91 Ribu Prajurit TNI Diturunkan Kawal Vaksinasi Nasional Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto jalani vaksinasi kedua di lingkungan istana kepresidenan pada Rabu (27/1) (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Mabes TNI mengerahkan 91.817 personel dan menyiapkan 109 Rumah Sakit TNI di 34 Provinsi di seluruh Indonesia untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional COVID-19.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, TNI membuktikan komitmennya dalam berpartisipasi aktif mendukung Program Vaksinasi Nasional.

Baca Juga

Vaksin Terbatas, Pemerintah Harus Utamakan Zona Merah

“Dalam mendukung vaksinasi nasional tersebut TNI telah menyiapkan personel, material dan Alutsista untuk mengawal dan mengamankan distribusi Vaksin COVID-19 ke daerah-daerah,” katanya kepada wartawan, Sabtu (30/1).

Ia menyampaikan, keterlibatan TNI dalam membantu penanganan pandemi COVID-19, dimulai dari penjemputan dan karantina 238 orang WNI dari Wuhan pada akhir Januari 2020.

Selanjutnya pembentukan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) TNI di Natuna, di Pulau Sebaru Kecil, Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, dan Rumah Sakit Lapangan Indrapura.

“TNI selalu menjadi frontliner dalam penanganan pandemi adalah aset penting yang harus dijaga dan diapresiasi," ujarnya.

Petugas medis (kanan) menyuntikan vaksin ke seorang tenaga kesehatan (kiri) saat simulasi pemberian vaksin COVID-19 di RSIA Tambak, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Simulasi tersebut digelar sebagai persiapan penyuntikan vaksinasi COVID-19 tahap pertama untuk tenaga kesehatan di Jakarta yang rencananya akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta pada 15 Januari mendatang. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.
Petugas medis (kanan) menyuntikan vaksin ke seorang tenaga kesehatan (kiri) saat simulasi pemberian vaksin COVID-19 di RSIA Tambak, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Ia mengatakan bahwa untuk mendukung perkuatan tenaga kesehatan yang berjuang digaris depan. Saat ini, TNI telah merekrut tenaga kesehatan melalui jalur khusus dari Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI.

Untuk memperkuat tenaga kesehatan, TNI baru melantik 164 orang Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI yang akan langsung diterjunkan sesuai keahliannya masing-masing.

"Dengan perkuatan ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target Pemerintah dalam Program Vaksinasi Nasional,” ucapnya.

TNI juga mengerahkan personel di satuan-satuan kewilayahan untuk melaksanakan sosialisasi dan memberikan penyuluhan untuk mengedukasi masyarakat.

“Hal ini penting karena salah satu faktor yang menjadi tantangan dalam Program Vaksinasi ini adalah beredarnya berita-berita bohong atau hoaks," imbuhnya.

Menurut dia, untuk memenangkan perang informasi dan narasi ini perlu adanya upaya sinergis dan kolaboratif seluruh stakeholders terkait karena setiap anggota masyarakat adalah tokoh-tokoh sentral dalam penerapan disiplin protokol kesehatan.

Masih adanya sebagian masyarakat yang enggan ataupun tidak disiplin berarti dibutuhkan pendekatan yang lebih baik. Pemahaman yang salah terkait vaksin dan upaya vaksinasi juga harus dijernihkan.

Disinilah peran penting berbagai elemen yang ada di dalam masyarakat, termasuk tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan sebagainya.

"Sinergitas antara TNI-Polri Pemda dan tokoh masyarakat dan tokoh agama menjadi sangat penting dalam menyukseskan program vaksinasi nasional COVID-19,” tegas Panglima TNI. (Knu)

Baca Juga

9.200 Vial Vaksin Sinovac Tiba di Indramayu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Luncurkan Beras Sehat
Indonesia
Anies Luncurkan Beras Sehat

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meluncurkan beras fortifikasi FS Nutri Rice. Hal itu sebagai upaya peningkatan gizi dan percepatan penurunan stunting di Ibu Kota.

Indeks Terorisme dan Radikalisme Turun Drastis Selama 2021
Indonesia
Indeks Terorisme dan Radikalisme Turun Drastis Selama 2021

Indeks KUB merupakan salah satu barometer moderasi agama di Indonesia

Libur Lebaran Berakhir, Jadwal KRL Jogja-Solo Kembali 24 Perjalanan per Hari
Indonesia
Libur Lebaran Berakhir, Jadwal KRL Jogja-Solo Kembali 24 Perjalanan per Hari

KAI Commuter kembali mengoperasionalkan KRL Yogyakarta-Solo menjadi 24 perjalanan per hari terhitung sejak Senin (9/5) sampai Jumat (13/5) seiring dengan berakhirnya libur Lebaran dan menurunnya jumlah penumpang.

Pandemi COVID-19, Periode Berat Bagi Penderita HIV/AIDS
Indonesia
Pandemi COVID-19, Periode Berat Bagi Penderita HIV/AIDS

Masih ada jutaan orang di dunia yang tertinggal dalam respon HIV (human immunodeficiency virus) karena ketimpangan sosial. Hal ini juga semakin diperparah dengan adanya pandemi COVID-19.

2 Meninggal, 20 Terluka Akibat Gempa Magnitudo 6,1 di Sumbar
Indonesia
2 Meninggal, 20 Terluka Akibat Gempa Magnitudo 6,1 di Sumbar

TRC akan memastikan terbentuknya pos komando (posko), sehingga upaya-upaya penanganan darurat dapat terselenggara secara terkoordinasi.

KontraS Sebut Prosedur Pemanggilan Prajurit TNI Berdampak Negatif
Indonesia
KontraS Sebut Prosedur Pemanggilan Prajurit TNI Berdampak Negatif

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyoroti prosedur pemanggilan prajurit TNI oleh aparat penegak hukum.

WNA Baru Tiba di Indonesia Bakal Divaksin
Indonesia
WNA Baru Tiba di Indonesia Bakal Divaksin

Program vaksinasi ini juga diperuntukan bagi WNA yang baru saja tiba di Indonesia. Khususnya bagi mereka yang memiliki izin tinggal diplomatik, pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), serta WNA yang berusia 12-17 tahun.

Antrean Penumpang KRL Dipecah Tiga Bagian
Indonesia
Antrean Penumpang KRL Dipecah Tiga Bagian

Dengan pemeriksaan bentuk cetak ini akan mempermudah pemeriksaan dokumen

Mantan Ketua Komjak Dorong Keterbukaan Informasi Atas Dugaan Audit Ganda Jiwasraya
Indonesia
Mantan Ketua Komjak Dorong Keterbukaan Informasi Atas Dugaan Audit Ganda Jiwasraya

Jika ditemukan adanya dua laporan yang berbeda, maka harus dilakukan investigasi untuk menentukan mana yang benar.

Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Rachel Vennya Kamis Depan
Indonesia
Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Rachel Vennya Kamis Depan

Penyidik Polda Metro Jaya dijadwalkan akan memeriksa selebgram Rachel Vennya pada Kamis (21/10) untuk dimintai keterangan lantaran kabur saat menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan usai berlibur dari luar negeri.