Relasi

Ada Berkah Terselubung Bila Kamu Tak Masuk Circle Pertemanan

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 29 November 2022
Ada Berkah Terselubung Bila Kamu Tak Masuk Circle Pertemanan
Banyak teman banyak drama yang akan dirasakan. (Foto: Unsplash/Andrew Moca)

PASTINYA kamu pernah mendengar atau bahkan dilontarkan sebuah kalimat nan berbunyi “Apasih… kamu kan enggak masuk circle kita”. Sebuah kalimat simpel namun nyelekit, padahal bila dipikir-pikir kembali kalimat tersebut kadang bisa memberikan sebentuk keberkahan.

Memiliki sebuah grup atau circle pertemanan memang terlihat asyik dan menyenangkan. Namun terkadang untuk bisa masuk ke dalam sebuah circle terkadang harus mengeluarkan upaya yang lumayan besar, dan tak jarang menghabiskan energi dalam diri hanya sekadar bisa masuk ke dalam apa yang dikatakan sebagai “lingkaran pertemanan' tersebut.

Baca juga: Berkah Jadi Kru Band, dari Kerja Bareng Idola hingga Bertemu Jodoh

Memiliki 'lingkaran pertemanan' tak selalu membawa berkah. (Foto: Unsplash/Gaselle Marcel)

Lalu apa saja berkah yang bisa kamu rasakan bila tidak masuk dalam sebuah lingkaran pertemanan? Berikut paparannya.

1. Terhindar dari toxic relationship atau pertemanan palsu

Adakalanya kamu tengah tertimpa masalah yang cukup sulit dan rasanya ingin menceritakan kepada teman-temanmu. Namun kadangkala respon yang diterima justru malah menyerang balik, dalam artian kamu yang disalahkan atas semua masalah yang dirasakan. Itu merupakan salah satu hal toxic yang bisa kamu rasakan jikalau salah masuk dalam circle pertemanan.

Oleh karena itu, hal tersebut sangat bisa kamu hindari ketika memutuskan untuk tidak masuk dalam sebuah lingkaran pertemanan. Alih-alih terlibat dalam cerita dengan lingkaran tersebut, ada baiknya introspeksi diri tanpa harus membutuhkan sebuah validasi dari mereka yang kamu anggap ‘teman’.

2. Tidak terlibat drama menguras energi

Memiliki teman apalagi sebuah circle memang menyenangkan, banyak waktu yang bisa dihabiskan bersama mereka tentunya. Namun, terkadang salah satu risiko yang diterima adalah masuk ke dalam sebuah drama karena satu dua hal yang mungkin terbilang sepele. Mau tak mau kamu harus ikut nimbrung dalam drama itu dan membantu membereskannya dan itu sangat menguras energi.

Berkah lainnya yang bisa dirasakan ketika kamu tidak dalam sebuah circle adalah dapat menikmati waktumu sendiri, atau bahkan mempergunakan waktumu yang begitu berharga untuk hal penting lainnya ketimbang terlibat dalam drama yang tak ada habisnya.

Baca juga:

Tak Melulu Ketiban Musibah, Anak 'Broken Home' Masih Punya Berkah

Ada beberapa berkah yang kamu rasakan bila berada di luar 'circle'. (Foto: Unsplash/Mattia)

3. Jadi diri sendiri

Seringkali bila ingin masuk ke dalam circle pertemanan, kamu harus mengorbankan jati dirimu hanya untuk bisa diterima oleh circle yang ingin kamu masuki. Tentunya hal ini merupakan sebuah keharusan, karena bila tidak mereka tak akan menerimamu. Bahkan terkadang bisa menghilangkan jati dirimu yang sebenarnya demi rela masuk ke dalam circle tersebut.

Hal ini tentu tidak baik untuk dirimu serta kesehatan mental. Menjadi diri sendiri menjadi berkah yang bisa kamu rasakan tanpa harus masuk ke dalam sebuah ‘pertemanan palsu’ untuk sekadar mendapatkan teman atau sebuah eksistensi belaka.

Perlu digarisbawahi bahwa tak semua circle pertemanan itu toxic. Kembali ke diri sendiri untuk menilainya, adapula circle pertemanan yang sehat, mendukung dirimu untuk lebih maju dan bisa memberi solusi di kala dirimu dalam masalah. (far)

Baca juga:

Berkah Menjadi Seorang Introver

#Relasi #November Warga +62 Banjir Berkah #Pertemanan
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Bagikan