AHY Beberkan Alasan Tetap di Koalisi Adil Makmur Meski Prabowo Sindir 'Presiden Sebelumnya' Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: MP/Kanugrahan

Merahputih.com - Sejumlah kader Partai Demokrat keluar dari ruang debat setelah Prabowo Subianto memberikan pernyataan bahwa presiden-presiden sebelumnya salah dalam mengambil kebijakan ekonomi mendapat tanggapan dari Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY menegaskan sikap Demokrat tetap mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. AHY juga menegaskan Partai Demokrat tidak akan keluar dari Koalisi Adil Makmur.

"Tidak mungkin kami keluar dari koalisi, besok tiga hari lagi tinggal pemungutan suara. Jadi tidak perlu membuat suasana panas lah," ujar AHY di Hotel Sultan, Sabtu (13/4).

AHY menyatakan, Partai Demokrat tetap siap memenangkan Prabowo-Sandi. Ia juga mengaku punya tugas memenangkan Partai Demokrat di Pemilihan Legislatif.

"Kami solid dan kami hadir di sini bisa memberikan dukungan bagi Pilpres tapi kami juga punya tugas dan mandat untuk memenangkan partai Demokrat dalam pemilihan legislatif," tegas AHY.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Foto: MP/Kanugraha

Seperti diketahui, pernyataan Prabowo tersebut membuat sejumlah kader Partai Demokrat, antara lain Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ardy Mbalembout dan Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean geram.

Bahkan, Ardy sempat berteriak di halaman Golden Ballroom "Bilang Pak AHY kita keluar dari Koalisi ! Gua Ardy Mbalembout! Kita keluar dari Koalisi ! Saya Sekretaris divisi Advokasi Partai Demokrat". Ardy kemudian ditenangkan oleh Ferdinand.

Debat kelima Pilpres 2019 pada Sabtu (13/4), merupakan debat pamungkas dari rangkaian debat Pilpres 2019. Debat yang digelar di Hotel Sultan tersebut, mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan industri.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf, dan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Pilpres akan dilaksanakan 17 April 2019. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH