Ada Usulan Revisi Pergub Reklame, Aktivis: Semoga Anies-Sandi Bisa Putuskan Terbaik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)

MerahPutih.com - Sejumlah pihak meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau kembali Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 148 Tahun 2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Reklame, soal reklame dengan sistem light-emitting diode (LED).

Namun, usulan untuk merevisi Pergub tersebut justru menuai banyak kritik dari banyak pihak.

Menurut aktivis Zeng Wei Jian, reklame LED memiliki keunggulan yang jauh lebih besar dibanding reklame konvensional. Salah satu contoh sederhana adalah selain lebih mempercantik kota, juga mengantisipasi dari bahaya tiang reklame roboh.

"Di beberapa titik, kerangka reklame konvensional jadi bangkai berkarat. Engga ada pengiklan. Dibiarkan saja begitu. Bikin Jakarta jadi mirip kota hantu. Semoga Anies-Sandi bisa memutuskan yang terbaik. Saya sendiri lebih senang LED. Kalau perlu, larang reklame konvensional secara total di Jakarta," tegas Zen di Jakarta, Sabtu (18/11).

Lebih lanjut, Zen mengaku, reklame konvensional saat ini sudah ditinggalkan oleh negara di belahan dunia seperti, New York, Oxford, London, dan Tokyo Jepang. Semuanya itu telah mengimplementasi LED.

"Karena kelemahan reklame konvensional adalah sifatnya statis. Satu produk bertengger sampai warnanya luntur, tiang-tiang pancangnya tinggi menutupi pemandangan, dan rentan roboh," ungkapnya. (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Djarot Minta Papan Reklame Kedaluwarsa Ditertibkan

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH