Ade Yasin Klaim Sebagai Korban, KPK Pastikan Punya Bukti Kuat KPK menetapkan Bupati Bogor, Ade Yasin, sebagai tersangka.(Foto: MP/Ponco))

MerahPutih.com - Terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Bogor Ade Yasin menyangkal sebagai otak atau yang menginisiasi menyuap Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat.

Ade Yasin berdalih dirinya korban dari praktik suap anak buahnya di Pemerintahan Kabupaten Bogor. Untuk diketahui, Ade Yasin dan tiga pejabat di Pemkab Bogor ditetapkan sebagai tersangka penyuap Anggota BPK Jawa Barat.

Baca Juga:

Bupati Ade Yasin: Saya Dipaksa Untuk Bertanggung Jawab

Mereka diduga menyuap Anggota BPK Jabar terkait pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor demi mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Menanggapi alasan Ade Yasin, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyatakan, bantahan yang disampaikan Bupati Bogor, Ade Yasin, atas keterlibatannya dalam kasus dugaan suap lumrah disampaikan tersangka korupsi.

"Bantahan tersangka hal lumrah dan umum disampaikan. Itu hak yang bersangkutan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (28/4).

Ali memastikan, perkara dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor itu ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan kecukupan alat bukti.

KPK menetapkan Bupati Bogor, Ade Yasin, sebagai tersangka.(Foto: KPK)
KPK menetapkan Bupati Bogor, Ade Yasin, sebagai tersangka.(Foto: MP/Ponco)

"KPK dalam menaikkan proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi perkara ini, tentu sudah mengantongi berbagai bukti yang kuat dan cukup menurut ketentuan hukum," tegas dia.

Lebih lanjut, Ali meminta kepada tersangka, maupun para saksi yang dipanggil nantinya dapat kooperatif menyampaikan keterangan secara jujur kepada tim penyidik.

"Kami berharap kepada para tersangka dan pihak-pihak yang nantinya dipanggil KPK agar kooperatif menerangkan apa adanya dihadapan Tim Penyidik," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

KPK Sita Duit Rp 1 Miliar Terkait Kasus Bupati Bogor Ade Yasin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Desak Pemerintah Ambil Alih Biaya PCR Pelaku Perjalanan
Indonesia
Demokrat Desak Pemerintah Ambil Alih Biaya PCR Pelaku Perjalanan

"Sejak awal, saya sudah minta pemerintah agar ambil alih tanggung jawab terkait biaya PCR. Jangan rakyat yang sudah susah harus menanggung beban deritanya," kata Irwan.

Barang Dari E-Commerce Dominasi Kiriman Kargo Selama Ramadan
Indonesia
Barang Dari E-Commerce Dominasi Kiriman Kargo Selama Ramadan

Angkutan kargo di bandara AP II menjadi sektor yang paling tahan banting di tengah pandemi COVID-19.

Mendag Lutfi Puji Pedagang Pasar Tradisional Melek Teknologi
Indonesia
Mendag Lutfi Puji Pedagang Pasar Tradisional Melek Teknologi

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengunjungi Pasar Induk Keramat Jati, Jakarta, Kamis (3/2)

Viral Video Anies Terperosok ke Got saat Sapa Warga
Indonesia
Viral Video Anies Terperosok ke Got saat Sapa Warga

Beredar video di media sosial (Medso), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terperosok ke selokan saat sedang menyapa warga.

Anggota DPR Sebut Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi Bikin Ribet
Indonesia
Anggota DPR Sebut Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi Bikin Ribet

Ide pemerintah mewajibkan masyarakat membeli minyak goreng curah memakai aplikasi PeduliLindungi atau NIK dinilai sangat merepotkan serta berpotensi menimbulkan kegaduhan

Tak Ada Bukti Pidana Brigadir J Lakukan Pelecehan terhadap Istri Sambo
Indonesia
Tak Ada Bukti Pidana Brigadir J Lakukan Pelecehan terhadap Istri Sambo

Penyidik Bareskrim Polri menghentikan penanganan kasus dugaan pelecehan yang dilakukan terhadap istri Ferdy Sambo, PC.

JNE Tidak Menimbun, Tapi Mengubur Beras yang Rusak
Indonesia
JNE Tidak Menimbun, Tapi Mengubur Beras yang Rusak

Perusahaan jasa ekspedisi PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang diwakili oleh pengacara Hotman Paris Hutapea mengatakan bahwa beras bantuan sosial Presiden RI (beras Banpres) tidak ditimbun, melainkan dikubur lantaran kondisi rusak.

Pemprov DKI Gencarkan Vaksin Booster 100 Persen di 28 RT Zona Merah COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Gencarkan Vaksin Booster 100 Persen di 28 RT Zona Merah COVID-19

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya akan melakukan vaksin booster atau vaksin dosis ketiga hingga 100 persen.

G20 Sepakat Berkontribusi Dalam Pemulihan Ekonomi Dari Pandemi COVID-19
Indonesia
G20 Sepakat Berkontribusi Dalam Pemulihan Ekonomi Dari Pandemi COVID-19

Pertemuan G20 TIMM kali ini juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengajak dunia pulih dan bangkit bersama dari pandemi COVID-19.

NOC Indonesia Bersiap Menuju ISG 2022
Indonesia
NOC Indonesia Bersiap Menuju ISG 2022

Tim NOC langsung bergerak cepat demi menyiapkan atlet Indonesia ke ISG.