PPP: HTI Tak Peduli Keislaman Prabowo Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Merahputih.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan dukungan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang saat ini berkumpul di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bukan karena peduli dengan tingkat keislaman jagoan mereka dalam pilpres mendatang itu.

“Mereka akhirnya tidak peduli pada keislaman Prabowo,” kata Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, di Sukabumi, Jawa Barat, dilansir dari Antara, semalam.

Menurut Romahurmuziy, dukungan kelompok yang menginginkan khilafah dan mengubah Pancasila seperti HTI itu hanyalah bertujuan politik semata. "Karena merasa hanya dengan Prabowo menanglah HTI bisa kembali muncul dan tidak dilarang seperti di pemerintahan Pak Jokowi.”

Pengurus beraktivitas di kantor DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Romahurmuziy menjelaskan bagi HTI tidak ada pilihan lain kecuali mendukung Paslon 02. Sebab, lanjut dia, jika Jokowi terpilih lagi HTI sudah pasti tidak bisa lagi berkembang di Indonesia karena memang sudah dilarang

Ketum PPP itu menegaskan Pemerintah Jokowi membubarkan HTI setelah berkonsultasi dengan ormas-ormas besar Islam dan pimpinan partai politik Islam. "HTI yang ingin mendirikan khilafah dianggap tidak mengakui Pancasila dan NKRI," kata Rommy, sapaan akrabnya.

Rommy mengungkapkan selama ini sejumlah kelompok Islam garis keras, termasuk HTI, membangun narasi Prabowo merupakan pembela Islam. Namun, lanut dia, narasi itu terbukti bertolak belakang dengan fakta yang ada.

Target akhir mereka, kata Rommy, HTI berharap bisa mengembangkan paham khilafah ini termasuk paham intoleran lainnya jika Prabowo sampai menang dalam pilpres mendatang. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH