9.734 Warga Disanksi Gegara Langgar Protokol Kesehatan Saat PSBB Jakarta Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana melakukan sidak penegakan hukum protokol kesehatan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.

MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana melakukan sidak penegakan hukum protokol kesehatan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Nana didampingi sejumlah jajarannya, yakni Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Dirkrimsua Polda Metro Kombes Roma Hutajulu, Dirkrimum Polda Metro, Kombes Tubagus Ade Hidayat dan Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto.

Baca Juga

Haji Lulung Sebut Penerapan PSBB Jilid 2 Keinginan Jokowi

Dalam pemantauannya, Nana menemukan adanya sejumlah warga yang melanggar protokol kesehatan yakni tak menggunakan masker.

"Operasi yustisi di Tugu Tani ada 35 orang. Terdiri dari sanksi sosial ada 29 kemudian 5 denda dan satu teguran," jelas Nana di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana melakukan sidak penegakan hukum protokol kesehatan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana melakukan sidak penegakan hukum protokol kesehatan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanu

Nana melanjutkan, di wilayah Polda Metro Jaya sejak 14 September sudah 2.971 orang yang ditegur karena melanggar. Lalu, sanksi sosial ada 6.279 dan denda 484 orang. Ia menuturkan, hampir semua daerah yang ditindak merata di sejumlah wilayah Polda Metro Jaya.

"Total sanksi ini 9.734 orang. Dan nilai denda cukup besar yaitu Rp 88.665.000. Ini mobile ya. Hampir semua merata. Karena kami serentak melakukan operasi di wilayah Polda Metro. Termasuk wilayah Tangerang, Bekasi dan Depok," teranf Nana.

Nana menerangkan, operasi yustisi dilakukan karena perkembangan COVID-19 di DKI sangat tinggi. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden No 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Penegakan Protokol Kesehatan.

"Dari Pemprov DKI jug sudah menentukan pergub baru No 88 yakni ada lembatasan aktivitas selama PSBB. Ini mendasari Pergub 79 Tahun 2020 tentang sanksi masyarakat pelanggar protokol kesehatan. Ada sanksi denda dan sosial. Sosial itu bersih - bersih pakai rompi dan denda Rp.250 ribu untuk sekali pelanggaran," ujar Nana.

Ia menambahkan, jumlah personel yang dilibatkan merupakan gabungan dari TNI, Polri, Pemprov, Kejaksaan dan Pengadilan. Nana menyebut, tujuan operasi agar masyarakat disiplin dan sadar akan bahaya COVID-19.

"Ada 6.800 personel. 3 ribu Polri, 3 ribu TNI, 700 dari Pemprov, 50 dari Kejaksaan dan 50 dari Pengadilan. Agar masyarakat tau bahaya COVID-19. Ini untuk melindungi masyarakat. Lalu operasi yustisi juga memberikan efek deteren ke masyarakat. Secara humanis, persuasif dan tegas," imbuh dia.

Untuk jangka pendek, Nana menargetkan adany penurunan penularan seperti kawasan Pasar, terminal, perkantoran dan tempat lainnya. Nana pun sempat menemui salah satu pelanggar yang kedapatan dihukum menyapu di kawasan Tugu Tani. Ia meminta sang pelanggar untuk tak mengulangi perbuatannya.

"Jangan diulangi lagi ya pak (tak pakai masker). Emang gak takut sama Corona. Pakai ya pak agar tak tertular," kata Nana seraya memberikan masker ke pria paruh baya itu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana melakukan sidak penegakan hukum protokol kesehatan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana melakukan sidak penegakan hukum protokol kesehatan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, berdasarkan laporan data pada akun Twitter @BNPB_Indonesia, Selasa (15/9) sore, tercatat ada 3.507 kasus baru.

Sehingga, total kasus virus corona di Indonesia menjadi 225.030 orang. Untuk jumlah pasien yang sembuh bertambah sebanyak 2.660 orang. Total pasien sembuh yakni 161.065 orang.

Baca Juga

Ini Penyebab Antrian Ambulance Saat Masuk RSD Wisma Atlet yang Viral di Medsos

Sedangkan, 8.965 pasien positif virus corona dilaporkan meninggal dunia. Jumlah tersebut bertambah 124 dari pengumuman di hari sebelumnya.

Penyebaran virus corona di Indonesia ini tersebar dalam 34 provinsi di Indonesia. Per Selasa (15/9) DKI Jakarta mencatat kasus baru terbanyak dengan jumlah penambahan 1.076, sehingga total ada 56.175 kasus. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tim Merauke Bertugas Turunkan Sang Merah Putih
Indonesia
Tim Merauke Bertugas Turunkan Sang Merah Putih

Sylvia Kartika Putri dari Provinsi Sumatera Utara dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih saat nantinya diturunkan.

Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19
Indonesia
Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19

Untuk jumlah spesimen, per hari ini, pemerintah memeriksa 23.947 dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler.

Selasa, 13 April Ditetapkan Jadi Awal Puasa Ramadan 2021
Indonesia
Selasa, 13 April Ditetapkan Jadi Awal Puasa Ramadan 2021

Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kementerian Agama menyatakan, ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1442 Hijriyah pada Senin, teramati di wilayah Indonesia.

Kasus Positif Corona Melonjak, Pemda DIY Diminta Aktifkan Shelter Khusus OTG
Indonesia
Kasus Positif Corona Melonjak, Pemda DIY Diminta Aktifkan Shelter Khusus OTG

"Jangan sampai pasien dengan gejala sakit sedang apalagi berat tidak bisa mendapatkan perawatan di rumah sakit secara memadai sehingga rawan menjadi lebih parah," kata dia.

Polisi Ungkap Motif Pelaku Sebar Video Syur Mirip Artis
Indonesia
Polisi Ungkap Motif Pelaku Sebar Video Syur Mirip Artis

Polisi pun membeberkan motif PP dan MN menyebarkannya secara masif.

PKB: Kabarnya Ada Enam Posisi yang Direshuffle
Indonesia
PKB: Kabarnya Ada Enam Posisi yang Direshuffle

Kabinet Jokowi-Ma'ruf bakal dihiasi kalangan muda setelah reshuffle

SP3 BLBI Dikira 'Prank' dari KPK, MAKI Bakal Ajukan Praperadilan
Indonesia
SP3 BLBI Dikira 'Prank' dari KPK, MAKI Bakal Ajukan Praperadilan

Dalam pertimbangan SP3 KPK, bebasnya Syafrudin menjadikan perkara korupsi BLBI BDNI menjadi kehilangan unsur Penyelenggara Negara

Dituding Ada yang Organisir Kumpulkan KTP, Bajo: Biarkan Saja
Indonesia
Dituding Ada yang Organisir Kumpulkan KTP, Bajo: Biarkan Saja

Bajo bisa lolos sebagai calon independen karena gotong royong anggota Ormas Tikus Pithi Hanata Baris.

Pasien COVID-19 yang Diisolasi Mandiri di RS Wisma Atlet Terus Bertambah
Indonesia
Pasien COVID-19 yang Diisolasi Mandiri di RS Wisma Atlet Terus Bertambah

Jumlah pasien COVID-19 yang menjalani perawatan dan karantina di Rumah Sakit Darurat (RSD) Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, bertambah 81 orang pada Jumat (16/10).

Kaum Milenial Disarankan Nonton Film G30S/PKI
Indonesia
Kaum Milenial Disarankan Nonton Film G30S/PKI

"Saya sarankan yang belum pernah nonton supaya menonton sebagai pengetahuan, menambah referensi cara berpikir sebelum bersikap," ucap Margana