Aipda Rudi Panjaitan Terbukti Bersalah dalam Sidang Kode Etik Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Aipda Rudi Panjaitan yang merupakan mantan anggota Polsek Pulogadung rampung menjalani sidang kode etik pada Jumat (17/12).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menerangkan, Aipda Rudi menjalani sidang kode etik usai melakukan penolakan terhadap laporan seorang warga yang menjadi korban pencurian.

"Kemudian putusan daripada sidang yang telah dijalankan dan dilaksanakan tadi, yakni menetapkan Aipda Rudi Panjaitan terbukti sah melanggar Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011," kata Zulpan kepada wartawan.

Baca Juga:

Pasca-Kemarahan Kapolda, Aipda Rudi Panjaitan Langsung Terancam Kurungan Penjara

Atas putusan tersebut, Aipda Rudi Panjaitan kemudian dikenai sanksi etika dan administratif.

Selain itu, Aipda Rudi juga akan dipindahtugaskan dari Polda Metro Jaya ke wilayah yang bersifat demosi.

"Namun di sini Polda Metro Jaya akan memberikan rekomendasi dan usulan ke Mabes Polri terhadap pemindahan yang bersangkutan ke daerah berbeda dan bersifat demosi tersebut," pungkas Zulpan yang enggan menyebut daerah mana yang dimaksud.

Baca Juga:

Kemarahan Kapolda Irjen Fadil Soal Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan

Sebagai informasi, Aipda Rudi Panjaitan memicu kontroversi dan kemarahan Kapolda Metro Irjen Fadil Imran karena menolak laporan seorang warga yang menjadi korban pencurian yang dialaminya di kawasan Jakarta Timur.

Korban melalui akun Twitter-nya @kumalameta menceritakan bahwa dirinya sempat melaporkan pencurian itu ke Polsek Pulogadung. Namun, Rudi ini menyarankan korban untuk pulang dan menenangkan diri.

Aipda Rudi juga mengatakan kepada korban bahwa percuma mencari pelakunya.

"Setelah itu, polisi tersebut justru ngomelin saya 'lagian ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak, kalau begini jadi repot, apalagi banyak potongan biaya admin juga', dengan nada bicara tinggi," tulis korban dalam unggahan tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Kapolda Metro Jaya: Wartawan Sakit, Negara Ini Bahaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Sindikat Penipuan Alkes Yang Rugikan Rp 503 Miliar
Indonesia
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Sindikat Penipuan Alkes Yang Rugikan Rp 503 Miliar

Penyidik telah menerima laporan dari 263 orang yang mengaku sebagai korban investasi tipu-tipu tersebut.

Datang ke Jepang, Airlangga Tawarkan Investasi di KEK Kesehatan Sanur Bali
Indonesia
Datang ke Jepang, Airlangga Tawarkan Investasi di KEK Kesehatan Sanur Bali

Airlangga Hartato melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Jepang dan bertemu Ketua Keidanren dan Presiden/CEO Marubeni Corporation, Masumi Kakinoki.

Target Enam Jam Tak Berhasil, Anies Evaluasi Penanggulangan Banjir Kebon Pala
Indonesia
Target Enam Jam Tak Berhasil, Anies Evaluasi Penanggulangan Banjir Kebon Pala

Bencana banjir yang merendam wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur selama 3 hari menjadi bahan evaluasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam penanganan banjir di ibu kota.

Gus Ipul Resmi Jadi Sekjen PBNU
Indonesia
Gus Ipul Resmi Jadi Sekjen PBNU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengumumkan pengurus PBNU periode 2022-2027.

Kejati DKI Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 13,6 Miliar di Dinas Bina Marga
Indonesia
Kejati DKI Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 13,6 Miliar di Dinas Bina Marga

Pengadaan Alat Alat Berat Penunjang Perbaikan Jalan dengan nilai kontrak Rp 36,1 miliar pada 2015.

95 Persen Kasus Omicron DKI Tanpa Gejala, Tak Ada Pasien Sampai Meninggal
Indonesia
95 Persen Kasus Omicron DKI Tanpa Gejala, Tak Ada Pasien Sampai Meninggal

Kasus varian baru COVID-19, Omicron di Jakarta terus merangkak naik.

Banyak Warga Menolak, PSI Pertanyakan Prosedur Kebijakan Perubahan Nama Jalan
Indonesia
Banyak Warga Menolak, PSI Pertanyakan Prosedur Kebijakan Perubahan Nama Jalan

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, perlu dilakukan peninjauan apakah keputusan perubahan nama jalan ini sudah sesuai dengan aturan.

Hari Baik Jokowi Lantik Penglima TNI Jenderal Andika Masih Dicari
Indonesia
Hari Baik Jokowi Lantik Penglima TNI Jenderal Andika Masih Dicari

Jokowi memastikan pekan depan Jenderal Andika Perkasa diilantik

Alasan Polisi Tahan Bahar bin Smith
Indonesia
Alasan Polisi Tahan Bahar bin Smith

Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong

2 Bobotoh Tewas di GBLA, Polisi Lakukan Evaluasi
Indonesia
2 Bobotoh Tewas di GBLA, Polisi Lakukan Evaluasi

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan agar tidak terulang kejadian yang sama di kemudian hari.