Ahok Plesiran ke Uni Emirat Arab, Mau Apa? Ahok dan Om Mobi di Sirkuit Yas Marinas, Abu Dhabi, UEA. [Youtube/Om Mobi)

MerahPutih.com - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok baru saja ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Namun, dirinya sudah plesiran ke luar negeri, tepatnya di Uni Emirat Arab

Keberadaan mantan Gubernur DKI Jakarta itu ternyata untuk menyaksikan ajang Formula 1 (F1) di Sirkuit Yas Marinas, Abu Dhabi.

Baca Juga

Tiba di Kementerian BUMN, Ahok Terima SK Komisaris Utama Pertamina

Sosok Ahok diketahui dari video Youtube akun Om Mobi yang diunggah pada tanggal 3 Desember 2019 lalu dengan judul video Nonton Formula di Abu Dhabi.

Dalam video berdurasi 36 menit tersebut, Ahok hanya ada di bagian akhir saja.

"Tapi ada satu yang ketinggalan dalam video kali ini. Kami ngobrol dengan Komisaris Utamanya PT Pertamina," ucap Om Mobi dalam cuplikan video seperti dikutip Senin (9/12)

"Saya boleh panggil Om Ahok gak sih," tanya Om Mobi yang langsung diperbolehkan oleh Ahok

Baca Juga

Jabat Komisaris Utama PT Pertamina, Ahok Ungkap pihaknya Serius Kembangkan Biofuel

"Jangan dimarahin, hehe," ujarnya.

"Enggak apa-apa." jawab Ahok.

Saat berbincang dengan Ahok, Om Mobi menanyakan apakah ajang F1 di Abu Dhabi tersebut seru.

"Yah kita nonton saja. Yang kita harapkan ke depan bahwa RnD (Research and Development) dari sini bermanfaat untuk kita, teknologi," ucap Ahok.

Dalam video tersebut, Ahok terlihat menggunakan id card VIP. Ahok juga menuturkan ada regulasi di F2 di mana mesin mobil tidak boleh diganti selama empat tahun berturut-turut, sehingga kata Ahok hal itu bisa menjadi peluang bagi produk pelumas Pertamina untuk turut serta di ajang F2.

Baca Juga

Diragukan Kinerjanya, Ahok: Saya S3 dari Mako Brimob

"Di F2 itu regulasi pemakaian mesin engga boleh ganti selama 4 tahun, ini berarti mesinnya sangat kuat dan pelumas juga. Ini jadi ajang promosi pelumas," tegasnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Positif COVID-19
Indonesia
Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Positif COVID-19

Dewi mengetahui kabar tersebut setelah dalam proses pengurusan data dokumen perjalanan mengurus surat kesehatan di dinas kesehatan setempat.

Waspada, 70 Persen Penderita Corona di Tanah Air tak Bergejala
Indonesia
Waspada, 70 Persen Penderita Corona di Tanah Air tak Bergejala

Mereka paling berpotensi menyebabkan penularan

KPU Didesak Segera Siapkan Bilik Suara Sesuai Protokol Kesehatan
Indonesia
KPU Didesak Segera Siapkan Bilik Suara Sesuai Protokol Kesehatan

Abhan meminta untuk diterapkan hingga menyentuh lapisan masyarakat paling bawah

[HOAKS atau FAKTA]: Video Pertolongan Emergency Pasien COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Pertolongan Emergency Pasien COVID-19

Konten tersebut masuk ke dalam kategori misleading

ASN Perlu Sistem Karier Baru Biar Tidak Terkena Imbas Pilkada
Indonesia
ASN Perlu Sistem Karier Baru Biar Tidak Terkena Imbas Pilkada

Sistem politik yang ada menyebabkan ASN bisa tidak netral atau dipaksa oleh sistem untuk tidak netral

Pengambilan Alat Kesehatan, Prabowo Minta TNI Terbang ke Tiongkok
Indonesia
Pengambilan Alat Kesehatan, Prabowo Minta TNI Terbang ke Tiongkok

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan pesawat militer guna mengangkut alat kesehatan dari Shanghai.

'Hilang' Sejak Oktober, Jack Ma Akhirnya Muncul dalam Video Amal Yayasan
Indonesia
RSD Wisma Atlet Penuh, Wagub DKI: Jangan Khawatir
Indonesia
RSD Wisma Atlet Penuh, Wagub DKI: Jangan Khawatir

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dikabarkan sudah hampir penuh karena meningkatnya kasus corona di ibu kota.

Anak Buah Megawati Desak DPR Hentikan Pembahasan RUU Omnibus Law
Indonesia
Anak Buah Megawati Desak DPR Hentikan Pembahasan RUU Omnibus Law

"Mereka telah memanfaatkan situasi wabah virus corona untuk segera menggolkan RUU Cipta Kerja menjadi UU,” kata Ribka

Lion Air Setop Semua Layanan Penerbangan Umrah di 13 Kota
Indonesia
Lion Air Setop Semua Layanan Penerbangan Umrah di 13 Kota

Penghentian juga berdasar Surat Edaran Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tentang Penghentian Sementara Rute Penerbangan ke Saudi Arabia.