Agar Ekonomi Pulih, Warga Bandung Diharap Taat Protokol Kesehatan Penyekatan jalan di Bandung. (Foto: MP/Humas Bandung)

MerahPutih.com - Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung dari sektor pajak diperkirakan turun karena terdampak PPKM Darurat dan PPKM Level 4.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen berharap, agar ekonomi bisa menggeliat, warga Kota Bandung harus taat protokol kesehatan. Sehingga, laju penularan COVID-19 bisa ditekan.

Termasuk meminta kesadaran para wajib pajak untuk membayar kewajibannya. Menurutnya, pajak bukan hanya berkaitan dengan pemerintah kota karena dipakai juga untuk membiayai terkait kepentingan masyarakat yang memang harus dipenuhi.

Baca Juga:

Bandung Bagikan Beras dari Kemensos ke Pekerja Informal

“Apalagi terkait dengan sekarang biaya untuk penanganan COVID-19 yang besar," imbuh Iskandar Zulkarnaen, Kamis (29/7).

Ia mengungkapkan, realisasi PAD Kota Bandung pada Januari - Juni atau semester 1 tahun 2021 lebih besar dari tahun sebelumnya.

Padahal pada awal 2020, situasi masih normal karena belum terdampak pandemi COVID-19 sehingga raihan pajak cukup besar. Namun mulai Maret atau awal pandemi dan munculnya pembatasan, dampaknya sangat terasa.

Pada semester 1 tahun 2020, realiasi pendapatan mencapai Rp 597 miliar. Sedangkan pada semester 1 tahun 2021 Rp 631 miliar.

"Pada saat perjalanan di Januari - Maret 2020 lalu, pendapatan lebih besar dari tahun ini, tetapi ketika pembatasan restoran, mal, dari situ sudah keliatan (dampak penurunannya)," terang Iskandar.

Vaksinasi karyawan minimarket di Bandung. (Humas Bandung)
Vaksinasi karyawan minimarket di Bandung. (Humas Pemkot Bandung)

"Sampai Juni 2021 ini bisa lebih besar karena dampak dari PPKM akan terasanya di bulan depannya atau Juli 2021. Sebelumnya meski ada pembatasan, tapi pergerakan kegiatan komersil, acara masih bisa berjalan," lanjutnya.

Kepala Bidang Pengembangan Bapenda Kota Bandung Lindu Prarespati menambahkan, sejak pandemi COVID-19 dan adanya pembatasan membuat roda perekonomian tersendat.

Dampak COVID-19 mulai dirasakan sejak Maret 2020, pada awal pandemi masuk Bandung. Waktu itu, penerimaan dari pajak daerah mulai mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 9 mata pajak yang ditangani Bapenda Kota Bandung.

"Hampir seluruh mata pajak ini terpengaruh adanya pandemi COVID-19. Seperti adanya pembatasan kapasitas hotel, penutupan jalan, kemudian pembatasan aktivitas, ini berpengaruh terhadap omset dari pendapatan mereka, dan berpengaruh kepada pembayaran pajak," lanjutnya.

Baca Juga:

Hotel di Bandung yang Layani Pasien Isoman Dapat Keringanan Pajak

Menurutnya, pembatasan sektor perkantoran dan usaha juga berdampak pada pengurangan konsumsi air dan listrik. Sehingga yang mempunyai kewajiban pajak terkait hal tersebut juga memengaruhi pajak penerangan jalan dan air tanah.

Sedangkan untuk pajak bumi dan bangunan, penurunannya tidak signifikan. Perbandingannya pada akhir 2019, pendapatan PBB sekitar Rp 558 miliar. Sedangkan pada akhir 2020 mencapai Rp 505 miliar atau hanya berkurang Rp 53 miliar.

Pada 2020, target raihan pajak pada APBD sebesar Rp 2,7 triliun. Namun pada APBD Perubahan menjadi Rp 1,751 triliun. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Pemkot Bandung Ingin Vaksinasi Tidak Dibatasi Wilayah Administrasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berikut Besaran UMP 2022 Beberapa Provinsi
Indonesia
Berikut Besaran UMP 2022 Beberapa Provinsi

Beberapa daerah sudah mentapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) 2022.

Dua Pekan PPKM Diberlakukan, Kasus COVID-19 di Sleman Menurun
Indonesia
Dua Pekan PPKM Diberlakukan, Kasus COVID-19 di Sleman Menurun

Catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman memperlihatkan jumlah pasien kasus aktif positif COVID-19 terus menurun signifikan sejak 22 Juli hingga 29 Juli 2021.

Hercules dan Eki Pitung Diangkat Jadi Tenaga Ahli PD Pasar Jaya
Indonesia
Hercules dan Eki Pitung Diangkat Jadi Tenaga Ahli PD Pasar Jaya

Rosario de Marshall atau Hercules dan M Rifky atau Eki Pitung dikabarkan menjadi tenaga ahli di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik DKI Perumda Pasar Jaya.

Selain 200 Nakes Positif, RSHS Kehabisan Obat Actemra untuk Pasien COVID-19
Indonesia
Selain 200 Nakes Positif, RSHS Kehabisan Obat Actemra untuk Pasien COVID-19

Melonjaknya kasus COVID-19 membuat jenis obat tertentu untuk terapi pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RHSS) Bandung kehabisan alias kosong

Segini Anggaran Pembangunan Monumen COVID-19 di Bandung
Indonesia
Segini Anggaran Pembangunan Monumen COVID-19 di Bandung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berencana membangun Ruang Kontemplasi dan Penghargaan COVID-19 di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, sekitar Lapangan Gasibu, Bandung.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA Sebabkan Kematian Pada Lansia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA Sebabkan Kematian Pada Lansia

Belum ada kasus atau hasil penelitian yang dapat menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 mRNA dapat menyebabkan kematian secara langsung

Transmisi Lokal Omicron Meningkat, Wagub DKI Minta Kerja Sama Warga
Indonesia
Transmisi Lokal Omicron Meningkat, Wagub DKI Minta Kerja Sama Warga

Evaluasi penanganan COVID-19 yang dibahas dalam rapat terbatas setiap pekan bersifat dinamis, menyesuaikan dengan ancamannya.

Penambahan Kasus Harian COVID-19 Terus Turun di Bawah 2 Ribu
Indonesia
Penambahan Kasus Harian COVID-19 Terus Turun di Bawah 2 Ribu

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali memperbarui data kasus COVID-19 Indonesia. Angka kasus konfirmasi tercatat stabil di bawah 2 ribu. Dilaporkan pada hari ini, Senin (11/4), kasus positif harian tercatat sebanyak 1.196, jumlah ini naik sedikit dibandingkan hari Minggu (10/4) kemarin sebanyak 1.071.

Pemerintah Diminta Tingkatkan Kewaspadaan di Perbatasan Darat, Laut, dan Udara
Indonesia
Pemerintah Diminta Tingkatkan Kewaspadaan di Perbatasan Darat, Laut, dan Udara

Kebijakan karantina bagi warga negara Indonesia yang mau masuk kembali mutlak dilakukan

Ratusan Personel Satpol PP Bersiaga di Lokasi Wisata Yogyakarta
Indonesia
Ratusan Personel Satpol PP Bersiaga di Lokasi Wisata Yogyakarta

Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Istimewa Yogyakarta menyebar ratusan personel untuk memperketat penjagaan pintu masuk sejumlah destinasi wisata.