Agresivitas Tiongkok di Laut China Selatan Jadi Pekerjaan Rumah Andika Perkasa Ilustasi - Penampakan kapal induk generasi kedua China saat kembali ke doknya di Dalian, Provinsi Liaoning, setelah uji coba pertama pada 18 Mei 2018. (Antara/chinamil.com)

MerahPutih.com - Laporan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengungkap Tiongkok memiliki People’s Armed Forces Maritime Militias (PAFMM) atau milisi maritim dalam kapanye atas klaim Laut China Selatan.

Anggota Komisi I DPR Sukamta menilai, kondisi tersebut bukan temuan baru.

Ia menuturkan, selama ini Coast Guard Tiongkok dan juga nelayan Negeri Tirai Bambu sering terlihat agresif di wilayah perbatasan negara-negara ASEAN dengan Laut China Selatan. Bahkan, tak jarang masuk ke wilayah laut Indonesia.

Baca Juga:

Jelang Pemilu Makin Panas, DPR Peringatkan Jenderal Andika sebagai Panglima TNI

“Saya meyakini Angkatan Laut Indonesia dan juga Bakamla sudah lama mengetahui strategi," kata Sukamta dalam keteranganya, Minggu (14/11).

Menurut Sukamta, mestinya Indonesia juga melakukan langkah yang juga kuat untuk mengklaim wilayah Laut Natuna Utara dan Zona Ekslusif Ekonomi (ZEE) yang ada di wilayah Laut China Selatan. Yakni dengan cara yang sebanding dengan Tiongkok, yaitu dengan mengerahkan Coast Guard dan nelayan-nelayan Indonesia.

“Wilayah yang dibiarkan kosong akan mengundang pihak asing untuk masuk dan mencuri sumber daya laut yang ada di wilayah Indonesia,” terang Sukamta.

Oleh sebab itu, Wakil Ketua Fraksi PKS berharap ada upaya Panglima TNI terpilih Andika Perkasa yang lebih kuat dan taktis dalam mengamankan wilayah Indonesia terutama di Laut Natuna Utara yang rawan terhadap klaim atas Laut China Selatan.

Yaitu memperkuat pengerahan angkatan laut dan nelayan-nelayan Indonesia di Laut Natuna Utara bisa jadi langkah pengimbang pergerakan Tiongkok di wilayah tersebut.

Baca Juga:

Eks Kabais: Wakil Panglima TNI Jabatan Semu

Salah satunya pemerintah bisa memberikan fasilitasi kepada para nelayan berupa alat komunikasi dan juga bahan bakar untuk melaut.

"Ini akan memperkuat klaim wilayah Indonesia dan juga akan meningkatkan kesejahteraan nelayan kita,” ujarnya.

Anggota DPR asal Yogyakarta ini juga mengingatkan pemerintah untuk memperkuat langkah-langkah diplomasi dengan menjalin kerja sama keamanan dengan negara-negara ASEAN dan komunikasi dengan pemerintah Tiongkok.

“Ini yang kita berharap, Panglima TNI bisa memperkuat gestur kita di tingkat regional sehingga kedaulatan Indonesia terjaga dengan baik,” tutup Sukamta. (Knu)

Baca Juga:

Pengamat Nilai Interupsi Legislator PKS Saat Paripurna Panglima TNI Kurang Tepat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
OTT KPK Amankan 7 Orang Termasuk Rektor Universitas Negeri Lampung
Indonesia
OTT KPK Amankan 7 Orang Termasuk Rektor Universitas Negeri Lampung

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap tersebut.

Elite Gerindra dan PDIP Bakal Gelar Pertemuan Dalam Waktu Dekat
Indonesia
Elite Gerindra dan PDIP Bakal Gelar Pertemuan Dalam Waktu Dekat

Jajaran elite Partai Gerindra bakal menggelar pertemuan dengan pengurus pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dipimpin oleh Puan Maharani.

Polisi Amankan Pria 41 Tahun Diduga Penembak Mantan PM Jepang Abe
Indonesia
Polisi Amankan Pria 41 Tahun Diduga Penembak Mantan PM Jepang Abe

Abe berkampanye untuk kandidat Partai Demokrat Liberal sebelum pemilihan Majelis Tinggi yang dijadwalkan pada hari Minggu (10/7).

Diperiksa sebagai Terlapor, Status Roy Suryo Masih Saksi
Indonesia
Diperiksa sebagai Terlapor, Status Roy Suryo Masih Saksi

Pemeriksaan bekas politisi Partai Demokrat ini terkait dengan meme patung candi Borobudr yang diedit mirip wajah Presiden Jokowi itu berlangsung selama hampir 10 jam.

2 Ribu Lebih Warga Mengungsi akibat Erupsi Gunung Semeru
Indonesia
2 Ribu Lebih Warga Mengungsi akibat Erupsi Gunung Semeru

Erupsi yang terjadi di Gunung Semeru menyebabkan banyak warga terdampak.

Ibu dan Anak Tewas dalam Kecelakaan di Tol JORR
Indonesia
Ibu dan Anak Tewas dalam Kecelakaan di Tol JORR

"Iya betul (korban meninggal ibu dan anak)," ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Kompol Hartono kepada wartawan, Senin (26/9).

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Waspada Potensi Hujan pada Siang Hari
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Waspada Potensi Hujan pada Siang Hari

Melansir laman BMKG, cuaca Jakarta mayoritas berawan pada Siang hari. Namun, ada potensi hujan ringan di Jakarta Selatan dan Timur.

Anggota KPU-Bawaslu Terpilih Sama dengan Pesan Berantai, Pengamat: Fit and Proper Test Formalitas
Indonesia
Anggota KPU-Bawaslu Terpilih Sama dengan Pesan Berantai, Pengamat: Fit and Proper Test Formalitas

"Jika pesan berantai tersebut benar. Rakyat akan merasa prihatin dan meradang. Karena rakyat akan menilai bahwa selama ini fit and profer test hanya formalitas dan kepura-puraan," kata Ujang

Ketua DPRD DKI Sebut Raperda ERP Masuk Program Prioritas
Indonesia
Ketua DPRD DKI Sebut Raperda ERP Masuk Program Prioritas

Rancangan peraturan Daerah (Raperda) Pengendalian Lalu Lintas Secara Elektronik (PL2SE) bakal dibahas DPRD bersama Eksekutif DKI Jakarta.

AHY Mengaku Anies Jadi Teman Diskusi Sebelum Terjun ke Dunia Politik
Indonesia
AHY Mengaku Anies Jadi Teman Diskusi Sebelum Terjun ke Dunia Politik

AHY mengaku mengaku sering bertukar pikiran dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum terjun ke perpolitikan Indonesia.