Agenda Kerja Presiden Jokowi di Yogyakarta Presiden Joko Widodo bersiap lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (30/3/2022). (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta pada Rabu (30/3).

Kepala Negara dan rombongan lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul 08.15 WIB, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan.

Baca Juga

Dua Bulan Jabat Danjen Kopassus, Bekas Ajudan Jokowi Jadi Pangdam Diponogero

Setibanya di Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo, Jokowi sudah ditunggu sejumlah agenda, salah satunya meninjau fasilitas pariwisata di Candi Borobudur.

Baca Juga

Amanat Presiden Jokowi di Muktamar X HIMA Persis

Kemudian, Presiden diagendakan mengunjungi Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan kerja ke Yogyakarta itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono. (*)

Baca Juga

Megawati dan Jokowi Diklaim Sudah Bicara Soal Wacana Penundaan Pemilu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jabar Siagakan 30 Ribu Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran
Indonesia
Jabar Siagakan 30 Ribu Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran

Menurut Emil, 30.000 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan dinas terkait dari Pemprov Jabar disiagakan untuk mengawal arus mudik Lebaran 2022 di Jabar.

Anggota DPR Harap Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia Membawa Perdamaian Dunia
Indonesia
Anggota DPR Harap Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia Membawa Perdamaian Dunia

Jokowi telah sampai di Kiev untuk memulai misi perdamaian terkait konflik bersenjata antara Ukraina dan Rusia yang berlangsung sejak Februari lalu.

Tuntutan Mati Heru Hidayat Diduga Ada Unsur Politik di Tengah Sentimen Negatif Jaksa Agung
Indonesia
Tuntutan Mati Heru Hidayat Diduga Ada Unsur Politik di Tengah Sentimen Negatif Jaksa Agung

Bahkan, Halili menduga langkah JPU Kejagung menuntut hukuman pidana mati terhadap Heru Hidayat sebaga upaya untuk mendapatkan sentimen positif dari publik di tengah isu yang sedang menerpa Jaksa Agung Burhanuddin.

Korlantas Polri Terapkan Contraflow dan One Way di Tol saat Mudik Lebaran
Indonesia
Korlantas Polri Terapkan Contraflow dan One Way di Tol saat Mudik Lebaran

orlantas Polri mulai mempersiapkan skema arus mudik dan arus balik di tol Cikampek. Salah satunya dengan mengecek di beberapa titik seperti KM 45, KM 47, KM 69, dan KM 70 tol Cikampek.

2.567 Orang CPNS Kabupaten Sukabumi Tes SKD di Universitas Telkom
Indonesia
2.567 Orang CPNS Kabupaten Sukabumi Tes SKD di Universitas Telkom

Dari 4.103 peserta yang mendaftar ke Pemkab Sukabumi hanya 3.547 peserta yang lolos tahap administrasi.

Reuni 212 Harus Kantongi Izin dari Satgas COVID-19
Indonesia
Reuni 212 Harus Kantongi Izin dari Satgas COVID-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta pihak Persaudaraan Alumni 212 untuk mempertimbangkan situasi pandemi COVID-19 terkait rencana kegiatan reuni akbar.

Ketua DPD Dukung Kapolri Tindak Tegas Pinjaman Online Ilegal
Indonesia
Ketua DPD Dukung Kapolri Tindak Tegas Pinjaman Online Ilegal

Ketua DPD La Nyalla Mattalitti mendukung langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas lembaga pinjaman online ilegal.

Aturan Tidak Berubah, Polarisasi Ala Pemilu 2019 Berpotensi Berulang
Indonesia
Aturan Tidak Berubah, Polarisasi Ala Pemilu 2019 Berpotensi Berulang

hal lain yang perlu mendapat perhatian penyelenggara pemilu, adalah pemilih akan sulit menjaga kemurnian suaranya karena serangan dan tekanan politik uang yang tidak terbendung yang melibatkan orang kuat di sekitarnya.

Iwan Fals dan Istrinya Laporkan Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi
Indonesia
Iwan Fals dan Istrinya Laporkan Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi

Ichsan hanya menyebut bahwa permasalahan itu berkaitan dengan Komunitas Orang Indonesia

Nia dan Ardie Bakrie Pakai Narkoba karena Tekanan Kerja, Polisi: Alasan Klasik
Indonesia
Nia dan Ardie Bakrie Pakai Narkoba karena Tekanan Kerja, Polisi: Alasan Klasik

"Tiga-tiganya ini tersangka namun masih didalami lebih lanjut. Pengakuannya baru 4-5 bulan menggunakan. Motifnya tekanan kerja yang banyak, tapi itu alasan klasik ya" terang Yusri