Adu Panco, Kang Emil Tumbangkan Dua Jawara Jebor Ridwan Kamil sedang beradu panco dengan dua juara jebor di Jatiwangi (Foto: MP/Mauritz)

MerahPutih.Com - Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berhasil menumbangkan dua jawara dari jebor atau pabrik genteng di Jatiwangi, Sabtu,(9/9).

"Saya enggak nyangka bisa kalah, padahal saya latihan rajin," kata Riswandi, juara binaraga antar jebor se-Majalengka 2016 sambil terkekeh.

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, mendadak didaulat adu panco oleh buruh pabrik genteng (jebor) saat berkunjung ke pabrik genteng Sinar Jaya di Jatiwangi.

Vijai, juara binaraga antar jebor se-Majalengka 2017, tampil sebagai penantang pertama Kang Emil. Namun dia takluk kurang dari satu menit.

Dengan wajah berseri Vijai mengaku senang mendapat kehormatan dapat bertanding panco dengan Kang Emil. Dia sama sekali tidak menyangka Kang Emil mau bertanding panco dengan buruh genteng seperti dirinya. "Tenaganya kuat pisan (banget), saya eleh (kalah) beneran," ucap dia sambil terbawa.

Setelah berhasil mengalahkan Vijai, Kang Emil menantang binaraga lainnya untuk adu panco. "Ayo, siapa lagi yang mau maju," kata Emil sambil tersenyum. Meski sikunya lecet, Kang Emil masih bersemangat untuk adu panco.

Saat hendak adu panco berlangsung, Kang Emil menggulungkan lengan kaosnya. "Otot bisep saya gede, ini tanda saya rutin olahraga," katanya sambil memperlihatkan otot lengan kanannya.

Maka, Riswandi, juara kedua binaraga 2016, maju menjadi penantang kedua, tapi dalam hitungan kurang dari satu menit, Kang Emil pun berhasil menumbangkan Riswandi.

Kedua atlet binaraga jebor ini sebelumnya mengaku diwanti-wanti supaya bisa mengalahkan Kang Emil, tapi mereka mengakui Kang Emil tenaganya lebih kuat.

Kang Emil berkunjung ke pabrik genteng Sinar Jaya di Jatiwangi untuk mengetahui masalah di industri genteng. Dia salut, selain bekerja membuat genteng, para buruh di tempat itu juga dilatih menjadi binaragawan, malah ada acara tahunan setiap 11 Agustus 2017.

Terkait industri genteng yang mulai lesu Kang Emil menyarankan, harus ada disversifikasi produk. Misalnya jika genteng sudah mulai menurun pangsa pasarnya maka harus ada inovasi baru, misalnya membuat terakota dari bahan tanah liat untuk dibuat dinding atau lantai. "Kalau produknya bagus, selain pasarnya meningkat juga bisa diekspor ke luar negeri," tutupnya.

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Ikuti berita menarik lainnya dari Cirebon dalam artikel: Masyarakat Cirebon Dukung Ridwan Kamil Maju Dalam Pilgub Jabar



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH