Ada Yang Masuk Kerja, TransJakarta dan MRT Ramai Saat Pagi Hari Penumpang Bus Way. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Mobilitas penumpang TransJakarta dan MRT Jakarta cenderung landai pada hari kerja pertama saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Namun, jumlah penumpang TransJakarta dan MRT terlihat sedikit lebih ramai saat jam kerja sekitar pukul 07.00-09.00 WIB.

"Jika dibandingkan kemarin memang sedikit lebih ramai karena ada yang masuk kerja," kata Rizky, salah satu petugas di Halte TransJakarta Bank Indonesia, Jakarta, Senin (5/7).

Baca Juga:

Jakarta Masih Padat saat PPKM Darurat, Anies Ultimatum Perusahaan Nakal

Rizky mengatakan, umumnya penumpang TransJakarta merupakan pegawai yang bekerja di sekitar Jalan Thamrin dan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Jam operasional TransJakarta juga mengalami perubahan dari pukul 05.00 WIB-22.00 WIB, menjadi sampai pukul 20 30 WIB.

Penumpang MRT juga terlihat lebih ramai pada jam masuk kerja. Di luar jam tersebut, ruang tunggu sepi di Stasiun MRT Bundaran HI, hanya petugas tiket dan petugas jaga di pintu X-Ray yang bersiaga.

Penumpang saat PPKM darurat. (Foto: Antara)
Penumpang MRT saat PPKM darurat. (Foto: Antara)

"Saat jam kerja tadi lumayan ramai, kemudian di atas jam 9 kembali sepi," kata Yulia, salah satu petugas tiket di Stasiun MRT Bundaran HI dikutip Antara.

Dalam rangka penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali, penyesuaian waktu operasional MRT Jakarta menjadi pukul 06.00 WIB-20.30 WIB berlaku Senin hingga Minggu atau setiap hari

Operasional kereta MRT memiliki jarak antarkereta setiap 10 menit flat, dengan pembatasan jumlah pengguna maksimal 65 orang per kereta. (*)

Baca Juga:

Cerita Warga Terjebak Macet Hingga Cari Jalan Tikus saat PPKM Darurat di Hari Kerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 DPRD DKI Tegaskan Pekerja Luar Jakarta Tak Perlu Surat Tugas Selama Larangan Mudik
Indonesia
Abraham Samad Nilai Aturan Perjalanan Dinas Dibiayai Panitia Runtuhkan Marwah KPK
Indonesia
Abraham Samad Nilai Aturan Perjalanan Dinas Dibiayai Panitia Runtuhkan Marwah KPK

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menilai aturan baru terkait perjalanan dinas dibiayai panitia penyelenggara dapat meruntuhkan marwah lembaga antirasuah.

Mobilitas Tinggi, Konsumsi Masyarakat Masih Terseok
Indonesia
Mobilitas Tinggi, Konsumsi Masyarakat Masih Terseok

Indeks penjualan riil sampai triwulan I 2021 masih terjadi kontraksi cukup dalam yaitu 17 persen (yoy) dan pergerakan inflasi khususnya inflasi inti sampai awal tahun belum merangkak naik.

Polisi akan Periksa Rizieq Shihab soal Kasus Dugaan Terorisme Munarman
Indonesia
Polisi akan Periksa Rizieq Shihab soal Kasus Dugaan Terorisme Munarman

Ramadhan menyebut, setelah menerima petunjuk dari JPU tersebut, penyidik bakal segera menjadwalkan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Polisi Klaim Tak Ada Niat Pelaku Membakar Gedung Kejagung
Indonesia
Polisi Klaim Tak Ada Niat Pelaku Membakar Gedung Kejagung

Mereka merokok di ruangan tempat bekerja

BKN Perpanjang Lagi Pendaftaran PPPK Guru di Papua dan Papua Barat
Indonesia
BKN Perpanjang Lagi Pendaftaran PPPK Guru di Papua dan Papua Barat

BKN kembali memperpanjang pendaftaran seleksi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Peneliti Beberkan Perjalanan Vaksin COVID-19 dari Wuhan ke Bandung
Indonesia
Peneliti Beberkan Perjalanan Vaksin COVID-19 dari Wuhan ke Bandung

Para peneliti menyatakan keamanan vaksin COVID-19 Sinovac-Bandung sejauh ini menggembirakan.

[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit

Selain itu, klaim bahwa petugas yang mengawal Rizieq di persidangan menyeret dan menganiaya Rizieq tidak terbukti.

Pemudik yang Pakai Motor Juga Bakal Diperiksa di Lokasi Penyekatan
Indonesia
Pemudik yang Pakai Motor Juga Bakal Diperiksa di Lokasi Penyekatan

"Untuk pemudik menggunakan motor akan diperiksa di titik penyekatan," ujar Sambodo kepada wartawan, Rabu (5/5).

NIK Warga Jakarta Diduga Dicatut Orang Lain untuk Vaksin di Tangsel
Indonesia
NIK Warga Jakarta Diduga Dicatut Orang Lain untuk Vaksin di Tangsel

Yuni mengaku namanya digunakan oleh seseorang untuk melakukan vaksinasi di sebuah klinik kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).