjalani pemeriksaan di Polda Bali, Denpasar, Kamis (6/8/2020). ANTARA/Ayu Khania Pranisitha/aa.

Merahputih.com - Musisi I Gede Aryastina alias Jerinx resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Ia ditahan saat statusnya bakal menjadi terdakwa dalam perkara kasus dugaan pengancaman terhadap influencer Adam Deni. Jerinx pun mengajukan penangguhan penahan, Kamis (2/12).

Penggebuk drum grup band Superman Is Dead (SID) itu berjanji tidak akan melarikan diri dan siap bersikap kooperatif.

"Harapan kami agar kejaksaan memenuhi permohanan penangguhan baik yang diajukan ayah, istri maupun kuasa hukum," ujar Kuasa hukum Jerinx, I Wayan Gendo Suardana kepada wartawan, Kamis (2/12).

Baca Juga:

Perintah Kapolri, Jerinx dan Adam Deni Diminta Lanjutkan Mediasi

Ada tiga alasan Jerinx mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Pertama, suami Nora Alexandra itu merupakan tulang punggung keluarga. Kedua, Jerinx aktif dalam kegiatan sosial, termasuk bagi-bagi pangan selama pandemi.

Terakhir, Jerinx sebagai duta Badan Narkotika Nasional (BNN). Sehingga jika ditahan akan menghambat pengabdian dia melakukan sosialisasi anti narkoba.

Ada tiga surat yang dilampirkan dalam permohonan itu, yaitu dari I Wayan Arjono (ayah Jerinx), Nora Alexandra (istri Jerinx) dan dari penasehat hukum.

Gendo mengatakan pihak Jerinx sebenarnya sudah beberapa kali menemui Adam untuk mencabut laporan. Hal itu sudah dilakukan berulang kali, baik formal di Polda Metro Jaya maupun melalui telepon.

Baca Juga:

Jerinx: Masyarakat tidak Perlu Takut Divaksin COVID-19

Bahkan Jerinx sudah pernah bertemu langsung juga dengan Adam dan pengacaranya. Namun Adam tidak mau mencabut laporan dan ngotot untuk menyelesaikan di persidangan kendati pelapor telah berkali-kali menyatakan sudah memaafkan Jerinx.

"Nah, itu yang kami tidak ngerti juga, (pelapor) memaafkan tapi (proses hukum) berlanjut. Itu kan juga nggak logic-lah, tapi itu hak mereka," kata Gendo.

Gendo meyakini, pihak kejaksaan punya kewenangan untuk mendorong restorative justice.

"Harapan besar kami justru pihak kejaksaan mendorong restorative justice sebagai salah satu upaya penegakan hukumnya untuk menyelesaikan kasusnya," pungkasnya.

Sekedar informasi, penahanan Jerinx dilakukan setelah berkas kasusnya yang dikirim oleh penyidik Polda Metro Jaya dinyatakan P-21 oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Adam Deni Ngaku Ditawari Uang Miliaran Rupiah untuk Cabut Laporan Terhadap Jerinx

Jerinx dititipkan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan sambil menunggu persidangan.

Kasi Intel Kejari Jakarta Pusat, Bani Immanuel Ginting, menyampaikan bahwa Jerinx didakwa alternative. Yakni dakwaan pertama melanggar pasal 29 juncto Pasal 45 B Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (Knu)

#Jerinx
Bagikan
Bagikan