800 Lebih Apoteker Terpapar COVID-19 Ketua Bidang Apoteker Advance dan Spesialis PP Ikatan Apoteker Indonesia Prof Dr Kerry Lestari Dandan. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Merahputih.com - Ketua Bidang Apoteker Advance dan Spesialis PP Ikatan Apoteker Indonesia Prof Dr Kerry Lestari Dandan mengatakan hingga kini sekitar 800-an apoteker di seluruh Tanah Air telah terpapar virus corona atau COVID-19.

"Kami sedang melakukan pembaruan data. Sebagian dari mereka sudah sembuh dan melakukan isolasi mandiri namun ada juga yang meninggal," ujar Kerry saat diskusi daring, Selasa (22/9).

Baca Juga:

Keterisian Ruang Rawat COVID-19 di Kota Bandung Hampir 50 Persen

Meskipun demikian, ia menyadari hal tersebut merupakan bentuk dari tanggung jawab dan pengabdian apoteker terhadap masyarakat terutama dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Terutama dalam mengawal penggunaan obat yang memang rasional dan mempunyai manfaat bagi masyarakat," jelas dia.

Secara umum, Ikatan Apoteker Indonesia memiliki tugas dalam hal memberikan pelayanan obat kepada tenaga kesehatan terutama masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Ilustrasi (Pixabay)

Pemberian obat melalui tenaga kesehatan tersebut dilakukan baik secara langsung di apotek, rumah sakit maupun di Puskesmas. Ikatan Apoteker Indonesia terus berusaha memberikan layanan terbaik bagi masyarakat di tengah pandemi COVID-19, ujar dia.

Saat ini yang menjadi perhatian Ikatan Apoteker Indonesia ialah terkait standar operasional prosedur dalam hal penyaluran obat tersebut agar terhindar dari paparan virus.

Baca Juga:

Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Kota Tangerang Capai 73 Persen

Pedoman pelayanan selama pandemi juga terus disampaikan dari pengurus pusat hingga ke daerah agar menjamin kesinambungan pelayanan kepada tenaga kesehatan dan masyarakat yang membutuhkan obat.

"Walaupun dalam kondisi pandemi COVID-19, pedoman pelayanan tetap dilaksanakan agar layanan kefarmasian tetap berjalan dengan baik," ujarnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MUI Beberkan Alasan Bolehkan Vaksin AstraZeneca, meski Mengandung Babi
Indonesia
MUI Beberkan Alasan Bolehkan Vaksin AstraZeneca, meski Mengandung Babi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengakui vaksin AstraZeneca mengandung unsur haram dalam pembuatannya.

Djoko Santoso di Mata Prabowo Subianto
Indonesia
Djoko Santoso di Mata Prabowo Subianto

Menurut Dahnil, almarhum dikenal sebagai sosok yang loyal dan sangat dipercaya oleh Prabowo.

Waktu yang Dibutuhkan Pemerintah Kaji UU ITE
Indonesia
Waktu yang Dibutuhkan Pemerintah Kaji UU ITE

Mahfud secara resmi membentuk Tim Kajian Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik

Kasus Dugaan Pelanggaran Prokes Raffi Ahmad Ditangani Polsek Mampang
Indonesia
Kasus Dugaan Pelanggaran Prokes Raffi Ahmad Ditangani Polsek Mampang

Informasinya akan ada proses permintaan klarifikasi dan sebagainya

#HOAKS/FAKTA: RSUD Waluyo Jati Ditutup karena Semua Petugas Diisolasi
Indonesia
#HOAKS/FAKTA: RSUD Waluyo Jati Ditutup karena Semua Petugas Diisolasi

Kabar itu tersebar melalui pesan berantai Whatsapp

PDIP Anggap KAMI Hanya Tebar Intrik Tendensius
Indonesia
PDIP Anggap KAMI Hanya Tebar Intrik Tendensius

"KAMI diharapkan memberikan masukan argumentatif, solutif, khususnya terkait persoalan pandemi COVID-19. Ternyata tidak demikian" ujar Aria

RSD Wisma Atlet Rawat 121 WNI Repatriasi Positif COVID-19
Indonesia
RSD Wisma Atlet Rawat 121 WNI Repatriasi Positif COVID-19

Swab 127 orang. Rapid test 18 orang

Nikita Mirzani Bisa Laporkan Maaher At-Thuwailibi yang Diduga Mengancam Dirinya
Indonesia
Nikita Mirzani Bisa Laporkan Maaher At-Thuwailibi yang Diduga Mengancam Dirinya

Nikita dan Keluarganya dapat melaporkan Ustaz Maaher atas dugaan melakukan perbuatan seperti dimaksud dalam pasal 335 KUHP

Pemprov DKI Tutup GSH Karaoke Cengkareng Gegara Langgar Perda
Indonesia
Pemprov DKI Tutup GSH Karaoke Cengkareng Gegara Langgar Perda

Kita harus bersama-sama memerangi virus COVID-19

723 Pasien Positif COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet
Indonesia
723 Pasien Positif COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

"Pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet bertambah 16 pasien dari semula 824 orang menjadi 840 orang," ujarnya