AHY Sebut Lingkaran Jokowi Terlibat Gerakan Kudeta di Partai Demokrat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: MP/Instagram.com/AHY)

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang biasa disapa AHY mengungkapkan, adanya gerakan politik yang berupaya untuk mengambil alih kepemipinan partainya.

Hal tersebut disampaikan AHY dalam konferensi pers yang digelar di DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (1/2).

"Adanya gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa, yang tentu mengancam kedaulatan dan eksistensi Partai Demokrat," kata AHY.

Suami Annisa Pohan itu menjelaskan, menurut kesaksian dan testimoni banyak pihak, gerakan politik pengambilalihan paksa Partai Demokrat ini melibatkan orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo," ungkap AHY.

Menurut AHY, berdasarkan informasi yang dia terima, gerakan ini juga sudah mendapatkan restu dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan Presiden Jokowi. "

"Tentunya kami tidak mudah percaya dan tetap mengedepankan asas “praduga tak bersalah” (presumption of innocence) dalam permasalahan ini," ujar AHY.

AHY mengaku telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi terkait kebenaran informasi tersebut.

"Saya akan menyampaikan penjelasan tentang gerakan politik, yang bertujuan mengambil alih kekuasaan pimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional itu, sebagai pembelajaran bagi kita, karena hal ini bisa saja terjadi pada partai politik lainnya," pungkas AHY. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Novel Cs Layak Diprioritaskan Jadi Tenaga Kerja Kontrak di KPK
Indonesia
Novel Cs Layak Diprioritaskan Jadi Tenaga Kerja Kontrak di KPK

TWK tersebut meliputi integritas dalam berbangsa dan bernegara serta kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan netralitas dan anti-radikalisme

Ma'ruf Amin Akui Masih Ada Ceramah Keagamaan yang Selipkan Khilafah
Indonesia
Ma'ruf Amin Akui Masih Ada Ceramah Keagamaan yang Selipkan Khilafah

Bahkan, sebagian dari mereka bersikap ekstrem

Hakim Vonis Bupati Solok Selatan 4 Tahun Penjara, KPK Banding
Indonesia
Hakim Vonis Bupati Solok Selatan 4 Tahun Penjara, KPK Banding

Muzni terbukti bersalah melakukan korupsi secara berlanjut sebagaimana dakwaan alternatif pertama

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Hari Ini
Indonesia
Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Hari Ini

Harga pembelian vaksin sebesar Rp321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis. Sehingga jika dua kali suntik totalnya Rp879.140 per orang.

Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah
Indonesia
Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah

Sebanyak 2,1 ton sampah itu berasal dari pembersihan jalan dan fasilitas umum di Silang Monas, Jalan Kebon Sirih, Tugu Tani, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis.

Pakar Hukum Nilai Pasal Santet di RUU KUHP tidak Jelas
Indonesia
Pakar Hukum Nilai Pasal Santet di RUU KUHP tidak Jelas

"Rumusan Pasal 252 RUU KUHP sangat subjektif, obscure????? (tidak jelas)," tutur Jawade Hafidz

Alasan Polisi Amankan Pendemo FPR Saat Demo di Depan Istana Negara
Indonesia
Alasan Polisi Amankan Pendemo FPR Saat Demo di Depan Istana Negara

Tindakan mengamankan pendemo itu untuk menegakkan protokol kesehatan COVID-19

Dokter Kecantikan Abal-abal Ditangkap, Operasi Wajah Pasien dengan Suntik Botox
Indonesia
Dokter Kecantikan Abal-abal Ditangkap, Operasi Wajah Pasien dengan Suntik Botox

Jumlah pasien mencapai 100 orang per bulan sebelum COVID-19. Setelah masa pandemi, jumlah pasien menjadi sekitar 30 orang per bulan.

Jokowi Perintahkan Percepat Vaksinasi di Tempat dengan Mobilitas dan Interaksi Tinggi
Indonesia
Jokowi Perintahkan Percepat Vaksinasi di Tempat dengan Mobilitas dan Interaksi Tinggi

Bogor merupakan salah satu wilayah aglomerasi dan penyangga ibu kota Jakarta sehingga tingkat interaksi dan mobilitas penduduknya tinggi.

Begini Respon 'Musuh' AS Soal Pertarungan Biden dan Trump
Dunia
Begini Respon 'Musuh' AS Soal Pertarungan Biden dan Trump

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan, siapa pun yang memenangkan masa jabatan empat tahun ke depan, pihaknya siap memulai babak baru dengan Amerika.