Ada yang Terjangkit Virus Corona, Ratusan Tamu Hotel di Spanyol Harus Diisolasi Katedram Duomo ditutup oleh pihak berwenang karena wabah virus corona, di Milan, Italia, Senin (24/2/2020). ANTARA/REUTERS/Flavio Lo Scalzo/tm (REUTERS/FLAVIO LO SCALZO)

MerahPutih.com - Ratusan tamu di sebuah hotel Pulau Tenerife, Spanyol, harus diisolasi selama 14 hari ke depan karena virus corona. Demikian menurut pejabat daerah setmpat pada Rabu (26/2)

"Kami telah memutuskan untuk menempatkan para tamu hotel di bawah program isolasi, sementara mereka juga diawasi secara aktif selama 14 hari," kata seorang pejabat pemerintah daerah, Maria Teresa Cruz Oval, dalam konferensi pers dikutip Reuters dari Antara.

Baca Juga:

Konser Kim Jae-joong di Jakarta Ditunda Karena Virus Corona

Isolasi dilakukan terhadap 700-an orang tamu setelah seorang dokter asal Italia yang menginap di hotel itu dikonfirmasi positif terjangkit virus COVID-19 pada Senin (24/2) malam. Istri dokter itu serta dua tamu Italia lainnya yang berpergian bersama juga dikonfirmasi positif terinfeksi, satu hari kemudian, Selasa (25/2).

Para tamu diinformasikan mengenai penerapan isolasi tersebut pada Selasa (25/2) pagi, melalui kertas catatan yang diselipkan di bawah pintu kamar mereka.

Baca Juga:

188 WNI Evakuasi Virus Corona Telah Dipindahkan ke KRI Dr Soeharso

Para staf hotel, jika tidak mempunyai gejala mirip flu, akan diizinkan untuk keluar masuk hotel dengan menjalani prosedur pencegahan, kata Cruz Oval. Sementara bagi para tamu yang tinggal di Tenerife, kemungkinan dapat menjalani isolasi di rumah mereka masing-masing.

"Para tamu tanpa gejala apa pun dapat melakukan kegiatan normal di dalam hotel, dengan menerapkan langkah pencegahan. Sedangkan para tamu dengan gejala tertentu harus tetap menjalani isolasi di dalam kamar masing-masing," ujar Cruz Oval. (*)

Baca Juga:

Pasien RSUP Dr Kariadi Diduga Corona Meninggal, Gubernur Ganjar: Saya Masih Cek

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gugus Tugas Nasional Hadirkan Dua Mobile Combat COVID-19 di Jawa Timur
Indonesia
Gugus Tugas Nasional Hadirkan Dua Mobile Combat COVID-19 di Jawa Timur

Doni menyampaikan bahwa dukungan Mobil Combat COVID-19 untuk melakukan pengujian secara masif.

MUI Imbau Pemerintah dan DPR Tak Tunduk pada Produsen Minuman Beralkohol
Indonesia
MUI Imbau Pemerintah dan DPR Tak Tunduk pada Produsen Minuman Beralkohol

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada pemerintah dan DPR agar tak tunduk pada para pedagang dan produsen minuman beralkohol.

KRI Kakap-881 Disiagakan di Teluk Manado
Indonesia
KRI Kakap-881 Disiagakan di Teluk Manado

Salah satu unsur kapal perang di jajaran Pangkalan Utama TNI AL VIII/Manado, yakni KRI Kakap-811, disiagakan di perairan Teluk Manado, Sulawesi Utara, Selasa (8/12).

5 Capaian Strategis Jokowi-Ma'ruf Dalam Satu Tahun
Indonesia
5 Capaian Strategis Jokowi-Ma'ruf Dalam Satu Tahun

"Presiden tidak pernah mengabaikan janjinya, meski laju pertumbuhan ekonomi sempat tersendat, tapi Presiden tetap memegang visi mewujudkan lima arahan strategis," kata Moeldoko.

KUR BRI Jadi Solusi UMKM di Masa Pandemi
Indonesia
KUR BRI Jadi Solusi UMKM di Masa Pandemi

“Kami Dari BRI Berkomitmen untuk menyalurkan KUR yang dapat membantu UMKM tentu dengan record keuangan usahanya ya," kata Handayani

Agus Rahardjo dkk Hadirkan Eks Ketua MA di Sidang Uji Materi UU KPK
Indonesia
Agus Rahardjo dkk Hadirkan Eks Ketua MA di Sidang Uji Materi UU KPK

7 perkara pengujian revisi UU KPK akan disidangkan bersamaan

Terkuak! Pimpinan KPK Pecat Sepihak Kompol Rosa Penyidik Kasus Harun Masiku
Indonesia
Terkuak! Pimpinan KPK Pecat Sepihak Kompol Rosa Penyidik Kasus Harun Masiku

Semestinya Rosa masih mendapat gaji atas kerjanya

Anak Buah Jokowi Tersinggung karena Anies Lebih Sukses Tangani COVID-19
Indonesia
Anak Buah Jokowi Tersinggung karena Anies Lebih Sukses Tangani COVID-19

Ia menilai bisa saja pemerintah pusat melakukan serangan karena merasa tersinggung lantaran kalah telak dari Anies Baswedan dalam menangani COVID-19.

Pejabat Tinggi Pemprov DKI Dievaluasi Buntut Kerumunan Massa Sepekan Terakhir
Indonesia
Buruh di Kawasan Industri Pulo Gadung Tolak UU Cipta Kerja dan Mogok Kerja
Indonesia
Buruh di Kawasan Industri Pulo Gadung Tolak UU Cipta Kerja dan Mogok Kerja

Tuntutan buruh adalah Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tanpa syarat, tidak menghilangkan Upah Minimum Sektoral, nilai pesangon tidak berkurang, tidak boleh ada Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau karyawan kontrak seumur hidup serta tidak boleh ada "outsourcing" seumur hidup.