Abu Bakar Ba'asyir Sudah Pulang dari Rumah Sakit Abu Bakar Ba'asyir (ABB) dijenguk keluarga di RS Nirmala Suri, Sukoharjo. (MP/Humas Ponpes Al Mukmin Ngruki).

MerahPutih.com - Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Desa Cemani, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Abu Bakar Ba'asyir (ABB) pulang dari rumah sakit, Selasa (28/2).

Saat ini, Ba'asyir yang berstatus eks narapidana (napiter) Bom Bali tersebut sudah berkumpul bersama keluarga.

Baca Juga

Abu Bakar Ba'asyir Dilarikan ke Rumah Sakit

"Alhamdulillah, ustaz Ba'asyir sudah pulang hari Selasa kemarin sekitar pukul 16.30 WIB dari RS Nirmala Suri, Sukoharjo, Jawa Tengah," ujar Juru bicara Ponpes Al Mukmin Ngruki, Endro Sudarsono, Rabu (1/3).

Ia mengatakan pihak keluarga yang menjemput Ustaz Ba'asyir adalah Abdul Rohim atau sering disapa Ustaz Lim. Sekarang ustaz Abu Bakar Ba'asyir sudah di rumah bersama keluarga.

"Keluarga dan pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa untuk kesembuhan beliau," kata Endro.

Baca Juga

Harapan Abu Bakar Ba'asyir di HUT ke-77 RI

Ia mengatakan dari keluarga sudah mengumumkan sehatnya Ustadz Ba'asyir pada keluarga serta alumni.

Sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Desa Cemani, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Abu Bakar Ba'asyir (ABB) mengalami sesak napas dilarikan ke Rumah Sakit Nirmala Suri, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (25/2).

Juru bicara Ponpes Al Mukmin Ngruki, Endro Sudarsono mengatakan ustad Ba'asyir dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas hingga menggigil. Sebelum dirawat di rumah sakit, kondisi ustad Ba'asyir sakit dirawat di rumah. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

Pertama Kalinya Santri Abu Bakar Ba'asyir Upacara Hari Pahlawan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Wakil Ganjar Mengundurkan Diri, Pimpin Deklarasi Dukung Anies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Wakil Ganjar Mengundurkan Diri, Pimpin Deklarasi Dukung Anies

Pada gambar juga terdapat narasi bahwa Gus Yasin memimpin deklarasi dukung Anies sebagai capres.

Kelabui dan Curi Dana Umat Lewat QRIS
Indonesia
Kelabui dan Curi Dana Umat Lewat QRIS

Agar seluruh masjid melakukan pengecekan agar stiker-stiker sejenis tidak ditemukan dalam masjid supaya tidak ada korban berikutnya.

Perubahan Pergerakan Terorisme, Kepala BNPT: Mereka Gunakan Jubah Agama
Indonesia
Perubahan Pergerakan Terorisme, Kepala BNPT: Mereka Gunakan Jubah Agama

Penurunan serangan disebabkan oleh adanya perubahan pola pergerakan sel teroris.

AG dalam Kasus Penganiayaan David Ozora Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
AG dalam Kasus Penganiayaan David Ozora Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis untuk salah satu pelaku penganiyaan David Ozora, AG (15).

Langkah Anwar Usman Layangkan Surat Keberatan Disinyalir Tak Ingin Kehilangan Jabatan
Indonesia
Langkah Anwar Usman Layangkan Surat Keberatan Disinyalir Tak Ingin Kehilangan Jabatan

Praktisi hukum Petrus Selestinus pun langsung memberikan komentarnya. Ia menilai, apa yang dilakukan oleh Anwar sebagai bagian dari kepanikan.

PDIP Beberkan Alasan Arsjad Rasjid Ditunjuk jadi Ketua TPN Ganjar
Indonesia
PDIP Beberkan Alasan Arsjad Rasjid Ditunjuk jadi Ketua TPN Ganjar

Ketua DPP PDIP Said Abdullah membeberkan sejumlah alasan dipilihnya Arsjad Rasjid sebagai ketua TPN Ganjar pranowo. Pertama, Arsjad merupakan representasi dari kalangan dunia usaha.

Zulhas Ultimatum Pedagang Timbun Bahan Pokok Jelang Lebaran
Indonesia
Zulhas Ultimatum Pedagang Timbun Bahan Pokok Jelang Lebaran

Momentum puasa hingga Idul Fitri acap kali dimanfaatkan segelintir orang melakukan penimbunan bahan pokok

Kemendag bakal Bakar Baju Bekas Ilegal Senilai Rp 40 Miliar
Indonesia
Kemendag bakal Bakar Baju Bekas Ilegal Senilai Rp 40 Miliar

Nilai baju bekas impor itu mencapai Rp 40 miliar.

DPP PDIP Desak Sanksi untuk Cinta Mega Segera Diputuskan
Indonesia
DPP PDIP Desak Sanksi untuk Cinta Mega Segera Diputuskan

Sekretariat DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, bahwa DPP memberi atensi pada perkara kadernya Cinta Mega yang main slot rapat resmi lembaga pemerintah.

KPK Ungkap Syahrul Yasin Buat Kebijakan Pungutan, Terima Uang Rp 13,9 Miliar
Indonesia
KPK Ungkap Syahrul Yasin Buat Kebijakan Pungutan, Terima Uang Rp 13,9 Miliar

Syahrul Yasin membuat kebijakan personal yang berkaitan dengan pungutan atau setoran di antaranya dari ASN Kementan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga.