Adidas Merugi Karena Corona Adidas (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

DAMPAK virus corona memang menjalar ke berbagai sektor industri, tanpa terkecuali industri fesyen olahraga. Dilansir dari Antaranews.com, Sabtu (14/3) perusahaan produk olahraga Adidas mengalami penurunan penjualan di negara asal COVID-19.Dalam laporan awal caturwulan 2020, Adidas mengungkapkan jika terjadi penurunan penjualan hingga 1 miliar euro atau sekitar Rp16,5 triliun di Tiongkok dan 100 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun di Jepang dan Korea Selatan.

Baca juga:

Virus Corona 'Tumbangkan' Penjualan iPhone dan Android

Adidas alami kerugian (Foto: Pixabay/sbl0323)
Adidas alami kerugian (Foto: Pixabay/sbl0323)

Karena hal tersebut saham Adidas turun hingga 9 persen pada hari Rabu (11/3). Selain Adidas, saham Puma dan Nike juga turun masing-masing 5 persen dan 3 persen, seperti dilansir Tthe Guardian.Saat ini Puma telah menarik panduan keuangan dari para investor. Hal tersebut dilakukan karena mereka merasa tak mampu memprediksi dampak negatif virus kepada hasil penjualan dan laba.

Baca juga:

Benarkah Uang Bisa Menularkan Virus Corona?

Dampak virus corona lainnya yakni banyak turnaemn olahraga dibatalkan, ditunda atau dilangsungkan tanpa penonton. Misalnya turnamen Olympic Games dan Euro 2020 Football Championship. Kondisi tersebut juga yang mengakibatkan penjualan pada merek-merek olahraga tersebut menurun.Direktur eksekutif Adidas, Kasper Rorsted mengatakan jika turnamen Olympic Games dan Euro 2020 Football Championship ditunda, Adidas akan alami kerugian sebesar 70 juta euro.

Produk Adidas (Foto: Pixabay/Hans)
Produk Adidas (Foto: Pixabay/Hans)

Sejauh ini virus corona telah menyebar hingga ke 128 negara. Jumlah laporan hingga 132 ribu dengan total 5 ribu jiwa yang meninggal. Di Indonesia sendiri jumlah orang yang terkena virus corona terus bertambah.Di sektor industri teknologi perusahaan seperti iPhone, Xiaomi, dan lain sebagainya juga mengalami penurunan penjualan. Bahkan corona juga meruntuhkan dunia perfilman Hollywood."Kami telah bekerja dengan begitu banyak skenario dan variabel yang berbeda namun ini diluar prediksi," tutur Presiden Distribusi di Warner Bros, Jeff Goldstein seperti dilansir Variety. (Yni)

Baca juga:

Rp65 Juta untuk Jadi Subjek Penelitian Virus Corona, Tertarik?

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Papan Karton Selebritas, Cara Unik Universitas Sunway Malaysia Terapkan ‘Social Distancing’
Fun
Papan Karton Selebritas, Cara Unik Universitas Sunway Malaysia Terapkan ‘Social Distancing’

Papan karton seukuran manusia yang menjaga jarak antar orang di kampus.

88RISING RADIO, Radio Musik Asia Pertama Berkolaborasi dengan SiriusXM
ShowBiz
88RISING RADIO, Radio Musik Asia Pertama Berkolaborasi dengan SiriusXM

88RISING Radio akan mengudara 24 jam per hari, tujuh hari seminggu, dan tanpa satu pun iklan.

Rencana Eksentrik Bill Gates: Menutup Matahari
Hiburan & Gaya Hidup
Rencana Eksentrik Bill Gates: Menutup Matahari

Agar planet Bumi menjadi lebih dingin.

Kasus Positif COVID-19 di Tiongkok Naik
Fun
Kasus Positif COVID-19 di Tiongkok Naik

Muncul kasus-kasus COVID-19 baru selama akhir pekan.

BTS Ungkap Pahitnya Kehidupan Mereka
ShowBiz
BTS Ungkap Pahitnya Kehidupan Mereka

Menghadapi sasaeng, kebencian di daring dan merasa dikutuk.

Yuk Ngantor Naik Kendaraan Umum Sesuai Prosedur Pencegahan COVID-19
Fun
Yuk Ngantor Naik Kendaraan Umum Sesuai Prosedur Pencegahan COVID-19

Patuhi prosedur pencegahan COVID-19 di kendaraan umum.

Ini kata para Ahli tentang Kopi Sehat
Kuliner
Ini kata para Ahli tentang Kopi Sehat

Ada banyak penelitian untuk menentukan apakah itu sehat.

Grimes Rilis Remix dari Album 'Miss Anthropocene' di 2021
ShowBiz
Grimes Rilis Remix dari Album 'Miss Anthropocene' di 2021

Grimes telah merilis album Miss Anthropocene Rave Edition versi remix pada 1 Januari 2021.

Kartu Pokemon ini Dilelang dengan Harga Miliaran Rupiah
Fun
Kartu Pokemon ini Dilelang dengan Harga Miliaran Rupiah

Apa yang membuat kartu pokemon ini dihargai miliaran rupiah?