77 Persen Paslon Pilkada Memilih Kampanye Tatap Muka Ilustrasi Pilkada serentak 2020 (ANTARA/HO/20)

MerahPutih.com - Tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang telah berlangsung selama 30 hari dilakukan oleh banyak pasangan calon (paslon) melalui metode pertemuan terbatas atau tatap muka.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra mengatakan, sebanyak 77 persen paslon lebih memilih kampanye tatap muka ketimbang kampanye daring.

"Ada 4.196 kegiatan kampanye yang telah dilakukan. 985 dilakukan secara online dan 3.211 kegiatan kampanye dilakukan secara offline atau tatap muka, itu sebanyak 77 persen. Memang ini membuktikan masih banyak paslon menggunakan metode offline," kata Ilham di Jakarta, Kamis (22/10).

Baca Juga

KPU Sebut Facebook Paling Diminati Paslon untuk Kampanye di Medsos

Berdasarkan data tersebut, KPU menilai metode kampanye daring yang masih jarang digunakan disebabkan beberapa hal. Di antaranya, belum meratanya teknologi internet di daerah dan juga tingkat pengetahuan masyarakat yang belum familiar dengan media daring.

"Bisa saja ini terkait dengan belum familiarnya masyarakat di daeraah tertentu menggunakan media daring sebagai alat kampanye. Dan ini juga pengalaman baru bagi paslon untuk menggunakan media daring dalam kampanye," ungkapnya.

Karea itu, KPU berencana mengevaluasi efektivitas pengunaan media daring sebagai metode kampanye. Sebab, di dalam PKPU 13/2020 tentang kampanye Pilkada, terdapat beberapa metode kampanye secara tatap muka yang telah dihapus dan diganti dengan metode daring.

Baca Juga

6 Petahana Pilkada Terancam Didiskualifikasi

"Karena memang kita dalam PKPU 13 mengutamakan menggunakan media daring. Kenapa? Karena pertemuan terbatas atau tatap muka harus ada syarat-syarat tertentu yang harus dijalankan," kata Ilham. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
UMK Bekasi Naik Hampir Rp300 Ribu
Indonesia
UMK Bekasi Naik Hampir Rp300 Ribu

Kenaikan besaran upah ini melalui negosiasi alot berujung pengambilan keputusan lewat pengambilan suara terbanyak.

Semua Pemda di Jabar Diingatkan Untuk Maksimal Dalam Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Semua Pemda di Jabar Diingatkan Untuk Maksimal Dalam Vaksinasi COVID-19

Target untuk SDM Kesehatan ini akhir Februari selesai. Kemudian, sasaran beralih ke profesi lainnya.

Tim Siber Mabes Polri Turun Tangan Pantau Konten Negatif selama Pilkada Serentak
Indonesia
Tim Siber Mabes Polri Turun Tangan Pantau Konten Negatif selama Pilkada Serentak

Pilkada Serentak 2020 diprediksi memicu adanya ujaran kebencian yang menyerang salah satu calon kepala daerah. Serangan tersebut bisa dalam bentuk SARA hingga penyebaran hoaks.

Tol Cengkareng - Kunciran Segera Jalani Uji Layak Fungsi
Indonesia
Tol Cengkareng - Kunciran Segera Jalani Uji Layak Fungsi

Jalan Tol Cengkareng - Batuceper - Kunciran sepanjang 14,19 Km yang merupakan bagian dari ruas tol JORR 2 terbagi menjadi 4 Seksi

Polri Resmi Tahan Munarman Terkait Kasus Dugaan Terorisme
Indonesia
Polri Resmi Tahan Munarman Terkait Kasus Dugaan Terorisme

Polri resmi menahan mantan sekretaris umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana terorisme.

KPK Dalami Aliran Suap ke Pejabat Kemensos Lewat Komisaris PT RPI
Indonesia
KPK Dalami Aliran Suap ke Pejabat Kemensos Lewat Komisaris PT RPI

tim penyidik mendalami aliran dana suap proyek bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso.

Terinfeksi COVID-19, Menkes Brazil Kembali Masuk RS
Dunia
Terinfeksi COVID-19, Menkes Brazil Kembali Masuk RS

Menteri Kesehatan Brazil Eduardo Pazuello, yang mengidap COVID-19, kembali masuk rumah sakit pada Minggu (1/11) malam.

Moeldoko Bocorkan Alasan Jokowi Pilih Komjen Listyo Jadi Kapolri
Indonesia
Moeldoko Bocorkan Alasan Jokowi Pilih Komjen Listyo Jadi Kapolri

Moeldoko memastikan bahwa dalam memilih nama calon Kapolri, Presiden telah membuat penilaian secara luas, baik dari jarak dekat, jarak jauh, penilaian keseharian, hingga pengalaman-pengalaman empiris calon.

Bantu Loloskan WNI dari India Tanpa Karantina, Tiga Orang Ditangkap
Indonesia
Bantu Loloskan WNI dari India Tanpa Karantina, Tiga Orang Ditangkap

Polda Metro Jaya menangkap tiga orang yang terlibat dalam pemulangan seorang WNI dari India tanpa melalui proses karantina.