Airport Council International Tempatkan Bandara Ngurah Rai Terbaik di Asia Pasifik Bandara I Gusti Ngurah Rai. (baliairport.com)

MerahPutih.com - Indonesia patut berbangka dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurai Rai. Bandara di Pulau Dewata itu mendapat predikat terbaik 2017 di Asia Pasifik untuk kategori dengan kapasitas penumpang 15-25 juta orang per tahun.

Predikat terbaik untuk Bandara Ngurah Rai itu berdasarkan survei kualitas pelayanan oleh organisasi pemeringkat, Airport Council International.

"Kami bangga dan bersyukur. Ini hadiah ulang tahun yang dapat kami persembahkan untuk Angkasa Pura I," kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi, di Denpasar, Rabu (7/3).

Selain dinobatkan sebagai bandara terbaik untuk kapasitas dan regional Asia Pasifik, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga bertengger di peringkat pertama dengan jumlah penumpang 15-25 juta orang per tahun.

Yanus mengungkapkan Bandara Bali juga menduduki peringkat kedua untuk bandara terbaik di Asia Pasifik dengan jumlah penumpang di atas dua juta orang per tahun.

Seperti dilansir Antara, pada tahun 2016 dan 2015, Bandara Bali meraih peringkat ketiga Bandara Terbaik Dunia 2016 dan 2015 pada kategori bandara dengan 15-25 juta penumpang per tahun.

Yanus mengatakan dengan diraihnya penghargaan itu maka tantangan pengelola bandara semakin berat ke depan karena jumlah penumpang yang semakin meningkat serta permintaan dan karakteristik penumpang yang beragam.

"Tetapi dengan sinergi yang baik antarseluruh komunitas bandara, kami optimis bisa hadapi dengan lebih baik lagi," ucapnya.

Yanus mengatakan sejak tahun 2006, kualitas layanan bandara disurvei oleh lembaga yang bermarkas di Montreal, Kanada tersebut melalui penilaian kepuasan penumpang terhadap layanan bandara-bandara dunia.

Sebanyak 74 persen dari 100 bandara tersibuk dunia merupakan bagian dari jaringan penilaian kualitas bandara.

Setiap tahun, program itu mewawancarai 600 ribu pengguna jasa bandara dalam 42 bahasa di 84 negara di dunia.

Program itu mengukur opini melalui 34 indikator kinerja, di antaranya akses bandara, pelaporan atau "check-in", keamanan, fasilitas belanja dan restoran, serta toilet.

Pertanyaan dan mekanisme survei dilakukan sama di semua bandara untuk menciptakan basis data industri yang memungkinkan setiap bandara membandingkan diri mereka dengan bandara lain di dunia. (*)


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH