Ada 'King Maker' di Kasus Djoko Tjandra, Siapa Ya? Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyerahkan bukti baru terkait rangkaian perkara yang melibatkan Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Sirna Malasari ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terdapat sejumlah Istilah dan inisial nama-nama dalam bukti baru yang diserahkan MAKI tersebut.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan ada penyebutan istilah 'King Maker' dalam pembicaraan antara Jaksa Pinangki Malasari, Djoko Soegiarto Tjandra, dan Pengacara Anita Kolopaking.

Baca Juga

Masa Tahanan Diperpanjang, Brigjen Prasetijo dan Anita Kolopaking Makin Lama Dipenjara

"Salah satu yang mengejutkan dan ini adalah hal yang baru yaitu ada penyebutan istilah 'King Maker' dalam pembicaraan-pembicaraan itu antara PSM, ADK dan JST juga," kata Boyamin di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/9).

Arsip. Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Arsip. Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Boyamin mengaku tidak dapat membawa bukti soal 'King Maker' ini ke Polri maupun Kejaksaan Agung (Kejagung). Pasalnya, penyidikan kasus Djoko Tjandra di dua institusi penegak hukum itu bakal segera rampung.

"Karena Kejagung sudah buru-buru cepat selesai, PSM sudah P21. Di Bareskrim juga nampaknya bentar lagi segera berkasnya diserahkan kembali ke Kejagung," ujarnya.

Boyamin berharap bukti yang dia serahkan itu dapat didalami oleh KPK. Dia pun kembali meminta agar lembaga yang dikomandoi Filri Bahuri Cs itu untuk mengambilalih kasus Djoko Tjandra.

Baca Juga

Hari Ini Bareskrim Serahkan Berkas Perkara Djoko Tjandra ke Kejagung

"Kalau toh supervisi udah terlalu ketinggalan, ya saya minta untuk ambil alih. Tapi melihat nama 'King Maker' itu kemudian saya minta dilakukan penyelidikan baru tersendiri yang ditangani oleh KPK untuk meneliti 'King Maker' itu siapa," tegasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring
Indonesia
Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring

Oded menyatakan dirinya bakal tetap bertugas secara daring dibantu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana serta Sekretaris Daerah Ema Sumarna dan seluruh jajaran aparatur sipil negara.

Pemerintah Diingatkan Perbaiki Sejumlah Aturan di Program Tapera
Indonesia
Pemerintah Diingatkan Perbaiki Sejumlah Aturan di Program Tapera

Program Tapera dipastikan menjadi solusi bagi pekerja untuk memiliki rumah saat rekomendasi KSPI dijalankan.

Belasan Kampanye Calon Kepala Daerah di Jateng Dibubarkan
Indonesia
Belasan Kampanye Calon Kepala Daerah di Jateng Dibubarkan

Dia menjelaskan pembubaran konvoi yang dilakukan Bawaslu karena melanggar protokol kesehatan.

Media Online Malaysia kini didenda Rp1,7 Miliar, Anwar Ibrahim Prihatin
Dunia
Media Online Malaysia kini didenda Rp1,7 Miliar, Anwar Ibrahim Prihatin

Pemimpin Oposisi Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim menyatakan keprihatinannya atas denda yang sangat tinggi yang dijatuhkan pada media online tersebut.

Di Tengah Wabah Corona, Anies Lantik 7 Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov DKI
Indonesia
Di Tengah Wabah Corona, Anies Lantik 7 Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov DKI

Anies meminta amanah yang diemban oleh tujuh pejabat yang baru dilantik tersebut mampu bergerak cepat dalam berinovasi untuk mengatasi tantangan pandemi COVID-19.

Sepekan Kasus COVID-19 Meroket, Dua Tower di RSD Wisma Atlet Disiapkan untuk Isolasi Mandiri Warga
Indonesia
Polda Metro Terbitkan DPO Buron Kasus Dugaan Penipuan Belasan Miliar
Indonesia
Polda Metro Terbitkan DPO Buron Kasus Dugaan Penipuan Belasan Miliar

Polisi menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap AW atas dugaan terlibat kasus penipuan belasan miliar.

Pastikan Tak ada Tarawih dan Bukber, Gerbang Istiqlal Tutup Selama Ramadan
Indonesia
Pastikan Tak ada Tarawih dan Bukber, Gerbang Istiqlal Tutup Selama Ramadan

Hal itu diambil pihak pengurus Masjid Istiqlal Jakarta untuk memutus mata rantai penularan virus corona yang saat ini sangat mengkhawatirkan.

Anak Amien Rais Akhirnya Minta Maaf
Indonesia
Anak Amien Rais Akhirnya Minta Maaf

Politikus PAN Mumtaz mengaku sedang kelelahan sehingga mudah terpancing emosi. Namun, menurutnya, tindakan itu tidak dapat dibenarkan.

Di Rakernas GMNI, Menteri Teten Janji Data Koperasi dan UKM Biar Dapat Insentif dari Pemerintah
Indonesia
Di Rakernas GMNI, Menteri Teten Janji Data Koperasi dan UKM Biar Dapat Insentif dari Pemerintah

Ada jutaan kaum Marhaen yang dapat diselamatkan dengan program dari kementerian Koperasi dan UKM