7 Perusahaan Bakal Relokasi Pabrik ke Indonesia Presiden Jokowi dan Gubernur Ganjar Pranowo. (Foto: Setpres)

MerahPutih.com - Setidaknya, tujuh perusahaan dari berbagai negara sudah memastikan akan merelokasi pabriknya ke Indonesia. Selain itu, ada 17 perusahannya lainnya yang menyatakan komitmen untuk menanamkan modal di Tanah Air.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan rasa senangnya perusahaan tersebut mau bangun pabrik di Indonesia. Jajaran menteri dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia diminta untuk terus mengejar perusahaan-perusahaan asing agar merelokasi parbriknya ke Indonesia.

Jokowi menegaskan, dengan adanya relokasi industri dari negara lain ke Indonesia, maka akan memberikan lapangan kerja bagi masyarakat sehingga dapat menstimulus perekonomian.

Baca Juga:

Din Syamsuddin Tantang Jokowi Realisasikan Perombakan Kabinet

"Layani, disampaikan fasilitas yang ingin kita berikan, baik urusan lahan, izin, listrik, gas dan lainnya yang bisa beri daya saing bangsa kita,” ujar Presiden.

Ia menjanjikan, daya saing usaha dan investasi Indonesia bakal lebih baik dibanding negara lain. Hal ini agar dapat mengundang investor. Salah satu contoh adalah mempercepat perizinan relokasi dibanding jangka waktu perizinan di negara lain.

Kecepatan untuk mengurus perizinan merupakan daya tarik yang paling dicari investor dan dunia usaha. Selain itu, kata Presiden, bisa juga dengan memberikan harga tanah yang kompetitif dibanding negara lain.

"Tadi ada potensi 119 perusahaan akan relokasi, jangan sampai kita tidak dapatkan perusahaan-perusahaan itu untuk mau masuk ke Indonesia. Sekarang bukan negara besar kalahkan negara kecil tapi negara cepat kalahkan yang lambat,” ujarnnya.

Baca Juga: Setuju dengan Kemarahan Jokowi, MUI Nilai Menteri Kabinet Tak Miliki Sense of Crisis


Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH