Abaikan Protokol Kesehatan, Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR Dikritik Peneliti Formappi Lucius Karus. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus mengkritisi adanya perkumpulan Ketua MPR Bambang Soesatyo dengan sejumlah orang yang tak menggunakan masker.

Menurut Lucius, semangat mensosialisasikan empat pilar dengan mengabaikan protokol kesehatan, sama saja menyimpang dari semangat melawan COVID-19.

Baca Juga

Menaker Butuh Waktu Sebelum Bantuan Rp600 Ribu Cair

"Jangan sampai hanya berencana soal karakter kebangsaan, soal 4 pilar tetapi pada prakteknya justru menyimpang," kata Lucius kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/8).

Lucius melanjutkan, pertemuan yang digelar MPR tentu saja baik dari sisi misinya yakni mau mensosialisasikan 4 pilar kepada mereka.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. ANTARA/HO-MPR RI/pri. (ANTARA/HO-MPR RI)
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. ANTARA/HO-MPR RI/pri. (ANTARA/HO-MPR RI)

Tetapi, ketika itu dilakukan dengan tidak memperhatikan protokol kesehatan yang melarang adanya penumpukan massa, maka jadi mendowngrade makna pertemuan sosialisasi 4 pilar itu.

"Empat pilar itu soal karakter kebangsaan, jadi karakter personal juga harus selaras," terang Lucius.

Ia menambahkan, tindakan mengumpulkan klub otomatis untuk sosialisasi, jika dilakukan pada waktu normal mestinya tak jadi soal.

Yang jadi soal itu karena dilakukan saat pandemi apalagi di tengah himbauan pembatasan acara pertemuan dengan jumlah peserta yang banyak dan jaga jarak.

"Jadi saya kira pilihan waktu mengumpulkan klub motor saat pandemi itu tidak pantas, dan karena tidak pantas ya mestinya bertentangan dengan nilai 4 pilar yang menjadi bahan pertemuan tersebut," papar Lucius.

Baca Juga

105 Juta Warga Rentan Terkena COVID-19, DPD Ngotot Pilkada 2020 Ditunda

"Saya kira sih yang paling penting agar MPR pada diri mereka sendiri harus punya jiwa dan semangat kebangsaan sebagaimana yang juga menjadi tema acara itu," tambah dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Jateng Tolak Penangguhan Penahanan Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat
Indonesia
Polda Jateng Tolak Penangguhan Penahanan Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat

Totok Santoso dan Fanni Aminadia yang berperan sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat.

Ruko di Cideng Roboh, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Ruko di Cideng Roboh, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Kapolsek Metro Gambir Kompol Kade Budiyarta menuturkan, bangunan ruko tersebut memang akan dirobohkan.

Asosiasi Pilot Garuda Dukung Proses Hukum Ari Askhara
Indonesia
Asosiasi Pilot Garuda Dukung Proses Hukum Ari Askhara

Bintang mengatakan, pihaknya terus mendukung seluruh langkah-langkah pemerintah dalam menegakkan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Pengamat Kritik Status Buron Penyiram Novel Tidak Jadi Pertimbangan Hakim
Indonesia
Pengamat Kritik Status Buron Penyiram Novel Tidak Jadi Pertimbangan Hakim

Hakim cukup progresif dengan memutus melebihi tuntutan jaksa. Tapi dari sisi keadilan masyarakat belum terwujud,

ICW Desak KPK Jerat Pihak Bantu Pelarian Nurhadi
Indonesia
ICW Desak KPK Jerat Pihak Bantu Pelarian Nurhadi

"KPK harus mengenakan Obstruction of Justice bagi pihak-pihak yang membantu pelarian Nurhadi," kata Kurnia

Doni Monardo Ingatkan Artis tidak Asal Klaim Obat COVID-19
Indonesia
Doni Monardo Ingatkan Artis tidak Asal Klaim Obat COVID-19

Menurut Doni, tidak boleh ada yang mengklaim ini obat tradisional jadi obat virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

Satu Pasien Corona yang Dirawat di RSPI Meninggal
Indonesia
Satu Pasien Corona yang Dirawat di RSPI Meninggal

Pasien itu belum diketahui apakah mengidap virus corona

Pemprov DKI Siapkan 166 Kamar Isolasi Tambahan Buat Orang Tanpa Gejala
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan 166 Kamar Isolasi Tambahan Buat Orang Tanpa Gejala

"Jumlah total kamar yang tersedia ada 166 kamar," ujar Fify

Buruh di Kawasan Industri Pulo Gadung Tolak UU Cipta Kerja dan Mogok Kerja
Indonesia
Buruh di Kawasan Industri Pulo Gadung Tolak UU Cipta Kerja dan Mogok Kerja

Tuntutan buruh adalah Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tanpa syarat, tidak menghilangkan Upah Minimum Sektoral, nilai pesangon tidak berkurang, tidak boleh ada Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau karyawan kontrak seumur hidup serta tidak boleh ada "outsourcing" seumur hidup.

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Pesta Gay
Indonesia
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Pesta Gay

Rekonstruksi dilakukan di Polda Metro Jaya