Ada Klaster Baru COVID-19 di Pusdikpom AD Mobil melintas di depan pintu gerbang Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Darat (Pusdikpom AD) di Cimahi, Jumat (10/7/2020) ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Merahputih.com - Wali Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat Ajay M Priyatna membenarkan ada klaster baru penyebaran COVID-19 di Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Darat (Pusdikpom AD) yang berlokasi di daerah itu.

"Memang benar ada dari Pusdikpom yang positif (COVID-19). Jumlah tepatnya nanti saya konfirmasi biar tidak salah," kata Ajay di Cimahi, Jumat (10/7).

Baca Juga:

Anies Sebut CFD Ajang Belajar Menuju New Normal

Dari informasi yang beredar, ada sebanyak 99 anggota TNI yang terkonfirmasi positif di Pusdikpom AD. Di antaranya, sebanyak 74 siswa dan 25 anggota yang berdinas di Pusdikpom AD.

Ilustrasi Rapid Test COVID-19. Foto: Net
Ilustrasi Rapid Test COVID-19. Foto: Net

Puluhan anggota TNI itu, terkonfirmasi positif setelah adanya tes usap tahap pertama pada Jumat (3/7). Dia memastikan, kini pihak Dinas Kesehatan Kota Cimahi juga melakukan pelacakan terhadap masyarakat sipil sekitar.

"Dinkes Cimahi sedang melakukan tracing dan koordinasi lanjutan dengan Danpusdikpom. Awalnya itu hasil dari swab test Jumat pekan lalu," jelas dia.

Baca Juga

Update COVID-19 Jumat (19/6): 43.803 Positif, 17.349 Sembuh

Dari adanya kasus itu, menurutnya pihak Pusdikpom telah melakukan karantina mandiri di kompleks pendidikan militer tersebut.

"Informasi sampai saat ini semua pintu masuk ditutup dan digembok jadi tidak ada yang keluar masuk," kata dia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pengamat Intelijen Ungkap Motif AS Tuduh Tiongkok Penyebar Virus COVID-19
Indonesia
Pengamat Intelijen Ungkap Motif AS Tuduh Tiongkok Penyebar Virus COVID-19

Siapa pun yang menyebabkan hal ini, baik Tiongkok dan Amerika, dampak dari pandemi ini dimanfaatkan betul oleh kedua negara untuk perang dagang.

Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan di Gedung, PDIP: Tamu Wajib Dibatasi
Indonesia
Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan di Gedung, PDIP: Tamu Wajib Dibatasi

"Perlu pengawasan yang ketat, kedua perlu ada pembatasan kapasitas," ucap Gembong

Anies Klaim Kasus Corona di DKI Terkendali
Indonesia
Anies Klaim Kasus Corona di DKI Terkendali

Pasalnya, angka kematian di Jakarta terbilang menurun.

Wujudkan Beragam Kebudayaan, 75 Peserta Upacara HUT RI PDIP Pakai Pakaian Adat
Indonesia
Wujudkan Beragam Kebudayaan, 75 Peserta Upacara HUT RI PDIP Pakai Pakaian Adat

Semangat dan energi pembebasan itulah yang seharusnya tetap kita warisi

Pertamina Setor Rp181,5 Triliun ke Kas Negara
Indonesia
Pertamina Setor Rp181,5 Triliun ke Kas Negara

Dana yang digelontorkan Pertamina belum termasuk kontribusi dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kegiatan hulu migas dan geothermal.

Kapolri Pertama hingga Sultan Baabullah Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Indonesia
Kapolri Pertama hingga Sultan Baabullah Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Pemberian gelar pahlawan akan diberikan Presiden Joko Widodo pada 10 November 2020 di Istana Negara.

Artis Tio Pakusadewo Segera Diadili
Indonesia
Artis Tio Pakusadewo Segera Diadili

"Berkas sudah p21," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Anak Buah Erick Thohir: Ahok Juga Titipan
Indonesia
Anak Buah Erick Thohir: Ahok Juga Titipan

"Kemudian juga soal komisaris di BUMN, ya semua berasal dari kementerian BUMN, termasuk Pak Ahok juga dari kita kan dari kementerian BUMN. Sementara yang lain kan memang dari kita semua. Namanya juga BUMN penugasannya dari Kementerian BUMN,"

Kapolri Sebut Irjen Gatot Eddy Pantas Balik ke Mabes, Sinyal Jadi Kabareskrim?
Indonesia
Pemerintah Angkat Suara Jawab Keraguan Ketidaklancaran Distribusi Logistik
Indonesia
Pemerintah Angkat Suara Jawab Keraguan Ketidaklancaran Distribusi Logistik

Pemerintah telah berkoordinasi untuk memastikan sektor logistik tak mengalami kendala.