Air Galon Isi Ulang atau Sekali Pakai, Mana yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan? Tetap minum air minimal delapan gelas per hari. (Foto: Healthline)

INDONESIA telah lama mengenal air kemasan galon isi ulang, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air minum di rumah atau tempat kerja. Kini mulai muncul produk air minum dengan inovasi baru, air galon sekali pakai. Penggunaannya dianggap lebih praktis dan higienis dibandingkan air galon isi ulang. Namun, benarkah demikian?

Baca juga:

Bukan yang Dingin, Ternyata Air Hangat Ampuh Atasi Gerah

Produk air minum di Indonesia tersedia dalam berbagai kemasan dan ukuran. Mulai dari kemasan gelas, botol, hingga galon. Bahkan air minum kemasan galon (AMKG) kini tersedia dalam ukuran besar dan kecil. AMKG besar berisi air sekitar 19 liter, umumnya kemasan besar ini terbuat dari bahan plastik yang bisa digunakan berulang kali.

Belakangan muncul di pasaran air galon sekali pakai (AGSP) yang diklaim lebih bersih dan praktis karena dapat langsung dibuang. AGSP ini juga membuat konsumen tidak perlu mengembalikan galon kosong ke depot pengisian air untuk diisi kembali.

Air Galon Isi Ulang atau Sekali Pakai, Mana yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan?
Air galon sekali pakai ternyata menambah jumlah angka sampah plastik. (Foto: World Atlas)

Melansir laman Alodokter, plastik yang digunakan kemasan AGSP tergolong aman, tetapi hanya boleh digunakan untuk air kemasan sekali pakai. Penggunaan AGSP ternyata bertentangan dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi limbah plastik.

Kehadiran AGSP ternyata dapat meningkatkan jumlah sampah plastik di Indonesia. Hal ini tentunya memberikan dampak tidak baik bagi kesehatan lingkungan.

Baca juga:

Pilih Air Minum dalam Kemasan yang Baik, ini Caranya

Di sisi lain, ternyata penggunaan AMKG isi ulang dinilai lebih ramah lingkungan. Pasalnya, setelah air di dalamnya habis dikonsumsi, galon akan diambil kembali oleh produsen, dibawa ke parbik untuk dibersihkan dan disterilkan, kemudian diisi ulang dengan air minum baru.

Air Galon Isi Ulang atau Sekali Pakai, Mana yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan?
Disarankan untuk mengonsumsi air minum kemasan galon yang dapat diisi ulang. (Foto: Vox)

Hal yang perlu diingat adalah tidak semua produk air kemasan galon memiliki kualitas yang baik dan layak diminum. Salah satu upaya yang bisa dilakkukan untuk mengurangi polusi akibat plastik adalah dengan membatasi penggunaan plastik, termasuk tidak menggunakan AGSP. Jaga kesehatan dengan minum air putih yang cukup, setidaknya delapan gelas atau sekitar dua liter air per harinya. (and)

Baca juga:

Manfaat Minum Air Putih Ternyata Lebih Besar dari Apa yang Pernah Kamu Ketahui

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Airbnb Kampanyekan Liburan Dekat Rumah
Travel
Airbnb Kampanyekan Liburan Dekat Rumah

Airbnb memahami kalau liburan musim panas ini akan terlihat berbeda dan mereka ada untuk membantu.

Bermain Kamera Analog, Mendapatkan Momen Terbaik
Fun
Bermain Kamera Analog, Mendapatkan Momen Terbaik

Kamera analog menjadi tren belakangan ini. Yang mengasyikan adalah proses di dalamnya.

Kim Jong Un Sakit Keras, Korea Utara Akan Dipimpin Perempuan?
Fun
Kim Jong Un Sakit Keras, Korea Utara Akan Dipimpin Perempuan?

Adik Kim Jong-un ini siap gantikan kakaknya!

Tiga Negara Eksploitasi Planet Mars Bulan Juli ini
Fun
Tiga Negara Eksploitasi Planet Mars Bulan Juli ini

Akan menjadi cerita yang berbeda di lain tempat dalam tata surya kita.

Rihanna: Album Terbaru Bakal Terinspirasi dari Musik Reggae
ShowBiz
Rihanna: Album Terbaru Bakal Terinspirasi dari Musik Reggae

Rihanna Mengklaim Album Terbarunya Tidak Akan Membuat Penggemar Kecewa

Telat Daftar 14 Detik, Kanye West Gagal Nyapres
ShowBiz
Telat Daftar 14 Detik, Kanye West Gagal Nyapres

Kejadian ini pun membuat penggemarnya sangat menyayangkan hal ini terjadi.

Apple Bikin Acara di 10 November, Rilis Apa?
Hiburan & Gaya Hidup
Apple Bikin Acara di 10 November, Rilis Apa?

Apple diam-dam merilis chipset terbaru mereka.

Bangun Pagi Jauhkan Stres karena Kelamaan #DiRumahAja
Fun
Bangun Pagi Jauhkan Stres karena Kelamaan #DiRumahAja

Berdiam di rumah saja bukannya tak menimbulkan masalah.

Jember Fashion Carnaval 2020 Ditunda Karena Virus Corona
Fashion
Jember Fashion Carnaval 2020 Ditunda Karena Virus Corona

Tadinya akan dihelat pada bulan Agustus 2020.

Keadaan Laut dapat Pulih pada Tahun 2050 Menurut Para Ilmuwan
Fun
Keadaan Laut dapat Pulih pada Tahun 2050 Menurut Para Ilmuwan

Masih ada harapan untuk memiliki keadaan laut yang lebih baik