Adanya Festival Musik Dekat Air Membuat Ikan Stres Toadfish menjadi stres karena adanya festival musik yang mengganggu ikan-ikan. (Foto: divetravelguides.com)

IKAN termasuk salah satu hewan yang mudah stres. Hadirnya festival musik di dekat tempat mereka hidup, yaitu air tentunya akan membuat mereka tak nyaman dan takut.

University of Miami membuat studi yang menjelaskan kalau ikan yang hidup dekat dengan festival musik merasa stres akibat suara yang dihasilkan. Studi ini menggunakan ikan toadfish sebagai objek untuk penelitiannya.

Di Indonesia mungkin jarang ada acara besar seperti konser musik yang berdekatan dengan laut atau danau. Namun, di Miami, ada festival musik tahunan di laguna, danau di pinggir laut, yang dihadiri banyak orang. Festival ini tidak diadakan tahun 2020 ini karena adanya pandemi COVID-19.

Baca juga:

Apa Jadinya Kalau WFH Selama 25 Tahun?

Kamu sebagai penikmat musik akan senang karena adanya konser musik yang menghadirkan musisi terkenal dan menjadi tempat refreshing dari segala kegiatan. Di Miami, orang-orang tidak hanya mendengar musik sambil menari. Konser yang berdekatan dengan air membuat para pengunjung dapat sambil berenang dan itu adalah salah satu aktivitasnya.

Ultra Music Festival merupakan festival musik yang diadakan di pinggir laguna, Miami, Forida. (Foto: thissongslaps.com)
Ultra Music Festival merupakan festival musik yang diadakan di pinggir laguna, Miami, Forida. (Foto: thissongslaps.com)

Mereka tidak tahu, ternyata hewan-hewan yang hidup di danau tersebut malah menjadi stres. Tahun 2020 menjadi tahun yang tenang bagi para ikan di danau karena festival musik ditiadakan. Di Miami festival musik yang paling banyak dihadiri oleh masyarakat adalah Latitude dan Ultra. Penelitian ini pun menggunakan Ultra sebagai objek penelitian.

Sebenarnya kenapa ikan-ikan itu bisa stres sih?

Ikan yang digunakan sebagai percobaan adalah toadfish. Penelitian ini menjelaskan ketika festival musik sedang dilangsungkan, ikan akan melepaskan hormon stres. Suara bising yang dihasilkan konser musik akan terdengar seperti predator yang akan datang memakan mereka.

Baca juga:

Cupang Alam Asal Indonesia Nyaris Punah

Penelitian yang ditulis dalam Journal Environmental Pollution ini mengatakan kortisol darah atau hormon stres yang dilepaskan oleh toadfish meningkat sebanyak 5-6 kali di hari pertama festival musik Ultra.

Selain itu, mereka juga mencoba mengukur suara yang dihasilkan dari festival musik dengan dua cara, yaitu di udara dan di air. Mereka memasang hydrophones, sebuah mic yang digunakan untuk mendengarkan dan merekam suara di dalam air, di dua tempat. Satunya di dalam kolam toadfish dan satunya di dalam Bear Cut yang berada di laut Virginia.

Bear Cut yang berada di Virginia Key merupakan tempat diadakannya percobaan oleh University of Miami. (Foto: nypelagic.com)
Bear Cut yang berada di Virginia Key merupakan tempat diadakannya percobaan oleh University of Miami. (Foto: nypelagic.com)

Hasil yang didapatkan adalah intensitas suara yang dihasilkan meningkat sebanyak 7-9 dB (decibels) di kolam toadfish, sedangkan di daerah Bear Cut sebesar 2-3 dB. Namun, di Bear Cut intensitas suara tersebut meningkat pada tempat yang memiliki frekuensi rendah yang artinya ikan-ikan lebih sensitif dengan suara.

Kembali ke toadfish, mereka menjadi melapaskan hormon stres lebih banyak karena merasa dikejar oleh lumba-lumba. Kenapa lumba-lumba? Mengingat festival ini diadakan di laguna, danau tersebut berada di samping laut. Toadfish sendiri merupakan ikan laut yang hidup di dekat danau.

Jika para ikan stres dapat menyebabkan berbagai macam gangguan secara fisik dan sikap. Mereka akan terganggu mulai dari pendengaran hingga reproduksinya. Padahal ikan toadfish sangat berpengaruh dalam ekosistem laut. Mereka sangat bergantung dengan pendengaran mereka. Jadi kalau pendengaran mereka kacau, ikan toadfish akan rusak juga dalam hal reproduksi. Mereka juga sulit dalam menghindari mangsa.

Bayangkan saja, dalam sehari saja ikan toadfish dapat melepaskan hormon stres 5 sampai 6 kali lebih banyak. Festival musik yang dilakukan biasanya lebih dari sehari. Setidaknya ikan-ikan tersebut harus mengalami stres sebanyak 3 hari dalam satu festival musik. (May)

Baca juga:

New Normal di Museum Layang-Layang, Menjaga Kesehatan Pengunjung


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH