Ada Penataan PKL, Dishub Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raden Patah Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: MP/Asropih)

Merahputih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI melaksanakan rekayasa lalu lintas di Jalan Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terkait adanya pekerjaan penataan pedagang kaki lima (PKL) Higienis.

Pekerjaan dimulai dari tanggal 11 November 2020 lalu hingga 30 Mei 2021, dengan panjang area pekerjaan 372 meter.

Baca Juga

Dua Pekan Ganjil Genap di DKI, Nyaris 5 Ribu Kendaraan Ditilang Polisi

Lokasi pekerjaan berada di Jalan Raden Patah di sisi Barat Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mulai dari gerbang Bina Marga sampai dengan gerbang Sumber Daya Air.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, selama pekerjaan, para PKL yang biasa berjualan dipindahkan sementara di sisi Utara dan Selatan.

"Untuk lokasi parkir pengganti sementara berada di sisi Selatan dan Utara area pekerjaan dan di depan Al-Azhar," ujar Syafrin, Jumat (13/11).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo (MP/Asropih)
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo (MP/Asropih)

Dia menuturkan, rekayasa lalu lintas sesuai dengan pentahapan pekerjaan. Lokasi pekerjaan terbagi menjadi dua area.

Untuk Area kerja sisi Utara, pekerjaan dimulai dari gerbang Bina Marga sampai dengan gerbang Raden Patah akan menggunakan satu lahan area parkir kendaraan roda empat dan satu lajur lalu lintas.

"Kendaraan masih dapat melintas menggunakan satu lajur," terang Syafrin.

Baca Juga

Pimpinan DPRD Desak Anies Tunda Pembukaan Bioskop di Jakarta

Sedangkan Area kerja sisi Selatan, pekerjaan dimulai dari gerbang Raden Patah sampai gerbang Sumber Daya Air akan menggunakan area parkir kendaraan roda dua jalur lambat. "Lalu lintas dialihkan menggunakan jalur cepat," ungkapnya.

Syafrin menjelaskan, setelah pekerjaan penataan PKL Higienis selesai, fungsi dan lokasi parkir akan dikembalikan seperti semula. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Buntut Kematian 6 Pengawal Rizieq Shihab, DPR Segera Panggil Kapolri
Indonesia
Buntut Kematian 6 Pengawal Rizieq Shihab, DPR Segera Panggil Kapolri

“Komisi III sebagai Mitra Kerja Kepolisian akan mengagendakan pemanggilan Kapolri untuk mendudukkan perkara ini,” tuturnya.

Tujuh Anggota DPRD DKI Jakarta Positif COVID-19
Indonesia
Tujuh Anggota DPRD DKI Jakarta Positif COVID-19

Mereka ada yang melakukan perawatan di rumah sakit rujukan COVID-19

[HOAKS atau FAKTA]: Keluarga Pemilik BPJS Bakal Dapat BLT Rp4 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Keluarga Pemilik BPJS Bakal Dapat BLT Rp4 Juta

Akun Facebook Mak Dziyan Rayyan mengunggah sebuah unggahan yang berisikan keluarga pemilik BPJS akan dapat BLT Rp4 Juta.

Djoko Tjandra Berikan 20 Ribu Dollar AS Demi Muluskan Surat Jalan dan Hapus Red Notice
Indonesia
Djoko Tjandra Berikan 20 Ribu Dollar AS Demi Muluskan Surat Jalan dan Hapus Red Notice

Uang itu diduga berhubungan dengan mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte yang kini jadi tersangka. Hal itu diketahui dari gelar perkara hari ini.

Jadi Kapolri, Tugas Berat Menanti Komjen Listyo Sigit
Indonesia
Jadi Kapolri, Tugas Berat Menanti Komjen Listyo Sigit

ada tiga pekerjaan rumah Listyo Sigit Prabowo saat nanti resmi menjadi Kapolri.

Ribuan Anak Korban Konflik Aceh Butuh Beasiswa
Indonesia
Ribuan Anak Korban Konflik Aceh Butuh Beasiswa

Anak korban konflik yang dimaksud itu adalah anak mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), tahanan politik dan narapidana politik (Tapol/Napol), serta warga sipil yang juga menjadi korban saat konflik Aceh silam.

Anak Buah Anies Endus Dugaan Prostitusi di Diskotek Top One
Indonesia
Anak Buah Anies Endus Dugaan Prostitusi di Diskotek Top One

Artinya sanksi penutupan bakal diberikan

Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal
Indonesia
Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal

Disaat pandemi COVID-19 dan angka penularan yang masih tinggi, lebih baik masyarakat memahami sendiri tentang pentingnya penggunaan masker.

Yuri Akui Banyak Kasus Positif Corona tak Terungkap ke Publik
Indonesia
Yuri Akui Banyak Kasus Positif Corona tak Terungkap ke Publik

"Kita menyadari sepenuhnya bahwa belum seluruhnya bisa kita temukan. Kemungkinan masih ada yang kasus positif belum teridentifikasi dan berada di tengah kita," kata Yurianto

LPSK Sayangkan Aksi Intimidatif Ancaman Pengepungan Rumah Nikita Mirzani
Indonesia
LPSK Sayangkan Aksi Intimidatif Ancaman Pengepungan Rumah Nikita Mirzani

Bagi pihak yang merasa terintimidasi, bahkan mendapatkan ancaman secara langsung, LPSK meminta yang bersangkutan untuk mengajukan permohonan