Airlangga Nilai Sosok Muda Sudah Saatnya Diberi Kesempatan Jadi Menteri Presiden Jokowi memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Merahputih.com - Pengajar Ilmu Politik Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi, menilai sudah saatnya memberi ruang untuk sosok muda menjadi menteri jika Presiden Joko Widodo jadi mereshuffle kabinetnya. Sosok muda itu tentunya haruslah penuh semangat namun mumpuni untuk memperkuat tim kepresidenan. "Sosok muda namun memiliki integritas tinggi serta semangat dalam membangun bangsa layak untuk mewarnai wajah kabinet atau mendampingi Presiden dalam mengawal program prioritas," ujar Airlangga Pribadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/4).

Baca Juga

Pidato Lengkap Jengkelnya Jokowi Pada Menteri Saat Rapat Kabinet

Airlangga melihat ada beberapa nama. Sebut saja Wishnutama dan Hanif Dhakiri, keduanya pernah menjadi menteri. Kemudian Yenny Wahid yang memiliki basis massa kuat.

Selain itu, juga ada nama Dimas Oky Nugroho yang pernah berada di kantor staf kepresidenan. Oky diyakininya mampu membaca arah kebijakan prioritas. Apalagi sosok muda tersebut saat ini posisinya sebagai staf ahli Menko Perekonomian. "Kementerian yang memiliki peranan penting dalam melewati situasi krisis pandemi dan Najwa Shihab yang merupakan sosok muda, mewakili keterlibatan perempuan dalam politik,” kata Airlangga.

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (ANTARA/HO-Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (ANTARA/HO-Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Figur muda yang dimaksud oleh Airlangga adalah figur yang matang dalam berpikir serta memahami agenda pemerintah. "Saya pikir anak muda namun harus cukup matang dan energik, serta dapat memahami agenda prioritas pemerintah, serta mampu mengadvokasi isu-isu demokrasi, pemberdayaan sosial ekonomi dan komunikasi politik terhadap rakyat,” kata Airlangga.

Airlangga juga mengusulkan agar posisi wakil menteri di berbagai kementerian segera diisi dengan sosok yang memiliki kecakapan dalam komunikasi politik yang baik agar dapat membantu menteri dalam menjembatani antara negara dan masyarakat.

Baca Juga

Jokowi Ancam Reshuffle, Pengamat Usul Nama Ahok Masuk Kabinet

"Posisi wakil menteri yang selama ini masih kosong agar diaktifkan atau diisi dengan sosok yang memiliki kemampuan substansi dan komunikasi politik yang baik dengan masyarakat," ucapnya. Situasi seperti saat ini, menurut dia, membutuhkan pemimpin yang inovatif yang memiliki kemampuan sebagai jembatan politik antara negara dan masyarakat. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diminta Pecat Anggota Dishub Peras Sopir Bus, Wagub: Tidak Bisa Sembarangan
Indonesia
Diminta Pecat Anggota Dishub Peras Sopir Bus, Wagub: Tidak Bisa Sembarangan

Pemprov mengungkapkan, ada dua oknum Dishub DKI yang terbukti memeras sopir bus pengantar peserta vaksin diberhentikan dari jabatan.

Perludem Minta Penyederhanaan Surat Suara Tak Ubah Pemberian Suara
Indonesia
Perludem Minta Penyederhanaan Surat Suara Tak Ubah Pemberian Suara

Titi menyarankan agar penyederhanaan surat juga mempertimbangkan beberapa aspek

Antisipasi Long Weekend, KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah Dua KA Jarak Jauh
Indonesia
Antisipasi Long Weekend, KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah Dua KA Jarak Jauh

PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta mengoperasionalkan dua KA Jarak Jauh tambahan untuk keberangkatan tanggal 14 dan 15 Maret 2021.

79,91 Persen Ruang Perawatan di RSD COVID-19 Wisma Atlet Kosong
Indonesia
79,91 Persen Ruang Perawatan di RSD COVID-19 Wisma Atlet Kosong

Data terakhir pada Minggu (15/8), jumlah pasien tinggal 1.586 orang pasien yang dirawat. Atau mencapai 20,09 persen dari total kapasitas sebanyak 7.894 tempat tidur. Sehingga, ada 6.308 tempat tidur atau 79,91 persen yang sudah kosong.

Ke Jateng, Jokowi Resmikan Lumbung Pangan di Temanggung dan Wonosobo
Indonesia
Ke Jateng, Jokowi Resmikan Lumbung Pangan di Temanggung dan Wonosobo

Dari Temanggung, Jokowi bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Wonosobo untuk menyerahkan bantuan sosial kepada para pedagang kaki lima dan warung

Azis Syamsuddin Minta Rita Widyasari Tak Seret Namanya Saat Diperiksa KPK
Indonesia
Azis Syamsuddin Minta Rita Widyasari Tak Seret Namanya Saat Diperiksa KPK

"Pada intinya beliau (Kris) menyampaikan jangan bawa-bawa Bang Azis. Saya sampaikan, niatnya Bang Azis kan sebetulnya membantu saya, Pak. Beliau bilang jangan bawa beliau. Ada beberapa angka yang harus saya akui," kata Rita.

Bawa-bawa Nama Jokowi, Penipu Ini Nekat Perdayai Artis Puluhan Juta
Indonesia
Bawa-bawa Nama Jokowi, Penipu Ini Nekat Perdayai Artis Puluhan Juta

Seorang pria berinisial AH yang diduga melakukan penipuan terhadap artis Fahri Azmi ditetapkan sebagai tersangka.

Wamen Angela Tanoesoedibjo Pingsan di Keraton Solo, Gibran Ikut Panik
Indonesia
Wamen Angela Tanoesoedibjo Pingsan di Keraton Solo, Gibran Ikut Panik

Wali Kota Gibran dan Wamen Angela duduk sampingan dengan PB XIII beserta permaisurinya saat acara.

121.026 Tahanan Beragama Islam Dapat Remisi Lebaran
Indonesia
121.026 Tahanan Beragama Islam Dapat Remisi Lebaran

Ditjenpas Kemenkumham mencatat sebanyak 121.026 narapidana beragama Islam menerima pengurangan masa pidana atau hak remisi khusus (RK) Idulfitri 1442 Hijriah.