Abu Jasad Liu Xiaobo Dilarung di Laut Lu Xia, istri mendiang peraih Nobel Perdamaian pembelot Liu Xiaobo, membawa foto suaminya saat pemakaman di Shenyang, Tiongkok. (ANTARA FOTO/Shenyang Municipal Information Office/via REUTERS)

MerahPutih - Abu jasad Liu Xiaobo, peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2010 dilarung di laut pada Sabtu (15/7). Demikian informasi dari saudara lelaki Liu, yang disebut sebagai usaha untuk menghapus kenangan tentang laki-laki yang dianggap pembangkang oleh pemerintah tersebut.

Liu, 61 tahun, meninggal karena kegagalan organ pada Kamis di sebuah rumah sakit di Shenyang, kota di bagian timur laut Tiongkok, tempat ia mendapat perawatan kanker hati. Pegiat hak asasi manusia itu memperoleh izin untuk dirawat tatapi tidak dibebaskan.

Ia telah ditahan selama 11 tahun pada 2009 karena menyulut subversi terhadap kekuasaan negara setelah membantu membuat petisi yang dikenal dengan nama "Piagam 08" yang menyerukan reformasi politik.

Jandanya, Liu Xia, berada dalam tahanan rumah sejak suaminya meraih Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2010, tetapi diizinkan mengunjunginya di penjara sekali sebulan. Wanita itu tak pernah secara resmi didakwa melakukan kejahatan.

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE