Air Zam-Zam Hingga Kurma di Tanah Abang Mulai Diburu Untuk Oleh-Oleh Haji Pedagang menanti pembeli di sentra oleh-oleh haji Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/7) (Antara/Aditya Pradana Putra)

Merahputih.com - Pedagang oleh-oleh haji di Pasar Tanah Abang mulai kebanjiran pesanan. Meski Idul Adha baru akan dirayakan 11 Agustus mendatang, lonjakan pembeli sudah terjadi.

Salah seorang pedagang, Diki Saputra mengakui jenis oleh-oleh haji yang penjualannya mulai meningkat yakni air zam-zam dalam kemasan, buah kurma, kacang arab, hingga aksesoris seperti sajadah dan untaian tasbih. "Yang paling favorit adalah air zam-zam dan kurma," ujar Diki di Jakarta, Senin (15/7).

Baca Juga: Air Zamzam di Tanah Abang

Peningkatan itu berkisar hingga 20 persen. Namun, angkat itu relatif lebih sepi daripada 5 tahun yang lalu. Pengakuannya, 5 tahun lalu, jika dibandingkan saat ini, penjualan oleh-oleh haji mengalami penurunan sekitar 50 persen.

"Kondisi tersebut salah satunya dipicu oleh makin banyaknya pembeli yang beralih dengan membeli melalui toko daring," jelas Diki.

Kurma memiliki banyak manfaatnya (Sumber: Pixabay/rawpixel)
Ilustrasi Kurma (Sumber: Pixabay/rawpixel)

Pedagang lainnya, Nur Hadi, menegaskan biasanya peningkatan penjualan oleh-oleh haji mulai melonjak mulai 2 pekan sebelum Idul Adha. "Pada masa puncak peningkatan penjualan tersebut saya bisa meraih omzet lebih dari empat kali lipat," kata Nur yang telah berjualan sekitar 10 tahun di sentra oleh-oleh haji Tanah Abang itu.

Baca Juga: Fakta Menarik Pasar Tanah Abang, Peninggalan Belanda yang Masih Bertahan

Senada dengan Nur Hadi, pedagang sajadah di Tanah Abang, Badong mengatakan bahwa saat memasuki masa puncak penjualan oleh-oleh haji biasanya mengalami lonjakan penjualan hingga lima kali lipat.

"Pada hari biasa saya rata-rata menjual 1 kodi sajadah (setara 10 buah), pada musim puncak penjualan oleh-oleh haji saya biasanya menjual hingga 5 kodi," beber Badong dikutip Antara.

Sementara, pedagang oleh-oleh haji Lee Marboen mengatakan bahwa kemudahan membeli secara daring (online) dengan tanpa mendatangi toko menjadi salah satu menarik minat para pembeli beralih dari toko konvensional. "Apalagi, kondisi lalu lintas di jalan raya sekitar Tanah Abang sering macet," kata Lee. (*)

Baca Juga: Musim Haji, Kemenhub Cek Kelaikan Pesawat Calon Jemaah Haji



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH