AGI, Teknologi Elon Musk yang Ingin Saingi Kemampuan Otak Manusia OpenAI mampu mengalahkan juara dunia Dota 2. (Foto: The Verge)

SEIRING dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi makin canggih dan berpengaruh besar bagi kehidupan manusia. Kehidupan digital seolah telah menjadi pendamping bagi sebagian besar manusia di dunia.

Tidak hanya mengambil bagian kecil, teknologi seolah telah menjadi makanan sehari-hari bagi seluruh penduduk dunia saat ini. Bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia, kali ini salah satu pengusaha teknologi yang paling berpengaruh di dunia, Elon Musk, telah mengembangkan teknologi bernama OpenAI yang mampu menandingi kemampuan otak manusia. Seperti apa sih teknologi ini?

Baca juga:

Artificial Intelligence Ancam Peradaban Manusia?

1. Apa itu OpenAI?

AGI, Teknologi Temuan Elon Musk yang Ingin Saingi Kemampuan Otak Manusia
Sam Altman, CEO OpenAI dan Satya Nadella CEO Microsoft. (Foto: Microsoft News)

Bersama dengan Elon Musk, laboratotium penelitian yang berpusat di San Fransisco ini ditemukan oleh CEO Sam Altman dengan tujuan untuk meneliti dan mengembangkan teknologi bernama Artificial General Intelligence (AGI). AGI merupakan teknologi kecerdasan buatan yang mampu menandingi keintelektualan manusia yang fleksibel.

"Penciptaan AGI akan menjadi pengembangan teknologi yang paling penting dalam sejarah manusia, dengan potensi untuk membentuk lintasan kemanusiaan." Ucap CEO OpenAI, Sam Altman.

Pada dasarnya, AGI merupakan sejenis teknologi AI yang menyerupai kecerdasan manusia seperti yang kita saksikan di TV atau film, namun teknologi ini memungkinkan para robot untuk bisa memahami dan mempelajari sesuatu yang baru layaknya manusia. Apakah menurutmu akan tercipta teknologi yang melebihi kemampuan otak manusia nantinya?

Baca juga:

Dari E-Mail sampai Musik, Artificial Intelligence Tenyata Dekat Banget dengan Kehidupan Milennials

2. Microsoft menyumbangkan USD 1 miliar untuk Project OpenAI

AGI, Teknologi Temuan Elon Musk yang Ingin Saingi Kemampuan Otak Manusia
MIcrosoft menginvestasikan USD 1 miliar terhadap teknologi AGI. (Foto: bworldonline.com)

Microsoft Corp. telah setuju untuk menginvestasikan USD 1 miliar atau sekitar Rp13.9 triliun pada teknologi AGI ini yang ditemukan oleh Elon Musk dan Sam Altman ini. Teknologi ini akan menggunakan fitur Cloud Azure Microsoft untuk melatih dan juga menjalankan software dari AGI ini.

Kedua perusahaan teknologi yang paling berpengaruh di dunia ini juga akan bergabung bersama untuk mengembangkan teknologi yang belum pernah ada sebelumnya. "Misi kami adalah untuk memastikan bahwa teknologi AGI akan menguntungkan semua umat manusia, dan kami bekerjasama dengan Microsoft untuk membangun fondasi superkomputer ketika kami membangun AGI," jelas Altman.

3. Pencapaian baru Artificial Intelligence (AI) juara dunia Dota 2

AGI, Teknologi Temuan Elon Musk yang Ingin Saingi Kemampuan Otak Manusia
Apakah kemampuan bermain game kamu sebanding dengan AI dari Elon Musk? (Foto Open AI)

Dilansir dari fortune, sejak ditemukan, OpenAI telah meraih prestasi yang mengesankan. OpenAI berhasil menciptakan software terbuka yang memungkinkan para peneliti lain untuk melatih, bahkan membandingkan teknologi AI milik mereka.

Ini menciptakan hal baru yang tidak ada dalam teknologi AI sebelumnya, yaitu adanya sistem yang belajar dari trial-and error. Sistem ini akan belajar dari kesalahan dan pengalaman dan mencoba lagi dengan pemecahan masalah yang lain ketimbang berpatokan dari data yang sudah ada sebelumnya. Mudahnya, tekologi ini sudah bisa menyerupai manusia dalam memperbaiki kesalahan dan mencegah kegagalan dengan belajar dari pengalaman.

Baca juga:

Teknologi AI akan Semakin Populer dalam Industri Periklanan di Tahun 2019

Dilansir dari mybroadband, salah satu prestasi terbaik OpenAI adalah kemampuan kelima robot memainkan video game rumit yang disebut Dota 2 dalam tim. Dilansir dari situs resmi OpenAI, dikatakan bahwa OpenAI telah berhasil meraih pencapaian baru yang patut dibanggakan.

"OpenAI Five merupakan AI pertama yang berhasil mengalahkan kejuaraan dunia dalam esports game setelah mengalahkan juara dunia Dota 2 di OpenAI Five Finals pada 13 April 2019." (shn)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH