723 Pasien Positif COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet Tim dokter memeriksa awal pasien terkait wabah corona atau COVID-19 di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, Sabtu (28/3/2020). (ANTARA/HO/Tim Kesehatan Kogasgabdap Wisma Atlet)

MerahPutih.com - Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, merujuk data Minggu (26/4) 2020 pukul 08.00 WIB, merawat sebanyak 723 pasien positif COVID-19.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono mengatakan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet merawat total sebanyak 840 pasien COVID-19.

Baca Juga

Desain Terbaru Kursi Pesawat "Social Distancing", Normal Baru Usai Pandemi COVID-19

"Pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet bertambah 16 pasien dari semula 824 orang menjadi 840 orang," ujarnya di Jakarta, Minggu (26/4)

Rincian jumlah pasien yang dirawat tersebut yakni sebanyak 508 pria dan 332 perempuan, sebanyak 723 orang berstatus positif COVID-19, kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) 57 orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) 60 orang.

Wisma
Pasien positif COVID-19 di RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: ANTARA

Kemudian, sebagaimana dilansir Antara, pasien positif COVID-19 yang menjalani perawatan di Wisma Atlet bertambah kalau dibandingkan dengan data sore Sabtu 25 April 2020 yang dicatat sebanyak 701 pasien.

Data pagi Minggu ini juga merinci pasien COVID-19 bertambah 22 orang dari 701 pasien menjadi 723 pasien, kemudian yang berstatus PDP berkurang 7 orang dari 64 pasien menjadi 57 pasien dan untuk ODP bertambah satu pasien menjadi 60 orang.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan hingga Sabtu 25 April 2020, pasien sembuh COVID-19 bertambah 40 orang menjadi 1.042 orang, sementara kasus positif COVID-19 mencapai 8.607 orang.

"Kasus konfirmasi positif 8.607 orang, sudah sembuh 1.042 orang," kata Achmad Yurianto.

Baca Juga

Kak Seto Ajak Orang Tua Hadapi COVID-19 Dengan Gembira, Gimana Caranya?

Kasus positif COVID-19 bertambah sebanyak 396 orang dari sebelumnya sebanyak 8.211 orang pada 24 April 2020, sementara yang meninggal bertambah 31 orang dibandingkan jumlah sebelumnya sebanyak 689 orang pada 24 April 2020. Kasus meninggal akibat COVID-19 mencapai 720 orang. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Dirut Garuda Emirsyah Satar Ajukan Kasasi ke MA
Indonesia
Eks Dirut Garuda Emirsyah Satar Ajukan Kasasi ke MA

Permohonan kasasi itu dilayangkan Emirsyah melalui tim kuasa hukumnya, Luhut Pangaribuan

Luqman Hakim Resmi Gantikan Gus Yaqut Jadi Pimpinan Komisi II DPR
Indonesia
Luqman Hakim Resmi Gantikan Gus Yaqut Jadi Pimpinan Komisi II DPR

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin resmi menetapkan Luqman Hakim sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR menggantikan Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut).

Update COVID-19 DKI Jumat (1/5): 4.283 Kasus Positif, 427 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Jumat (1/5): 4.283 Kasus Positif, 427 Pasien Sembuh

Total sebanyak 79.152 orang telah menjalani rapid test

Api Abadi Mrapen Padam, Ganjar Kirim Anak Buah Cari Penyebabnya
Indonesia
Api Abadi Mrapen Padam, Ganjar Kirim Anak Buah Cari Penyebabnya

Jika masalah bisa ditemukan, segera mungkin api Mrapen bisa dinyalakan lagi

Jokowi Ingatkan Semua Pihak Dampak Besar La Nina
Indonesia
Jokowi Ingatkan Semua Pihak Dampak Besar La Nina

BMKG mengatakan dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia

Kapolsek dan 11 Anggotanya Diciduk Karena Diduga Pakai Narkoba
Indonesia
Kapolsek dan 11 Anggotanya Diciduk Karena Diduga Pakai Narkoba

Erdi A. Chaniago menegaskan, siapa pun anggota yang terbukti melakukan tindak penyalahgunaan narkoba bakal ditindak tegas.

 MA Ungkap Alasan Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Indonesia
MA Ungkap Alasan Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

"Kalau dengan BPJS yang tinggi-tinggi (biaya mahal) itu tidak sanggup. Pasien merasa beban kalau iuran tinggi, semrntara dia orang sakit tidak bekerja tidak punya simpanan. Siapa yang membayar," ujarnya.

 LBM Eijkman Dapat Sumbangan Dana Penanganan COVID-19 Rp10 Miliar
Indonesia
LBM Eijkman Dapat Sumbangan Dana Penanganan COVID-19 Rp10 Miliar

"Sejak ditunjuk sebagai laboratorium yang membantu Kementerian Kesehatan untuk mendeteksi (SARS-COV-2) ini, kami sampai saat ini sudah memeriksa hampir 3.000 sampel dan yang positif kurang lebih 10 persen," kata Amin.

Update COVID-19 Jumat (11/9) 210.940 Positif, 150.217 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (11/9) 210.940 Positif, 150.217 Sembuh

Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia kini mencapai 210.940 orang, terhitung sejak kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Banteng Muda Semprot Disinfektan di 5000 KK Perumahan Se-Jabodetabek
Indonesia
Banteng Muda Semprot Disinfektan di 5000 KK Perumahan Se-Jabodetabek

KBM juga berterimakasih kepada relawan di lapangan