Ada Pohon Tumbang, Perjalanan KRL Tanah Abang-Sudimara PP Tergangu Ilustrasi: Penumpang Commuter Line di Stasiun Bekasi. Foto: PT KCI

MerahPutih.com - Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang-Sudimara terhambat akibat adanya pohon tumbang di jalur rel Stasiun Kebayoran-Stasiun Pondok Ranji km 15+600 pada pukul 14.15 WIB.

KAI Commuter pun menyampaikan permihonan maaf atas kendala perjalan KRL yang terjadi di lintas Tanah Abang-Sudimara PP pada sore hari ini.

Baca Juga

KRL Yogyakarta-Solo Mulai Beroperasi Minggu Depan, Ini Jadwalnya

"Untuk sementara KRL tidak dapat melayani perjalanan di lintas Tanah Abang-Sudimara PP," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, Minggu (11/4).

Saat ini petugas tengah berada di lokasi untuk menangani kendala tersebut.

Penumpang
Penumpang KRL di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (7/12). Foto: Humas KCI

Selain menghalangi jalur rel, bagian dari pohon tumbang juga membuat kerusakan pada pantograf KRL KA 2074 yang sedang melintas di lokasi. Namun seluruh pengguna maupun petugas kereta berada dalam kondisi baik.

Sehubungan jalur antara Stasiun Tanah Abang-Stasiun Sudimara PP belum dapat dilalui karena masih dalam perbaikan dan penanganan pohon tumbang. Petugas KAI di loket stasiun siap melayani pembatalan perjalanan untuk para pengguna yang akan berangkat dari stasiun-stasiun di lintas tersebut maupun mereka dengan tujuan ke stasiun di lintas tersebut.

Baca uga

Ditengah PPKM, Penumpang KRL Jabodetabek Malah Alami Peningkatan

KAI Commuter selanjutnya juga akan melakukan rekayasa operasi untuk kereta-kereta pemberangkatan dari Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Parungpanjang perjalanannya hanya sampai Stasiun Sudimara, kemudian kembali ke Rangkasbitung / Parungpanjang.

"Para pengguna di Stasiun Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran Lama, Pondok Ranji, dan Jurang Mangu dengan tujuan Rangkasbitung /Maja / Parungpanjang kami mohon maaf karena perjalanan KRL belum tersedia," ungkapnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alasan Pemerintah Perpanjang Pengetatan Masa Larangan Mudik
Indonesia
Alasan Pemerintah Perpanjang Pengetatan Masa Larangan Mudik

Latar belakang dari perpanjangan masa pengetatan, yaitu karena adanya peningkatan kasus positif COVID-19 di hampir semua provinsi di Sumatera.

Partai Demokrat Apresiasi Putusan MK Soal Sengketa Pilkada Kalsel
Indonesia
Partai Demokrat Apresiasi Putusan MK Soal Sengketa Pilkada Kalsel

Partai Demokrat mengapresiasi hasil sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa Pilkada Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Puan Putuskan Kemendikbud-Ristek Tetap Mitra Komisi X, Kemenperin Pindah ke Komisi VII
Indonesia
Puan Putuskan Kemendikbud-Ristek Tetap Mitra Komisi X, Kemenperin Pindah ke Komisi VII

DPR juga menetapkan perpanjangan pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Penanggulangan Bencana

20 Ribu Calon Penumpang Dilarang Naik Kereta Api, Ini Alasannya
Indonesia
20 Ribu Calon Penumpang Dilarang Naik Kereta Api, Ini Alasannya

KAI secara tegas menerapkan protokol kesehatan

Kemenkes Klaim Terus Evaluasi Harga Tes PCR
Indonesia
Kemenkes Klaim Terus Evaluasi Harga Tes PCR

Reagen merupakan komponen harga paling besar dalam pemeriksaan swab RT-PCR, mencapai 45-55 persen.

Tim Basarnas Sisir Titik Duga Jatuhnya Sriwijaya Air
Indonesia
Tim Basarnas Sisir Titik Duga Jatuhnya Sriwijaya Air

Sejumlah nelayan melihat ada benda jatuh di laut sekitar perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki

KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Duit Suap Ekspor Benur
Indonesia
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Duit Suap Ekspor Benur

"Tentu KPK akan melibatkan pihak lain termasuk pihak perbankan maupun PPATK dalam penelusuran dugaan aliran dana dalam perkara tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Lelaki Berkebutuhan Khusus di Pandaan Dievakuasi dari Tower Setinggi 72 Meter
Indonesia
Lelaki Berkebutuhan Khusus di Pandaan Dievakuasi dari Tower Setinggi 72 Meter

Fendi Andoko (34), lelaki berkebutuhan khusus, warga Desa Plintahan, Pandaan, Jawa Timur nekad memanjat tower telekomunikasi selular setinggi 72 meter.

Kasus Harian Tambah 435 Orang, Hindari 3 Tempat Penularan Terbaru COVID-19
Indonesia
Kasus Harian Tambah 435 Orang, Hindari 3 Tempat Penularan Terbaru COVID-19

Total tercatat ada 4.249.758 kasus positif sejak didata 1 Maret 2020 silam.

Pusat Latihan Jaringan Teroris Dibongkar Densus 88, Isinya Santri Berilmu dan Cerdas
Indonesia
Pusat Latihan Jaringan Teroris Dibongkar Densus 88, Isinya Santri Berilmu dan Cerdas

Salah satu pelatihnya adalah teroris Joko Priyono alias Karso