AHY: Saya Salut dengan Moeldoko Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan penghormatan atas keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

"Saya salut dengan Saudara Moeldoko dan siapa pun yang seolah-olah legitimate dalam KLB ilegal Deli Serdang tersebut menggunakan jaket Demokrat yang tidak menjadi haknya kemudian menyuarakan bahwa merekalah yang memiliki otoritas sekarang," kata AHY saat pembukaan rapat pimpinan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu (7/3).

Baca Juga:

Otak di Balik Kudeta Demokrat Sudah Siapkan Tiga Parpol Usung Capres 2024

AHY mempersilakan semua kader untuk menilai tindakan yang dilakukan jenderal bintang empat tersebut ataupun peserta KLB lainnya. Ia meyakini hal ini menjadi kekuatan seluruh kader Demokrat untuk melawan ketidakadilan.

Moeldoko seharusnya tak bangga dengan jabatan itu. "Ya sungguh sesuatu yang tidak terpuji, tidak kesatria, dan memalukan karena jauh dari moral etika dan keteladanan di partai ini," sambungnya.

AHY menyatakan akan berkonsolidasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat dari seluruh provinsi. "Saya juga akan melakukan rapat dengan jajaran dan ketua DPD yang merepresentasi 34 provinsi di Indonesia," ucap AHY.

Ia juga berencana melakukan apel siaga bersama ketua 514 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten dan kota, Minggu (7/3) malam.

Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Demokrat)
Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Demokrat)

AHY menyebut persoalan ini bukan hanya persoalannya melainkan juga persoalan seluruh anggota Demokrat dan masyarakat Indonesia.

"Kami tentu punya hak dan kewajiban moral melawan GPK-PD yg tidak sah itu. Kalau kami diam, artinya sama saja Partai Demokrat juga membunuh demokrasi di negeri kita," kata putra Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono ini.

AHY menilai GPK-PD harus dilawan karena merupakan komplotan orang yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan. Putra sulung Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menegaskan bahwa sampai saat ini Partai Demokrat di bawah kepemimpinannya masih kuat dan didukung oleh banyak pihak.

Baca Juga:

Marah Dituding Ingin Kudeta Demokrat, Moeldoko Ancam AHY

Beberapa di antaranya adalah Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Joko Wijiyanto, Ketua Mahkamah Partai Demokrat Nachrowi Ramli, hingga Wakil Ketua Umum yang juga pendiri partai berlambang mercy itu, Febri Rumangkang.

"Jadi kalau ada yang mengatasnamakan pendiri Partai Demokrat, di sini juga ada pendiri dan banyak pendiri lain yang bersama kita. Don't worry, be happy!" ucapnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Ungkap Rencana Besar Pemerintah di Tahun 2021
Indonesia
Jokowi Ungkap Rencana Besar Pemerintah di Tahun 2021

Ia menyebut pelajaran mahal selama pandemi COVID-19 membuat Indonesia lebih siap memasuki 2021.

Alasan KPK Kukuh Tutup Rapat Nama 75 Pegawai Tak Lolos TWK
Indonesia
Alasan KPK Kukuh Tutup Rapat Nama 75 Pegawai Tak Lolos TWK

Diketahui, Firli Bahuri resmi melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN di Gedung KPK, Selasa (1/6)

KPPI Bahas RUU Pemilu di Rekernas II
Indonesia
KPPI Bahas RUU Pemilu di Rekernas II

Ketua Umum DPP KPPI, Dwi Septiawati Djapar mengatakan, akan memanfaatkan momentum rakernas untuk mensosialisasi dan mengedukasi keterwakilan perempuan dalam kancah politik nasional.

Saksi Akui Pembayaran Paket Bansos Tertahan Jika Tidak Membayar Fee 12 Persen
Indonesia
Saksi Akui Pembayaran Paket Bansos Tertahan Jika Tidak Membayar Fee 12 Persen

"Saya sampai di Cawang itu awalnya saya nggak boleh masuk atas nama PT Pesona. Jadi (kemudian) saya bilang Tiga Pilar, asisten Pak Joko (antarkan) sampai ke atas, ketemu Pak Joko," kata Abdurrahman saat bersaksi di PN Tipikor Jakarta.

KPK Sebut COVID-19 Masuk ke Rutan dari Tahanan yang Berobat
Indonesia
KPK Sebut COVID-19 Masuk ke Rutan dari Tahanan yang Berobat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kewalahan menghadapi COVID-19 yang masuk ke dalam rumah tahanan (rutan).

Serangan Bunuh Diri Besar Guncang Baghdad, 32 Orang Tewas
Dunia
Serangan Bunuh Diri Besar Guncang Baghdad, 32 Orang Tewas

Dua pria meledakkan diri di pasar Baghdad yang padat pada Kamis (21/1). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 32 orang.

Kemenkumham Perpanjang Program Asimilasi Napi di Masa Pandemi
Indonesia
Kemenkumham Perpanjang Program Asimilasi Napi di Masa Pandemi

Perpanjangan masa program asimilasi dan integrasi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 32 Tahun 2020.

Lebih dari 10 Bom Daya Ledak Tinggi Disiapkan Terduga Teroris Condet
Indonesia
Lebih dari 10 Bom Daya Ledak Tinggi Disiapkan Terduga Teroris Condet

Yusri tidak merinci lebih lanjut rencana atau lokasi peledakan yang dipersiapkan oleh para terduga teroris

Kasus COVID-19 di Kudus Naik 30 Kali Lipat
Indonesia
Kasus COVID-19 di Kudus Naik 30 Kali Lipat

Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, naik lebih dari 30 kali lipat dari 26 kasus menjadi 929 kasus.

 BREAKING: Rizieq Resmi Tersangka Kasus Kerumunan Hajatan Anaknya
Indonesia
BREAKING: Rizieq Resmi Tersangka Kasus Kerumunan Hajatan Anaknya

Dijerat Pasal 93 tentang kekarantinaan kesehatan di tengah Pandemi COVID-19.