Abu Janda Bakal Diperiksa Polisi Atas Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Permadi Arya alias Abu Janda (Foto: Twitter @permaditivist)

MerahPutih.Com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan memeriksa Permadi Arya alias Abu Janda terkait kasus ujaran kebencian.

Abu Janda sedianya diperiksa dengan status sebagai saksi terlapor atau kicauannya yang mengkaitkan agama Islam dengan terorisme.

Baca Juga:

Lantik Enam Pejabat Kemenkumham, Yasonna Sampaikan Pesan New Normal

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Abu Janda sendiri telah mengkonfirmasi akan memenuhi panggilan penyidik pada Jumat (29/5) ini.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: antaranews)

"Permadi Arya alias Abu Janda akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus ujaran kebencian di media sosial," kata Ahmad saat jumpa pers seperti dikutip dari siaran langsung Instagram Divisi Humas Mabes Polri, Jumat (29/5).

Untuk diketahui, Abu Janda dilaporkan Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) ke Badan Reserse Kriminal Polri pada, 10 Desember 2019 lalu.

Baca Juga:

Wahyu Setiawan Didakwa Terima Gratifikasi Rp500 Juta dari Gubernur Papua Barat

Laporan tersebut kemudian teregister dengan nomor STTL/572/XII/2019/BARESKRIM.

Ketika itu, Abu Janda dilaporkan IKAMI lantaran dinilai telah menyebarkan ujaran kebencian berkaitan dengan kicauannya di media sosial yang mengkaitkan antara agama Islam dengan terorisme.(Knu)

Baca Juga:

LPSK-BNPT Teken MoU Perlindungan Bagi Para Korban Terorisme

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dishub DKI Putar Balik 2.900 Kendaraan tak Miliki SIKM
Indonesia
Dishub DKI Putar Balik 2.900 Kendaraan tak Miliki SIKM

ribuan kendaraan yang diperintahkan untuk memutar arah di check point itu ialah mobil pribadi dan angkutan umum.

COVID-19 Tak Tunjukkan Penurunan, Cuti Bersama Dipangkas Lima Hari
Indonesia
COVID-19 Tak Tunjukkan Penurunan, Cuti Bersama Dipangkas Lima Hari

Ada kecenderungan kasus COVID-19 mengalami peningkatan

ASN Kedapatan Liburan Natal-Tahun Baru Bakal Diberi Sanksi
Indonesia
ASN Kedapatan Liburan Natal-Tahun Baru Bakal Diberi Sanksi

Aparatur sipil negara (ASN) harus memberi contoh yang baik bagi masyarakat terkait dengan larangan cuti akhir tahun.

Wahyu Setiawan Didakwa Terima Suap Rp600 juta dari Harun Masiku dan Eks Anak Buah Hasto
Indonesia
Wahyu Setiawan Didakwa Terima Suap Rp600 juta dari Harun Masiku dan Eks Anak Buah Hasto

Jaksa merincikan uang tersebut diberikan oleh Saeful Bahri dan Harun Masiku melalui orang kepercayaan Wahyu, yakni Agustiani Tio Fridelina

Dalam 24 Jam, 5 Ribu Orang Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, 5 Ribu Orang Berhasil Sembuh dari COVID-19

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa kasus baru masih terus bertambah hingga Senin (21/12).

KPK Punya Sadapan Aliran Uang dari Kemenpora ke Pejabat Kejagung dan BPK
Indonesia
KPK Punya Sadapan Aliran Uang dari Kemenpora ke Pejabat Kejagung dan BPK

Permohonan maaf Ulum bukan berarti mencabut pernyataan dirinya

Jakarta Kembali PSBB, KSP: Silakan tapi Harus Ada Keseimbangan
Indonesia
Jakarta Kembali PSBB, KSP: Silakan tapi Harus Ada Keseimbangan

"Jadi seperti arahan presiden, gubernur silakan mengambil tindakan sesuai data dan fakta di lapangan. Apakah harus direm," ungkap Donny.

 DPR Janji Awasi dan Kawal Pemerintah Dalam Penanganan COVID-19
Indonesia
DPR Janji Awasi dan Kawal Pemerintah Dalam Penanganan COVID-19

"Baik dari sisi penerimaan, belanja dan pembiayaan yang fokusnya pada penanganan wabah corona serta penanggulangan dampak sosial dan ekonominya,” kata Puan

Berlarian Keluar Rumah Saat Gempa Magnitudo 7.1, Warga: Lampu PLN Langsung Padam
Indonesia
Update: Bertambah 954, Kini Ada 46.845 Kasus COVID-19 di Indonesia
Indonesia
Update: Bertambah 954, Kini Ada 46.845 Kasus COVID-19 di Indonesia

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 331 pasien menjadi 18.735 yang sembu