90 Persen Penumpang di Bandara Soetta Dalam Rangka Perjalanan Dinas Ratusan calon penumpang mengantre untuk mendapatkan pengesahan surat ijin naik pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/5). ANTARA FOTO/Ahmad Rusdi/Bal/aww.

Merahputih.com - PT Angkasa Pura II menyebut mayoritas penumpang pesawat melalui Bandara Soekarno-Hatta dalam rangka perjalanan dinas.

Sebagian besar penumpang yang berangkat adalah mereka memenuhi kriteria melakukan perjalanan dinas, yaitu yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta di bidang tertentu sebagaimana diperbolehkan di SE No. 04/2020.

“Dalam 10 hari terakhir atau pada 10 - 19 Mei 2020, penumpang yang berangkat dalam rangka perjalanan dinas di tengah pembatasan penerbangan ini setiap harinya mencapai 60-90 persen dari total jumlah penumpang setiap harinya. Kriteria lainnya adalah mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan WNI yang kembali ke Tanah Air dengan penerbangan repatriasi lalu melanjutkan penerbangan ke daerah asal,” ujar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/5).

Baca Juga:

Ketua MPR Duga Praktik Jual Beli Surat Keterangan Bebas Corona untuk Lolos Mudik

Agus mengatakan pihaknya serta pemangku kepentingan di Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen dalam memenuhi ketentuan di dalam Surat Edaran No. 04/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

Salah satu ketentuan tersebut adalah adanya kriteria pengecualian, atau kriteria orang yang boleh melakukan perjalanan yaitu mereka yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta di bidang: pelayanan percepatan penanganan COVID-19; pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum; kesehatan; kebutuhan dasar; pendukung layanan dasar; dan fungsi ekonomi penting.

Lalu, perjalanan juga diperbolehkan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau anggota keluarga inti terkena musibah. Selanjutnya, diperbolehkan juga bagi WNI yang kembali ke Tanah Air dengan penerbangan repatriasi untuk kemudian melanjutkan ke daerah asal (connecting flight). Perjalanan juga boleh dilakukan oleh VIP/VVIP dan perwakilan negara asing.

Penumpukan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten
Ratusan penumpang mengantre di posko pengecekan dokumen di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (14/5) pagi. (Foto: Antara/Istimewa)

Setiap orang yang masuk kriteria tersebut harus melampirkan dokumen-dokumen sebagaimana tercantum di dalam SE 04/2020 untuk diperbolehkan melakukan perjalanan.

Adapun penerapan di lapangan, misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, pemeriksaan dokumen calon penumpang pesawat dilakukan di bandara oleh stakeholder antara lain Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), maskapai, dan institusi lainnya.

“Para penumpang diizinkan melakukan perjalanan dengan pesawat setelah mendapat klirens dari KKP, dan tentunya setelah menjalani berbagai pemeriksaan termasuk pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kesehatan,” katanya.

Agus menekankan bahwa calon penumpang yang sudah membeli tiket juga belum pasti otomatis bisa berangkat. “Informasi dari KKP, sampai saat ini sudah lebih dari 100 orang yang sudah punya tiket tetapi tidak diizinkan berangkat karena dokumen tidak lengkap, surat keterangan tidak valid, atau kedaluwarsa,” ujar Agus Haryadi.

Bandara Soekarno-Hatta senantiasa melakukan evaluasi dari sisi operasional untuk dilakukan perbaikan-perbaikan dalam pelaksanaan di lapangan, di antaranya dengan menetapkan prosedur baru per 15 Mei 2020 dalam memproses keberangkatan rute domestik di tengah pembatasan penerbangan.

Baca Juga:

Buntut Membludaknya Penumpang di Bandara Soetta, Kemenhub Bakal Sanksi Maskapai

Melalui prosedur baru tersebut, terdapat empat check point bagi calon penumpang pesawat sebelum diperbolehkan naik pesawat. Sejalan dengan adanya prosedur baru dan penggunaan masker oleh calon penumpang, physical distancing tetap terjaga di Soekarno-Hatta.

Check point tersebut adalah: Check point I untuk verifikasi dokumen perjalanan; Check point II pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kesehatan; Check point III validasi seluruh dokumen dan klirens dari KKP; Check point IV ketika penumpang check in. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ICW: Bagaimana Indonesia Bisa Bebas Korupsi Jika MA Kerap Potong Hukuman
Indonesia
ICW: Bagaimana Indonesia Bisa Bebas Korupsi Jika MA Kerap Potong Hukuman

ICW menyatakan sejak awal sudah meragukan keberpihakan Mahkamah Agung (MA) dalam pemberantasan korupsi.

Gunung Merapi Memuntahkan Lava Pijar, 1.061 Warga Jateng Mengungsi
Indonesia
Gunung Merapi Memuntahkan Lava Pijar, 1.061 Warga Jateng Mengungsi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat sebanyak 1.061 orang yang masuk zona kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi atau berjarak 3 km dari puncak telah mengungsi.

PKS Kembali Usung Mohammad Idris sebagai Calon Wali Kota Depok
Indonesia
PKS Kembali Usung Mohammad Idris sebagai Calon Wali Kota Depok

Selain itu, DPP PKS juga meminta Idris untuk menjadikan calon wakilnya dari kader internal PKS.

Pemkot Jakpus Harap Kampung Tangguh Atasi Banjir di Tanah Abang
Indonesia
DP Rumah dan Mobil Bisa Nol Persen, BI Yakin Kredit Konsumsi Naik
KPR
DP Rumah dan Mobil Bisa Nol Persen, BI Yakin Kredit Konsumsi Naik

Kebijakan pelonggaran uang muka KPR dan kredit kendaraan bermotor bukan sebuah keharusan, melainkan bank sentral memberikan ruang relaksasi.

CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, 5 Jalan di Jaktim Ini Malah Disiapkan untuk HBKB
Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, 5 Jalan di Jaktim Ini Malah Disiapkan untuk HBKB

Lokasi yang sedang dipersiapkan sebagai kawasan HBKB adalah Jalan Pemuda, Kecamatan Rawamangun yang berada di perbatasan Jakarta Pusat

Polisi Peringatkan Massa Buruh Pro Palestina Terapkan Prokes Ketat
Indonesia
Polisi Peringatkan Massa Buruh Pro Palestina Terapkan Prokes Ketat

Orator yang berada di mobil komando pun menyambuf baik imbauan dari pihak kepolisian

Di Jakpus, Lima Gerai McDonald's Ditutup Gegara Kerumunan 'BTS Meal'
Indonesia
Di Jakpus, Lima Gerai McDonald's Ditutup Gegara Kerumunan 'BTS Meal'

Penyegelan 1x24 jam dan setelah itu apabila melanggar mereka akan dikenakan sanksi denda Rp 50 juta

Buku Wajib dan Perekrutan Acak Pelaku Teror Indonesia
Indonesia
Buku Wajib dan Perekrutan Acak Pelaku Teror Indonesia

Pada generasi belasan tahun terakhir, sudah mulai berubah pola. Perekrutan dilakukan media sosial seperti facebook, instagram, telegram dan WhatsApp.

Anies Akhirnya Pasang 'Jak Wifi' Bagi Seluruh Warga Jakarta
Indonesia
Anies Akhirnya Pasang 'Jak Wifi' Bagi Seluruh Warga Jakarta

Internet itu akan disediakan di gedung pemerintahan, taman, RPTRA, sekolah-sekolah negeri, dan daerah-daerah yang tidak terjangkau