Ada Perbaikan Permohonan, MK Diminta Tolak Permohonan Denny Indrayana Denny Indrayana dan tim kuasa hukum salah satunya Febri Diansyah. (Foto: Tim Denny Indrayana).

MerahPutih.com - Mahkamah Konstitusi (MK) diminta menolak permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah yang diajukan pasangan Denny Indrayana-Difriadi yang kalah dalam Pilkada Kalimantan Selatan.

Kuasa hukum pasangan Sahbirin-Muhidin, Andi Syafrani dalam sidang sengketa hasil pilkada, menyampaikan keberatan terhadap permohonan yang disampaikan pemohon pada pekan lalu karena terdapat perbaikan di luar waktu yang diberikan oleh MK.

Baca Juga:

Denny Indrayana Gugat Hasil Pilkada Kalsel 2020 ke MK

Ia mengatakan, setelah membaca uraian pemohonan pemohon, meskipun objek permohonan adalah pembatalan hasil rekapitulasi perolehan suara, materi yang disampaikan mempersoalkan dugaan pelanggaran selama pilkada yang bukan merupakan kewenangan MK.

Permohonan Denny-Difriadi disebutnya sebagian besar menyebut soal pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif (TSM), penyalahgunaan bantuan sosial COVID-19 dan tandon air untuk kampanye, penyalahgunaan slogan "Bergerak" pada program-program pemerintah daerah yang kemudian menjadi slogan kampanye pasangan calon nomor urut 1 serta penegakan hukum tidak adil, transparan dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Kertas Suara Pilkada Kalsel. (Foto: Antara)
Kertas Suara Pilkada Kalsel. (Foto: Antara)

"Kami menyatakan menolak seluruh dalil-dalil yang disampaikan oleh pemohon," kata kuasa hukum Sahbirin-Muhidin sebagai pihak terkait, Selasa (2/2).

Dengan alasan tersebut, pihaknya meminta MK menolak permohonan Denny-Difriadi dan menyatakan keputusan KPU Kalsel terkait rekapitulasi suara benar dan sah.

KPU Kalsel menetapkan perolehan suara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Sahbirin Noor dan Muhidin sebanyak 851.822 suara atau 50,24 persen. Sedangkan perolehan suara pasangan Denny-Difri 843.695 suara atau 49,76 persen. (Knu)

Baca Juga:

Tim Denny Indrayana Ngaku Punya Berbagai Bukti Kecurangan Dari Warga Kalsel

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Panduan Pelaksanaan Ibadah dari MUI Selama PPKM Darurat
Indonesia
Panduan Pelaksanaan Ibadah dari MUI Selama PPKM Darurat

MUI secara umum mendukung kebijakan yang diambil Pemerintah untuk mengendalikan penyebaran wabah COVID-19.

Kekebalan Kelompok Terjadi di Triwulan 1 2022, Ekonomi Diyakini Pulih
Indonesia
Kekebalan Kelompok Terjadi di Triwulan 1 2022, Ekonomi Diyakini Pulih

Kebijakan reformasi akan mampu meningkatkan investasi, memperbaiki iklim usaha, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas atau decent jobs.

Kota Bandung Mulai Data Peserta Vaksinasi COVID-19 Tahap 2
Indonesia
Kota Bandung Mulai Data Peserta Vaksinasi COVID-19 Tahap 2

Setiap hari terjadi penambahan data penerima vaksin di SISDMK hingga menyentuh angka sekitar 30.000 penerima.

Kuasa Hukum Klaim Hanya 17 Undangan Terkirim dalam Pernikahan Putri Rizieq
Indonesia
Kuasa Hukum Klaim Hanya 17 Undangan Terkirim dalam Pernikahan Putri Rizieq

Keluarga Rizieq Shihab hanya membuat undangan terbatas dalam acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab.

Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, Umat Diminta Perkuat Semangat Gotong Royong Hadapi COVID-19
Indonesia
Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, Umat Diminta Perkuat Semangat Gotong Royong Hadapi COVID-19

Spirit hijrah salah satunya adalah kemampuan melakukan perpindahan, perubahan, dan adaptasi

Mensos Risma Bikin Rusunawa untuk Disabilitas, Tarifnya Hanya Rp 10 Ribu Per Bulan
Indonesia
Mensos Risma Bikin Rusunawa untuk Disabilitas, Tarifnya Hanya Rp 10 Ribu Per Bulan

Tujuan pembangunan rusun ialah agar mereka bisa memiliki tempat tinggal dan fokus untuk mencari penghasilan di dekat rumah mereka.

Kapolri Listyo Perbanyak Kuota Penerimaan Calon Polisi Bagi Pemuda Asli Papua
Indonesia
Kapolri Listyo Perbanyak Kuota Penerimaan Calon Polisi Bagi Pemuda Asli Papua

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui As SDM Polri memberikan penambahan kuota kepada personel Bintara yang merupakan putra asli Papua untuk mengikuti sekolah perwira.

Sosok Calon Kapolri Harus Punya 5 Kriteria Ini
Indonesia
Sosok Calon Kapolri Harus Punya 5 Kriteria Ini

Ujang pun merinci kriteria sosok calon Kapolri baru tersebut

Teroris yang Ditangkap di Condet dan Bekasi Diduga Berbeda Kelompok
Indonesia
Teroris yang Ditangkap di Condet dan Bekasi Diduga Berbeda Kelompok

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan penyidik belum menemukan kaitan antara keduanya.

Akun WhatsApp 7 Pegawai Nonaktif KPK Diretas
Indonesia
Akun WhatsApp 7 Pegawai Nonaktif KPK Diretas

Sebanyak tujuh pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami peretasan.