Adaptasi Perkembangan Zaman, Perwira TNI Diminta Perkuat Pemahaman Teknologi Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi. (MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar upacara pembukaan Pendidikan reguler ke 46 Sesko TNI di Bandung, Jawa Barat. Tema acara kali ini adalah 'Membentuk Perwira TNI Profesional yang akan Memimpin Prajurit Generasi Milenial'.

Dalam kegiatan tersebut, para Perwira lulusan Sesko TNI dituntut untuk memiliki kemampuan memimpin serta pengetahuan kemiliteran dan manajemen pertahanan yang bersifat strategis.

Para Perwira TNI. (MP/Kanugrahan)
Para Perwira TNI. (MP/Kanugrahan)

Tak hanya itu saja, para perwira juga dituntut untuk menguasai perkembangan lingkungan global, diplomasi, hukum serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini untuk menopang kesegaran mendukung pelaksanaan tugas untuk mencetak para calon pemimpin TNI di masa depan.

"Panglima TNI pada amanatnya menyampaikan bahwa tantangan tugas ke depan yang akan dihadapi semakin bervariasi, dihadapkan pada spektrum ancaman yang semakin luas," jelas Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi kepada MerahPutih.com, Senin (22/4).

Operasi militer baik untuk perang maupun selain perang, memerlukan pendekatan yang berbeda dengan dua puluh atau tiga puluh tahun yang lalu. Di sinilah diperlukan pemaknaan profesionalisme yang berbeda.

Profesionalisme adalah evolusi dan transformasi kemampuan militer, dihadapkan pada karakteristik ancaman dan lingkungan yang senantiasa berubah.

Dengan demikian, dibutuhkan perwira-perwira TNI yang handal, berwawasan luas, berpikiran terbuka, tidak alergi dengan gagasan-gagasan baru, serta kepemimpinan transformasional yang mampu memahami dan memimpin para prajurit serta perwira-perwira muda generasi millinneal.

Para Perwira TNI
Para Perwira TNI. (MP/Kanugrahan)

Perubahan lingkungan yang dinamis juga membutuhkan konektivitas tinggi, yang tidak hanya pada skala nasional, namun bahkan pada skala internasional.

Kristomei melanjutkan, Pendidikan Sesko TNI selain melahirkan pemimpin TNI masa depan juga merupakan ajang membangun konektivitas, menjalin persahabatan diantara para Pasis, baik dari TNI, Polri maupun negara-negara sahabat.

"Tujuannya untuk mendukung interoperabilitas menjalankan tugas di masa mendatang," jelas Kristomei.

Pendidikan kali ini juga diikuti 7 perwira mancanegara, Australia, India,Malaysia, Singapura, Philipina, Pakistan dan Saudi Arabia. Keikutsertaan Pasis Negara Sahabat yang merupakan duta-duta persahabatan akan semakin mempererat hubungan baik antar negara. (Knu)

Baca Juga: Mengintip Meriahnya Selebrasi Para Perwira TNI-Polri Usai Dilantik Jokowi



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH