9 Jagal Kewalahan Sembelih Sapi Kurban Milik Jokowi di Masjid Agung Sapi hewan kurban milik Presiden Jokowi disembelih di Masjid Agung Keraton Surakarta, Rabu (21/7). (MP/Ismail)

MerahPutih.com- Presiden Jokowi menyumbangkan satu ekor sapi jenis peranakan ongole (PO) atau sapi Jawa, berat 837 kg dengan harga Rp63 juta di Masjid Agung Solo, Selasa (20/7). Hewan kurban tersebut baru disembelih pada Rabu (21/7) atau bertepatan dengan hari Tasyrik.

Pantauan Merahputih.com, penyembelihan satu ekor sapi kurban milik Presiden Jokowi baru dimulai pukul 08.30 WIB. Sebanyak 9 orang jagal mulai menyiapkan diri di lokasi pemotongan di halaman Masjid Agung.

Baca Juga

Si Baron, Sapi Kurban Jokowi 1 Ton asal Lembang untuk Warga Bandung

Sebanyak sembilan orang jagal tersebut perinciannya satu orang bagian pemotong leher hewan kurban. Sedangkan tujuh orang lainnya bertugas merobohkan dan memegangi hewan kurban.

Petugas jagal hewan tampak kewalahan saat berusaha merobohkan sapi. Tidak hanya itu, saat akan hendak dipotong sapi juga tampak memberikan perlawanan dengan menendangkan kakinya. Sampai akhirnya, petugas jagal berhasil menyembelih hewan kurban.

Takmir Masjid Agung Solo, Muchtarom, mengaku tidak mudah untuk bisa menyembelih hewan kurban milik Presiden Jokowi. Terlebih berat sapi mencapai 837 kg dan paling besar dibandingkan sapi lainnya.

"Kami kerahkan sembilan orang jagal dan butuh waktu 30 menit untuk menyembelih hewan kurban milik Presiden Jokowi," kata Muchtarom pada MerahPutih.com, Rabu (21/7).

Sapi hewan kurban milik Presiden Jokowi disembelih di Masjid Agung Keraton Surakarta, Rabu (21/7). (MP/Ismail)

Muchtarom mengatakan daging hewan kurban ini akan diberikan pada warga kurang mampu di sekitar Masjid Agung. Selain itu, akan diberikan pada desa binaan Masjid Agung yang membutuhkan daging.

"Kami sudah punya daftar penerima daging sapi kurban milik Jokowi ini. Semua penerima tepat sasaran," katanya.

Disinggung terkait berapa bungkus daging yang disiapkan dari hewan kurban Presiden Jokowi ini, ia mengaku sekitar ratusan bungkus. Untuk berat daging per bungkus menyesuaikan total berat daging hewan kurban milik Presiden Jokowi ini.

"Yang jelas sesuai amanah Presiden Jokowi ini daging diberikan pada warga kurang mampu dan harus tepat sasaran," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Jokowi Kurban Sapi Seberat 837 Kg di Masjid Agung Keraton Solo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI: Pemegang SIKM Tetap Tunjukkan Hasil COVID-19 Negatif
Indonesia
Pemprov DKI: Pemegang SIKM Tetap Tunjukkan Hasil COVID-19 Negatif

Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan aturan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta.

Alasan Partai Demokrat Versi KLB Gelar Konpers di 'Candi' Hambalang
Indonesia
Alasan Partai Demokrat Versi KLB Gelar Konpers di 'Candi' Hambalang

Konferensi pers itu digelar di tengah guyuran hujan

Bupati Terpilih Sabu Raijua Warga AS, KPU Lempar Bola Panas ke Kemendagri
Indonesia
Bupati Terpilih Sabu Raijua Warga AS, KPU Lempar Bola Panas ke Kemendagri

Evi menyebut, dokumen usulan calon bupati dan wakil bupati Sabu Raijua terpilih, yakni Orient P Riwu Kore dan Thobias Uly, sudah diserahkan ke Menteri Dalam Negeri untuk proses pelantikan.

Resmikan Gereja Immanuel sebagai Cagar Budaya, Anies: Bisa Dipakai Natal Tahun Ini
Indonesia
Resmikan Gereja Immanuel sebagai Cagar Budaya, Anies: Bisa Dipakai Natal Tahun Ini

Gedung Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) atau Gereja Immanuel diresmikan sebagai bangunan cagar budaya setelah selesai direvitalisasi, Senin (20/12).

Anies Jelaskan Tudingan Ngotot Gelar Ajang Formula E
Indonesia
Anies Jelaskan Tudingan Ngotot Gelar Ajang Formula E

"Ketika dipertanyakan 'Kenapa ini dipaksakan', bukan dipaksakan, ini adalah Peraturan Daerah, sudah ditetapkan oleh Perda," kata Anies dalam Youtube Total Politik yang dikutip, Jumat (21/1).

DPR Minta Kominfo Lalukan Survei Berkala Terkait Vaksinasi COVID-19
Indonesia
DPR Minta Kominfo Lalukan Survei Berkala Terkait Vaksinasi COVID-19

Vaksinasi harus segera dilakukan kepada masyarakat sebanyak-banyaknya agar tercipta herd immunity.

Gerindra Sebut Pernyataan Yaqut 'Kemenag Hadiah Negara untuk NU' Radikal
Indonesia
Gerindra Sebut Pernyataan Yaqut 'Kemenag Hadiah Negara untuk NU' Radikal

"Katanya mengusung konsep agama yang inklusif (terbuka) tapi kok kenyataannya malah eksklusif. Pernyataan tersebut merupakan pernyataan radikal dan sangat berbahaya terhadap keberagaman yang sudah terjalin dengan baik selama ini," kata Wachid

Moeldoko Ingin KPU Lakukan Ini Agar Oknum Politik Tak Bisa Manipulasi Hasil Pemilu
Indonesia
Moeldoko Ingin KPU Lakukan Ini Agar Oknum Politik Tak Bisa Manipulasi Hasil Pemilu

KSP dalam proses 'debottlenecking' sering kesulitan mendapat data mutakhir

 Keseharian 'Raja OTT' Pasca Dipecat KPK: Urus Pesantren dan Berdagang
Indonesia
Keseharian 'Raja OTT' Pasca Dipecat KPK: Urus Pesantren dan Berdagang

Harun lahir dan besar di lingkungan pesantren Nahdlatul Ulama (NU) di Madura. Hal tersebut yang mendorong Harun mendirikan pesantren sekaligus mengajar mengaji untuk anak-anak di sekitar rumahnya di kawasan Bogor.

Tak Mau Kecolongan, TNI-Polri Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan
Indonesia
Tak Mau Kecolongan, TNI-Polri Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

Salah satunya menggelar kembali Operasi Yustisi di Jakarta untuk memperketat penegakan protokol kesehatan.