Ada yang Kembali, Ada yang Menuju Kepunahan Beberapa spesies hewan terancam punah. (Foto: Pixabay/263582)

KEPEDULIAN manusia pada alam sekitarnya agaknya sudah mulai membaik dari tahun ke tahun. Kepedulian pada lingkungan itu juga bertautan dengan hewan-hewan yang terancam kehidupannya.

Menurut World Wild Fund (WWF), memang ada hewan-hewan yang menambah populasinya. Namun ada juga yang malah bergerak ke arah kepunahan. Sejak tahun 1960an gerakan peduli pada hewan terus menunjukan kemampuannya melobi pemerintah dan badan terkait lainnya untuk lebih pduli pada lingkungan.

Baca Juga:

Salut! Idola Kpop Ini Pencinta Lingkungan

Spesies yang terancam

hidup
Populasi orangutan menyusut dalam 60 tahun. (Foto: Pixabay/tifanisquires)

Kepedulian terhadap beberapa spesies belum membuahkan hasil yang menggembirakan. Seperti Orangutan di kalimantan yang mengalami penyusutan populasi lebih dari 50% dalam 60 tahun belakangan. Khususnya yang ada di sekitar barat laut yang terancam karena penebangan liar dan perburuan, diyakini di wilayah ini hanya ada sekitar 1500 orangutan.

Hal yang sama juga terjadi pada gorila dataran rendah di Afrika. Pada pertengahan tahun 1990an jumlahnya mencapai sekitar 17 ribu gorila. Par pakar percaya bahwa sejalan dengan waktu jumlah itu sudah menyusut. Semakin susah didata karena beberapa wilayah di Afrika kerap terjadi konflik bersenjata dan kekerasan.

Dari lima spesies yang ada di dunia, badak jawa yang paling terancam populasinya. Kokon saat ini jumlahnya hanya tinggal 60 badak saja. Kebanyakan badak ini berada di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Sementara badak di Vietnam terakhir terlihat di tahun 2010.

Penguin di kepulauan Galapagos juga mengalami penyusutan akibat perubahan iklim. Kabarnya jumlah sekarang sekitar 2 ribu penguin. Kehidupan panda merah juga tidak baik yang sekarang berjumlah 10 ribu panda. Penyusutan ini terjadi karena wilayah Himalaya terpengaruh juga dengan perubahan iklim dunia.

Hilang selamanya

hidup
Ada sejenis lumba-lumba yang sudah punah di sungai Yangtze. (Foto: Pixabay/Ildigo)

tadinya di sungai Yangtze terdapat lumba-lumba atau disebut oleh warga lokal dengan nama Baiji. Namun Baiji terlihat terakhir kali di tahun 2002. Empat tahun yang lalu lumba-lumba ini dinyatakan punah. Kepunahan juga terjadi pada ikan hiu yang ada di Laut China Selatan. ikan hiu ini terlihat terakhir kali di tahun 1934.

Pada tahun 2012 penyu raksasa bernama Pinta terakhir terlihat di kepulauan Galapagos. Hewan asli kepualauan ini tidak pernah terlihat kembali sampai saat ini. Satu penyu terakhir yang hidup bernama Lonesome George berada di penangkaran sejak tahun 1972.

Nasib katak beracun yang berada di hutan Panama juga sama tidak pernah lagi terlihat keberadaannya. kata ini diyatakan punah pada tahun 2020. Katak ini dilihat terakhir kali di tahun 1992. Katak-katak ini punah karena terserang penyakit jamur chytrid.

Baca Juga:

WWF Soroti Isu Krisis Iklim Lewat Meme Memilukan

Yang muncul kembali

hidup
Gorila gunung sudah menunjukan kenaikan populasinya. (Foto: Pixabay/Sponchia)

Tak selamanya alam bersedih, namun juga ada berita gembiranya. beberapa hewan yng dinyatakan hampir punah, mulai menambh jumlah populasinya. Seperti semua macan di Bhutan, Tiongkok, India, Nepal dan Russia menujukan kenaikan populasi yang menggembirakan. Konon jumlahnya saat ini mencapai 3900 macan.

Akibat perburuan, Eropa hampir-hampir kehilangan bisonnya. Tahun 1927 bison ini sudah dinyatakan hilang dari benua Eropa. Hanya tersisa sekitar 60 bison yang berada di kebun binatang. Dengan penelitian, para pakar mampu membiakan mereka mencapai 6 ribu bison.

Begitu dengan gorila gunung yang ditahun 1980an dinyatakan hanya tinggal 400 gorila. Namun sekarang populasi merek mencapai 1063. Begitu juga dengan Iberian lynx yang dahulu kerap terlihat di Spanyol, Portugal dan Prancis Selatan dinyatakan punah di awal abad 20. namun di awal tahun 2000an muncul populasi sebanyak 100 lynx. (psr)

Baca Juga:

Ganti Istilah 'Perubahan Iklim' Menjadi 'Krisis Iklim'

Penulis : P Suryo R P Suryo R
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Drive-in Disco', Dunia Hiburan Jerman Tak Padam di Tengah Pandemi
Fun
'Drive-in Disco', Dunia Hiburan Jerman Tak Padam di Tengah Pandemi

Hanya karena klub di Jerman sedang tertutup rapat bukan berarti mereka menghentikan event disko.

BMW R 1250 RT, Pengalaman Riding yang Berbeda
Fun
BMW R 1250 RT, Pengalaman Riding yang Berbeda

Sepeda motor ini memberikan pengalaman riding yang menyenangkan.

Mengapa Olimpiade Tokyo Tidak Membuat Jepang Bergegas Vaksinasi?
Fun
Mengapa Olimpiade Tokyo Tidak Membuat Jepang Bergegas Vaksinasi?

Seperti AS, Jepang menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech sebagai bagian dari programnya.

Mulai 20 September, Trump Larang Warga AS Unduh TikTok dan WeChat
Fun
Mulai 20 September, Trump Larang Warga AS Unduh TikTok dan WeChat

melarang warganya untuk mengunduh lewat aplikasi Apple atau Google.

Bukan ‘Jagoan’ Kalau Belum Tahu Iklan Permen ini
Fun
Bukan ‘Jagoan’ Kalau Belum Tahu Iklan Permen ini

Sering digambarkan sebagai jajanan penambah semangat.

New York Siap Dibuka Kembali
Fun
New York Siap Dibuka Kembali

Warga New York siap kembali beraktivitas.

Ponsel Pintar Bisa Pantau Kadar Alkohol yang Dikonsumsi Orang
Fun
Ponsel Pintar Bisa Pantau Kadar Alkohol yang Dikonsumsi Orang

Penelitian dilakukan pada 22 orang dewasa dengan vodka.

Istilah-Istilah Jadul Masih Sering Dipakai Anak Gaul
Fun
Single 'Kursi Goyang' Fourtwnty Jadi Pertanda Album Ketiga
ShowBiz
Single 'Kursi Goyang' Fourtwnty Jadi Pertanda Album Ketiga

Bersamaan dengan perilisan tersebut, single ini telah menyertakan video lirik yang sudah bisa ditonton melalui kanal YouTube Fourtwnty Music.

Fakta dan Silsilah Keluarga Donald Bebek Belum Kamu Ketahui!
Fun
Fakta dan Silsilah Keluarga Donald Bebek Belum Kamu Ketahui!

Karakter Donald memang sengaja dibuat lebih negatif dengan Mickey Mouse.