Ahok Calon Kuat Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru, KSP: Dia Punya Succes Story Komisaris Utama Pertamina Ahok (tengah) bersalaman dengan Presiden Jokowi. (Foto: instagram.com/basukibtp)

MerahPutih.com - Kantor Staf Kepresidenan menilai, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai cocok masuk kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur. Sebab, ia memiliki rekam jejak baik dalam memimpin ibu kota.

"Saya kira nama Pak Ahok bukan lagi sesuatu yang mengherankan karena beliau saja pernah menjadi gubernur, punya track record dalam mengelola sebuah apa namanya itu ibu kota ya," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian, usai menghadiri diskusi MNC Trijaya di Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).

Baca Juga:

Pernah Pimpin Jakarta, Ahok Dinilai Cocok jadi Kepala Badan Otoritas Ibu Kota

Menurutnya, Ahok banyak menelurkan cerita sukses ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Oleh karenanya, kata dia, tak heran Ahok terpilih sebagai kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara baru.

"Jadi ada succes story-nya, kita tahu bersama, jadi saya kira nama itu tidak membuat kita heran ya, karena apa, karena memang ada kompetensinya begitu, jadi bukan sembarangan ya," ujarnya.

Diskusi Polemik MNCTrijaya bertajuk "WNI ISIS Dipulangkan atau Dilupakan?", di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). (Foto: MP/Kanugrahan)
Diskusi Polemik MNCTrijaya bertajuk "WNI ISIS Dipulangkan atau Dilupakan?", di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). (Foto: MP/Kanugrahan)

Donny mengatakan, ada kisah sukses yang telah ditorehkan oleh Ahok.

"Kita tahu bersama jadi saya kira nama itu tidak membuat kita heran ya karena memang ada kompetensinya. Jadi bukan sembarangan," ujarnya.

Baca Juga:

Ahok Disebut Calon Kuat Ketua Otorita Ibu Kota Baru

Meski begitu, Donny menyebut sosok yang dipilih menjadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota masih dalam pembahasan dan belum diputuskan. Dia menyebut masyarakat mesti menunggu keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya membenarkan kabar bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masuk dalam bursa kandidat pimpinan Badan Otorita Ibu Kota Baru.

"Kandidatnya ada banyak, satu Pak Bambang Brodjonegoro, dua Pak Ahok, tiga Pak Tumiyono, empat Pak Azwar Anas," kata dia. (Knu)

Baca Juga:

Ahok Ditolak Jadi Kepala Badan Otoritas Ibu Kota Oleh Kelompok yang Belum Move On?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pegawai KPK Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Indonesia
Pegawai KPK Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

Kabar duka datang dari KPK. Pegawai KPK yang bertugas pada unit Setpim-Stranas Joko Susilo meninggal dunia.

Kendaraan yang Coba Kabur dari Jabodetabek Makin Banyak
Indonesia
Kendaraan yang Coba Kabur dari Jabodetabek Makin Banyak

Jumlah ini ternyata lebih banyak ketimbang hari sebelumnya yang cuma 895 kendaraan.

Pandemi COVID-19, Ibadah Perayaan Natal Diminta Sederhana
Indonesia
Pandemi COVID-19, Ibadah Perayaan Natal Diminta Sederhana

Jika tetap menggelar ibadah di gereja tidak diperbolehkan melebihi 50 persen dari kapasitas tempat ibadah

Lima Terduga Teroris yang Ditangkap di Aceh Diduga Berafiliasi dengan JAD
Indonesia
Lima Terduga Teroris yang Ditangkap di Aceh Diduga Berafiliasi dengan JAD

Lima terduga teroris yang ditangkap di wilayah Aceh diduga berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Diduga kelima orang itu terlibat dalam bom di Polrestabes Medan.

Hakim Pengadil Kasus E-KTP dan Eks Dirut Pertamina Kini Jabat Komisaris
Indonesia
Hakim Pengadil Kasus E-KTP dan Eks Dirut Pertamina Kini Jabat Komisaris

Anwar telah mengajukan pengunduran diri usai ditetapkan sebagai komisaris di anak usaha PT Pertamina.

Edhy Prabowo Jalani Sidang Perdana Kasus Benur
Indonesia
Edhy Prabowo Jalani Sidang Perdana Kasus Benur

Jaksa KPK rencananya akan mendakwa Edhy dengan Pasal Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999

PT KCI Minta Razia Surat Tugas Dilakukan di Akses Menuju Stasiun
Indonesia
PT KCI Minta Razia Surat Tugas Dilakukan di Akses Menuju Stasiun

PT KCI sudah menerapkan protokol pencegahan virus corona

Kasus COVID-19 di Jakarta Bertambah 1.009 Orang
Indonesia
Kasus COVID-19 di Jakarta Bertambah 1.009 Orang

Dengan positivity rate 9,8 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.009 jiwa.

Satgas COVID-19 Ingatkan Peserta Pilkada Harus Selamatkan Rakyat
Indonesia
Satgas COVID-19 Ingatkan Peserta Pilkada Harus Selamatkan Rakyat

Satgas Penanganan Covid-19, tidak akan melarang aktivitas politik dalam pilkada selama tidak menimbulkan potensi penularan.

Begini Nasib Kru ANTV dan Dua Anggota Polri Korban Penyerangan Polsek Ciracas
Indonesia
Begini Nasib Kru ANTV dan Dua Anggota Polri Korban Penyerangan Polsek Ciracas

Sebelumnya, ketiga korban yang terdiri dua anggota Polri dan seorang kru Stasiun TV ANTV mendapatkan perawatan di RS Polri Kramat Jati.