AHY Sebut Komunikasi Demokrat, PKS dan NasDem Makin Intens Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ANTARA/HO-Humas Partai Demokrat/am.)

MerahPutih.com - Hubungan antara Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem semakin mesra.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan relasi ketiga partai semakin dekat lantaran komunikasi yang semakin sering terjalin.

Baca Juga

AHY Pimpin Langsung Pendaftaran Partai Demokrat ke KPU

“Sebetulnya Demokrat ini terbuka berkomunikasi dengan semua partai politik. Tetapi akhir-akhir ini tentu kami juga cukup Intens untuk berkomunikasi dengan partai PKS dan Partai NasDem,” kata AHY di kantor KPU, Jakarta, Jumat (5/8).

AHY menyebut, komunikasi yang terus dijajaki itu sebagai upaya menyamakan visi dan misi. Selain itu, menurutnya komunikasi lintas partai juga penting demi perubahan yang lebih baik.

“Salah satu upaya untuk bersinergi dalam konteks membangun visi misi yang sama, membangun platform yang juga bisa membawa berbagai perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut putra sulung Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, komunikasi politik yang terjalin antara Demokrat, PKS dan NasDem tak melulu membahas dinamika politik dalam negeri.

Baca Juga

Target Partai Demokrat di Pemilu 2024

Dikatakan AHY, komunikasi itu juga membahas permasalahan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19 dan naiknya harga bahan-bahan pokok di Indonesia imbas perang Rusia-Ukraina.

“ini tugas kita bersama, kami ingin terus membicarakan hal itu sehingga bisa sama-sama mencari solusi karena ini bukan hanya masalah hari ini tetapi juga bisa berdampak sekian tahun mendatang,” imbuhnya.

Oleh karena itu, AHY berharap, poros koalisi yang nantinya dibangun bersama parpol lain adalah koalisi yang bisa memberi solusi atas masalah yang dirasakan masyarakat.

“Jadi koalisi yang kami Insya Allah akan terus bangun adalah koalisi yang bisa menghadirkan solusi-solusi terbaik untuk permasalahan masyarakat hari ini dan ke depan,” pungkas AHY. (Pon)

Baca Juga

Pimpin Langsung Daftar ke KPU, AHY Ingin Buktikan Demokrat Serius Bawa Perubahan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Akui Masyarakat Ingin Sekolah Tatap Muka 100 Persen
Indonesia
Wagub DKI Akui Masyarakat Ingin Sekolah Tatap Muka 100 Persen

Masyarakat mendorong agar kembali diterapkan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah secara menyeluruh.

COVID-19 Melandai, KAI Bandung Operasikan Enam KA Jarak Jauh
Indonesia
COVID-19 Melandai, KAI Bandung Operasikan Enam KA Jarak Jauh

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengoperasikan enam kereta api (KA) jarak jauh setelah kasus COVID-19 mulai melandai.

UU TPKS Dinilai Sebagai Langkah Maju Lindungi Korban Kekerasan Seksual
Indonesia
UU TPKS Dinilai Sebagai Langkah Maju Lindungi Korban Kekerasan Seksual

"Meskipun UU TPKS adalah legislasi yang sangat diperlukan, UU ini belum sempurna," kata Usman.

Densus 88 Selidiki Dugaan Aliran Dana Oknum ACT ke Organisasi Terlarang
Indonesia
Densus 88 Selidiki Dugaan Aliran Dana Oknum ACT ke Organisasi Terlarang

Pengusutan aliran dana mencurigakan dari oknuk yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memasuki babak baru.

Kejagung tidak Tahan Tersangka Pembunuhan Anggota Laskar FPI, Ini Alasannya
Indonesia
Kejagung tidak Tahan Tersangka Pembunuhan Anggota Laskar FPI, Ini Alasannya

Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak melakukan penahanan terhadap dua anggota Polri yang menjadi tersangka kasus "unlawful killing" enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

Gibran Libatkan Pemain Persis Solo untuk Percepat Vaksinasi Anak
Indonesia
Gibran Libatkan Pemain Persis Solo untuk Percepat Vaksinasi Anak

Gibran menambahkan, tujuan dirinya menggandeng Persis Solo dalam kegiatan vaksinasi kali ini berharap anak-anak bisa tertular gemar olahraga sepakbola.

Wagub Riza Buka Suara soal Usulan Jakarta Raya
Indonesia
Wagub Riza Buka Suara soal Usulan Jakarta Raya

"Kami Pemprov DKI sepenuhnya menyerahkan persoalan ini kepada Pempus dan juga daerah lain untuk dibahas bersama," tutur Riza

Pemerintah Larang Warga Berwisata ke Luar Negeri saat Libur Lebaran
Indonesia
Pemerintah Larang Warga Berwisata ke Luar Negeri saat Libur Lebaran

Mengingat situasi masih pandemi COVID-19, pemerintah melarang warga untuk berwisata ke luar negeri. Sebab, potensi penyebaran Coron negara lain masih tinggi dan pemerintah tidak ingin kasus COVID-19 di tanah air kembali memuncak.

Dijuluki Sungai Terkotor, Ridwan Kamil Akan Beberkan Kondisi Citarum di COP 26
Indonesia
Dijuluki Sungai Terkotor, Ridwan Kamil Akan Beberkan Kondisi Citarum di COP 26

Selain menjadi pembicara dalam konferensi COP 26, Gubernur Ridwan Kamil juga akan menjajaki kerja sama dengan pemerintah Britania Raya terkait pembangunan politeknik maritim di Pelabuhan Patimban.

Tingkatkan Leng of Stay Wisatawan, Pemkot Yogyakarta Gencarkan Promosi Kampung Wisata
Indonesia
Tingkatkan Leng of Stay Wisatawan, Pemkot Yogyakarta Gencarkan Promosi Kampung Wisata

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya mendorong peningkatan lama tinggal (leng of stay) wisatawan. Sejumlah kegiatan dan upaya ditempuh guna membuat wisatawan betah berlama-lama liburan ke Kota Budaya ini.