Ada Restu Jokowi di Balik Manuver Panglima TNI? Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berjabatan tangan dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (paling kiri) usai pelantikannya di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/7). (Foto: ANTARA/Yudhi Mahatma)

MerahPutih.com - Pengamat Komunikasi Politik Hendri Satrio menduga manuver politik Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diketahui dan direstui oleh presiden. Hal itu terlihat dari tidak adanya tindakan tegas Presiden Joko Widodo terhadap sikap Gatot. Alih-alih, melarang sikap Gatot yang menganjurkan nonton bareng Film Pengkhianatan G30S/PKI, presiden malah ikut nonton bareng di Bogor.

"Saya percaya manuver Pak Gatot disetujui oleh Pak Jokowi," kata Hendri saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/10).

Diyakininya, Presiden Jokowi sedang memantau dan menganalisa untuk memanfaatkan momentum politik di 2019 mendatang. Apalagi, diketahui Jenderal Gatot dekat dengan kalangan Islam.

"Masalah Wapres ini dipertimbangkan oleh masyarakat. Memang sudah menjadi rahasia umum Jokowi bersebrangan dengan Islam," terangnya.

Jadi, bukan tidak mungkin, Jenderal Gatot bakal disiapkan mendampingi Jokowi.

"Pak JK bilang tidak mau maju lagi. Level Pak Gatot cukup diunggulkan calon Cawapres. Tokoh mind nya memang Prabowo dan Jokowi," imbuhnya.

Meski begitu, segala kemungkinan bisa saja terjadi, karena melihat dinamika politik yang setiap saat bisa berubah.

"Nanti bisa saja bukan hanya pendamping Jokowi. Kombinasinya macam-macam Kita tunggu saja kombinasinya," tuntas dia. (Fdi)

Baca juga berita terkait lainnya di: TNI Dituding Berpolitik, PKS Sinyalir Jenderal Gatot Disiapkan

Kredit : fadhli


Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH