AIPI: Pemilu dan Pilkada Harus Tuntas Pada 2024 Ilustrasi Pemilihan Umum (Pemilu). Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Alfitra Salamm menyatakan, agenda pemilu selanjutnya harus tuntas pada 2024.

Alfitra mengungkapkan, AIPI memandang pelaksanaan Pemilu nasional dan Pilkada serentak akan lebih baik jika diselenggarakan pada tahun yang sama, sesuai yang diamanatkan undang-undang.

Baca Juga

Airlangga Beri Tugas Zainudin Amali Menangkan Pemilu

Hal ini disampaikannya ketika memberi sambutan dalam kegiatan Kongres Kebangsaan yang digagas oleh Aliansi Kebangsaan dengan tema “Ikhtiar Memperadabkan Bangsa” di Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (28/10).

"Untuk itu, skema waktu penyelenggaraan Pemilu Nasional 2024 sebaiknya dilaksanakan pada kerangka waktu yang sama pada tahun 2024," jelas Alfitra.

Secara rinci, ia menyebut Februari 2024 adalah waktu yang tepat untuk menyelenggarakan Pemilu nasional yang meliputi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Sedangkan untuk Pilkada serentak diadakan pada November 2024.

"Sehingga tidak perlu melakukan perubahan UU atau Perppu," kata Alfitra.

Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Alfitra Salamm
Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Alfitra Salamm. Foto: Istimewa

Ia menambahkan, pemilu merupakan salah satu medium untuk memperbaiki institusi demokrasi di Indonesia. Sehingga, Alfitra pun berharap agar Pemilu 2024 dapat berjalan sukses dan lancar agar keberlanjutan demokrasi Indonesia semakin baik.

Lebih lanjut, dalam kegiatan ini Alfitra juga menyampaikan bahwa AIPI memandang bahwa hal yang paling urgen untuk diperbaiki saat ini adalah membangun kultur etika politik untuk semua kalangan, baik masyarakat, elite politik maupun pemerintah.

Dengan kultur etika politik yang baik, katanya, Indonesia pun dapat memiliki keadaban bangsa dalam berpolitik yang menjadi salah satu kunci bagi keberhasilan sebuah negara.

Menurutnya, sebuah sistem politik selalu dapat dijaga, dipertahankan atau bahkan diperkuat kapan saja. Namun, semua usaha tersebut akan sia-sia jika tidak diikuti oleh kokohnya nilai-nilai keadaban dan komitmen terhadap etika bagi aktor-aktor politik penyelenggara negara.

"Sejarah telah membuktikan, sistem politik yang buruk dan lemah serta tidak berkeadaban (beretika) akan melahirkan aktor-aktor politik yang buruk. A bad person will beat a good system," terang Alfitra.

"Marilah kita senantiasa berikhtiar untuk mencari yang terbaik bagi republik yang kita cintai ini agar tata kelola dalam bernegara selain demokratis, juga bisa menghadirkan sistem politik yang baik dengan lahirnya para pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam acara Kongres Kebangsaan ini Presiden Joko Widodo hadir secara virtual menyampaikan pidato utamanya. Sedangkan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Pontjo Sutowo, Ketua Aliansi Kebangsaan memberikan pidato kebangsaan. (Pon)

Baca Juga

HUT Golkar, Airlangga Perintahkan Kader Rapatkan Barisan Hadapi Pemilu

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bertolak ke NTB, Jokowi Ingin Pastikan Kesiapan Mandalika Gelar MotoGP 2022
Indonesia
Bertolak ke NTB, Jokowi Ingin Pastikan Kesiapan Mandalika Gelar MotoGP 2022

Jokowi dan rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Ekonomi Khusus

Artidjo Alkostar Dimakamkan di Kampung Halamannya
Indonesia
Artidjo Alkostar Dimakamkan di Kampung Halamannya

Almarhum anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Artidjo Alkostar direncanakan dimakamkan di kampung halamannya, Situbondo, Jawa Timur

Jenderal Andika Ikut Lepas Jokowi ke Roma, Sinyal Gantikan Marsekal Hadi?
Indonesia
Jenderal Andika Ikut Lepas Jokowi ke Roma, Sinyal Gantikan Marsekal Hadi?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menuju Roma, Italia, Jumat (29/10).

Heboh SMS Peringatan Gempa M 8,5 dan Tsunami, BMKG: Kami Investigasi
Indonesia
Heboh SMS Peringatan Gempa M 8,5 dan Tsunami, BMKG: Kami Investigasi

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono memastikan Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) dalam kondisi aman.

Hampir 15 Ribu Pemudik Balik ke Jakarta, 11.271 Orang Belum Swab
Indonesia
Hampir 15 Ribu Pemudik Balik ke Jakarta, 11.271 Orang Belum Swab

3.589 orang lainnya sudah memiliki surat bebas COVID-19

Irjen Napoleon Diduga Suruh Orang Bikin Surat Palsu Permintaan Maaf M Kece
Indonesia
Irjen Napoleon Diduga Suruh Orang Bikin Surat Palsu Permintaan Maaf M Kece

Sebuah surat permintaan cabutan laporan terhadap Irjen Napoleon Bonaparte dari tersangka Muhammad Kece beredar. Terungkap jika surat yang ditandatangani oleh M Kece itu adalah palsu.

2022 Jadi Tahun Pengenalan Capres 2024
Indonesia
2022 Jadi Tahun Pengenalan Capres 2024

Satu per satu tokoh yang berpotensi maju sudah bermunculan melalui gambar-gambar atau baliho yang tersebar di sejumlah daerah di Tanah Air

Polisi Ringkus Pelaku Penikaman Pendeta di Wamena
Indonesia
Polisi Ringkus Pelaku Penikaman Pendeta di Wamena

Anggota Polres Jayawijaya mengamankan terduga pelaku penikaman terhadap Pdt Tomas Tabuni (51 th) yang terjadi Minggu (31/1) di Wamena.

Kader Demokrat ini Dijanjikan Rp 100 Juta Kalau Datang ke KLB, Namun Hanya Dikasih Rp 5 Juta
Indonesia
Kader Demokrat ini Dijanjikan Rp 100 Juta Kalau Datang ke KLB, Namun Hanya Dikasih Rp 5 Juta

Menurut Gerald, Jhoni Allen langsung berteriak memilih Moeldoko sebagai Ketum

Anji Segera Jalani Persidangan
Indonesia
Anji Segera Jalani Persidangan

Musisi Erdian Aji Prahartanto alias Anji yang menjadi tersangka penyalahgunaan narkoba segera menjalani persidangan di pengadilan.